Rabu, 20 September 2017

Pengenalan Wawasan Kebangsaan Bagi Anak SDN Mranggen

Magelang (Pendimmgl)---Babinsa Mranggen Koramil 16 Srumbung Kodim 0705/Magelang, Sersan Mayor Pangadi memberikan pengenalan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada siswa kelas 5 SD Negeri Mranggen 2 Kecamatan Srumbung, Rabu (20/9).

Wawasan kebangsaan dan bela negara perlu diberikan secara dini agar jiwa nasionalisme, patriotisme tumbuh sejak dini. Materi yang diberikan adalah materi – materi ringan namun menunjang dan menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa Indonesia.

Anak – anak diajari menyanyi lagu – lagu perjuangan atau lagu wajib nasional. Disamping itu juga dikenalkan dengan pahlawan yang sudah berjuang demi merdeka  dan tegaknya bangsa Indones. Selain itu untuk menumbuhkan disiplin anak- anak juga dikenalkan latihan baris – berbaris.

Ditempat terpisah, Komandan Koramil Srumbung Kapten Inf Sukenang mengatakan bahwa saat ini Koramil – koramil di jajaran Kodim 0705/Magelang tengah giat memberikan berbagi kegiatan kepada generasi muda khususnya para pelajar guna menumbuhkan rasa nasionalisme, patriotisme dan membentuk generasi muda yang berkarakter.

“Kita berikan materi yang ringan namun dapat menumbuhkan rasa nasionalisme” ujar Sukenang.

Pihak SDN Mranggen 2 memberikan apresiasi kepada babinsa yang sudah turut serta andill dalam membentuk generasi yang berkepribadian. Kegiatan seperti ini diharapkan bisa lebih sering dilaksanakan karena dirasa sangat membantu. Murid – murid lebih senang dan dengan kehadiran tentara menjadikan semangat, dorongan dan motivasi sehingga nantinya anak – anak akan mengikuti sikap dan kedisiplinan seperti tentara.



Koramil Mertoyudan Nonton Bareng Film G 30 S PKI

Magelang(Pendimmgl) --- Ratusan masyarakat Lingkungan Sutan Kelurahan Sumberejo Kecamatan Mertoyudan antusias menyaksikan film dokumenter fakta sejarah kelam masa lalu pengkhianatan G 30 S PKI, Selasa malam (19/9).

Pemutaran film Pengkhianatan G 30 S PKI yang diprakarsai oleh Koramil 11 Mertoyudan Kodim 0705/Magelang tersebut bekerja sama dengan panitia “Sutan Festival 1 Syuro”. Pemutaran film tersebut merupakan upaya untuk mengingat kembali bahwa pada masa lampau di Indonesia pernah terjadi tragedi yang sangat memilukan bangsa.

Diharapkan dengan diputar kembali film tersebut, generasi muda saat ini bisa mengerti sejarah kelam Indonesia dengan pemberontakan yang dilakukan oleh PKI. Mengingat hal itu diharapkan saat ini kita selalu waspada agar bahaya laten komunis jangan sampai muncul dan timbul kembali di bumi pertiwi ini.

Danramil Mertoyudan Kapten Arm M Pitoyo yang hadir dengan anggotanya, berharap agar kita pandai mensikapi keadaan saat ini, dan jangan sampai terprovokasi apalagi ikut – ikutan paham  yang jelas – jelas dilarang oleh pemerintah.

Sementara itu, Wiedyantara (46), ketua panitia festival mengatakan pemutaran film ini masih perlu dan relevan untuk mengetahui sejarah bangsa. Namun perlu dilakukan sensor atau blur gambar pada adengan – adegan yang berupa kekerasan karena penonton yang hadir melibatkan anak – anak. Wiedyantara sangat tidak sepahamm terhadap kelompok atau paham apapun yang bertentangan dengan NKRI. Aapalgi sampai melakukan pemberontakan. Menurut Wiedyantara, saat ini generasi muda perlu diberikan pendidikan karakter dan moral yang cukup dengan dilandasi dengan pendidikan agama secara benar. Sehingga generasi muda nantinya bisa berpola pikir secara benar dan berlogika.

Dyah Mujahidun (45), warga Lingkungann Sutan sala satu pengunjung yang ikut menyaksikan film tersebut menuturkan bahwa film tersebut masih layak dan relevan diputar. Selain untuk mengingat sejarah, juga untuk memupuk rasa nasionalisme. Dyah juga berharap agar Film ini mampu mengingatkan anak bangsa akan kejamnya komunis, sehingga selalu waspada agar bahaya laten komunis jangan samppai timbul kembali.

“Fim ini untuk mengingatkan kita dan generasi sekarang, bahwa komunis begitu kejam dan pernah memberontak tterhadap pemerintah yang sah” ujar Dyah.

Secara keseluruhan pemutaran film berjalan dengan lancar. Disela – sela pemutaran film juga diselingi dengan musik akustik yang disiapkan oleh panitia festival. Rencananya festival ini akan berlansung dari 17 hingga  21 September ini. (pendim 075).

Danramil Mertoyudan Sambangi Warganya

Magelang (Pendimmgl) – Komandan Koramil 11 Mertoyudan Kodim 0705/Magelang Kapten Arm Mashudi Pitoyo berkeliling  wilayah guna melaksanakan komunikasi dengan warga binaan.

Kegiatan komunikasi menjadi penting untuk mengetahui apa yang ada, apa yang terjadi dan apa yang mungkin terjadi di wilayahnya. Sebagai seorang danramil, tentunya mempunyai tanggung jawab yang tidak ringan dalam menjaga situasi dan kondisi wilayahnya.

Berbagai masalah yang ada dan yang terjadi di wilayah tentu harus diketahui dan harus dilaporkan kepada pimpinan.Selain itu juga harus dicarikan solusi atau pemecahannya apabila terjadi suatu masalah di wilayahnya.  Namun demikian apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya akan terasa ringan dan bisa dilakukan dengan baik apabila sebagi pimpinan komando kewilayahan yang paling depan mampu berkomunikasi secara baik berbagai komponen masyarakat binaannya.

Komunikasi dengan tokoh masyarakat atau dengan elemen masyarakat lain bisa dilaksanakan dengan acara formal ataupun informal. Dengan melakukan anjang sana milangkori dusun dan desa, danramil bisa langsung terjun ke masyarakatnya. Hal itu juga bisa dilakukan oleh seorang danramil untuk melakukan kontrol terhadap babinsanya.
Kapten Arm M. Pitoyo tidak terpaku pada jam kerja saja dalam melakukan anjang sana untuk berkomunikasi, bahkan malam haripun sering dilaksanakan. Seperti yang dilakukan Pitoyo kemarin malam ( Selasa 19-9-2017), masih menggunakan seragam dinasnya mengunjungi Wiedyantara (46), seorang tokoh masayarakat lingkungan Santan Sumberejo.
Sambil minum kopi di warung, asyik membicarakan situasi dan kondisi masyarakat sekitarnya. Obrolan santai antara danramil dengan warganya pun tidak sampai disitu. Berbagai kegiatan dan kejadian dibahas. Permasalahan yang mungkin timbul di masyarakatnya didiskuysikan, dicari akar masalah dan pemecahannya.
Komunikasi yang sudah bangun antara Koramil jajaran Kodim 0705/Magelang dengan seluruh elemen masyarakat sangat mendukung pelaksanaan tugas demi tegak dan utuhnya NKRI. Kodim dengan para babinsanya selalu dekat dan menyatu dengan rakyat selalu berusaha membantu sesuai dengan tugas dan fungsinya.


Karya Bakti Wujud Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

Pakis—Anggota Koramil 08/Pakis Serka Sukoliq bersama warga  melaksanakan karya bakti pengecoran masjid Almujahidi di Dusun Plaosan Desa Muneng kecamatan  Pakis, rabu (20/09).
Kegiatan karya bakti merupakan salah satu bentuk langkah nyata pembinaan teritorial yang di lakukan oleh Koramil, Babinsa di tuntut selalu peka terhadap perkembangan dan situasi lingkungan di wilayah binaannya, baik dibidang keamanan, ketentraman maupun pembangunan di desa binaanya. Dibidang pembangunan babinsa harus mampu bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat  untuk bersama sama membangun desa demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di desa binaannya.
Di tempat terpisah Danramil Pakis Kapten Inf Subagio menyampaikan bahwa tugas Babinsa saat ini sangat komplek, mulai dari bidang pertanian, pemberdayaan masyarakat, kesehatan dan juga termasuk ikut membantu pemerintah daerah di bidang pembangunan terutama pembangunan infrastruktur.
“Dengan adanya kegiatan karya bhakti ini diharapkan bisa meningkatkan hubungan tali silaturahmi yang baik antara Koramil dengan masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI dengan Rakyat bisa terwujud” ungkapnya.
Kepala Dusun Muneng Prayitno (39) menuturkan bahwa pembangunan masjid Almujahidin dilakukan secara swadaya dan gotong royong oleh masyarakat Dusun Plaosan, “ Saya mewakili warga mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota Koramil Pakis yang telah ikut membantu membangun masjid ini secara bergotong royong, kehadiran TNI memberikan semangat yang luar biasa” pungkasnya. (pen 075)



Senin, 18 September 2017

TINGKATKAN PENDAMPINGAN DUKUNG SWASEMBADA PANGAN

Salam—Angota Koramil 17 Salam Kodim 0705/Magelang Serda Ali S melaksanakan pendampingan petani memanen padi jenis ir 64 di lahanseluas 1200 meter milik Nurkholis, salah satu petani yang tergabung dalam kelompok tani Sido makmur, Selasa (19/09).
Komandan Koramil 17/Salam Kapten Inf. Margono, Di tempat terpisah menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan merupakan tugas tambahan yang harus di laksanakan oleh anggotanya, mengingat adanya nota kesepahaman atau MOU antara TNI-AD dan Kementan di bidang pangan.

“Kita akan terus berupaya memaksimalkan pendampingan dengan mengerahkan seluruh babinsa untuk memberikan pendampingan kepada petani di wilayah binaan masing masing” kata Margono.

Danramil menambahkan, kehadiran babinsa di tengah tengah masyarakat bukan hanya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, kehadiran babinsa di tengah-tengah petani di harapkan mampu memberikan solusi dan warna baru di bidang pertanian untuk mendukung program pemerintah khususnya program pajale (padi,jagung dan kedelai) sehingga tujuan untuk swasembada pangan bisa tercapai.


Sementara itu Serda Ali Babinsa Desa Sucen mengatakan dengan adanya perhatian yang banyak dari fihak-fihak terkait kepada petani di harapkan mampu memberikan dampak yang positif untuk petani, “Saya berharap dengan adanya pendampingan yang di lakukan oleh babinsa maupun PPL dapat mendongkrak produktifitas petani secara siknifikan dan secara bertahap penghasilan petani terus meningkat” Tutur Ali di sela-sela kegiatan panen.(Hbg)

Babinsa Paten Kopda Giyanto Melaksankan Pengecekan Tanaman Jagung

Dukun-- Babinsa Paten Kopda Giyanto anggota Koramil 15 Dukun Kodim 0705/Magelang melaksanan pendampingan pengecekan tanaman jagung jenis hybrida milik Jumadi (48) anggota kelompok tani Tani Mulyo Dusun Jombong Desa Paten Kecamatan Dukun yang ditanam beberapa minggu yang lalu dilahan seluas 0,2 hektar, Selasa (19/09).

Kegiatan upsus pajale ( padi,jagung dan kedelai) merupakan bentuk kerja sama antar TNI dengan dengan kementerian pertanian dalam rangka mendukung program pemerintah agar swasembada pangan nasionalbisa tercapai sehingga Indonesia bisa mandiri pangan dan tidak tergantung dengan Negara lain.

Sebagai aparat komando kewilayahan disamping melaksanakan tugas pokok sebagai seorang prajurit, menjaga keutuhan NKRI juga dituntut harus bisa untuk ikut menyukseskan setiap program pemerintah baik di bidang pembangunan, kesehatan, pendidikan dan juga salah satunya program pemerintah yang sangat penting saat ini adalah swasembada pangan.

Memasuki musim kemarau dengan debet air yang mulai berkurang para petani harus cerdas menyikapi musim yang seperti ini,salah satu tanaman yang tidak banyak membutuhkan air adalah tanaman jagung,

“Petani masih bisa memanfaatkan lahan dengan debit air yang mulai berkurang, salah satunya dengan menanam jagung”  kata giyanto kepada petani.

Sementara itu Jumadi saat di Tanya pendapatnya tentang kehadiran babinsa di sawahnya mengatakan sangat senang dan menyambut antusias kegiatan yang dilaksanakan oleh babinsa karena dengan kehadiran babinsa dtengah masyarakat khususnya petani bisa memberikan semangat dan merupakan wujud kedekatan TNI dengan rakyat. (Hbg)


Minggu, 17 September 2017

SUKSESKAN SWASEMBADA PANGAN BABINSA NGLUWAR TURUN KESAWAH


Ngluwar—Dalam rangka upaya kusus mensukseskan program pemerintah tentang swasembada pangan Nasional babinsa Ngluwar Sertu Wahyudi terus berupaya melakukan pendampingan kepada petani dengan turun langsung ke sawah, Minggu (17/09).

Pendampingan kali ini di fokuskan diDesa Jamus Kauman dalam kegiatan panen padi jenis cihera seluas 1000 meter lahan milik Komedi (55). Kegiatan pendampingan tidak hanya di lakukan saat panen saja melainkan dari tahap awal penyiapanlahan hingga panen.

Kegiatan ini merupakan bentuk langkah nyata Kodim 0705/Magelang dalam  mendukung Program Swasembada Pangan nasional. “ Hasil panen padi kali ini cukup bagus, harapan kita bersama dari musim kemusim kuwalitas dan hasil panennya terus meningkat sehingga petani makin sejahtera” kata Wahyudi.

Di tempat terpisah Danramil 18/Ngluwar Kapten Arm Saridi mengatakan bahwa kegiatan pendampingan yang di laksanakan oleh seluruh anggotanya tersebut semata mata untuk membantu para Petani di Desa binaan masing-masing.

“Pendampingan petani dalam rangka swasembada pangan nasional Ini merupakan perintah langsung dari Komando atas, kami sebagai satuan pelaksana akan terus melakukan upaya bersinergi dengan instansi terkait untuk mensukseskan program tersebut” tutur Saridi.(Hbg)

PEMBINAAN TERITORIAL TINGKATKAN KEMANUNGGALAN TNI-RAKYAT

Mertoyudan—Dalam rangka pembinaan teritorial  seperti biasa anggota Koramil 11/Mertoyudan Kodim 0705/Magelang yang dipimpin oleh Kapten Arm Mashudi Pitoyo tiga hari yang lalu melaksanakan sholat jum'at bersama masyarakat di wilayah teritorial Koramil Mertoyudan.

Sebagai satuan kewilayahan tentunya Koramil harus melaksanakan pembinaan territorial, hal ini sangat penting karena inti kekuatan TNI adalah terwujudnya kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Dengan terciptanya kemanunggalan TNI-Rakyat maka segala ancaman yang akan merongrong keamanan dan keutuhan NKRI akan mudah di deteksi dan di tangkal.


"Kita akan budayakan melaksanakan safari jum'at dengan melaksanakan sholat jum'at di seluruh wilayah Koramil Mertoyudan" Tutur Danramil usai sholat. Kegiatan ini sebagai wahana silaturahmi antara Anggota Koramil dengan masyarakat Mertoyudan.

Sementara itu Serma M. Asofari yang merupakan anggota Kodim 0705/Magelang yang masih aktif dalam khotbahnya menyampaikan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu hidup rukun, memupuk rasa persatuan dan kesatuan antar sesama, memelihara toleransi beragama dan memelihara semangat gotong royong.

Kedepan semoga terjalin hubungan yang lebih komunikatif sehingga terwujud sinergitas yang kompleks antar instansi dan juga masyarakat demi mewujudkan mertoyudan yang aman, damai dan tentunya Mertoyudan yang maju dan sejahtera.(Hbg)

Kamis, 14 September 2017

Tandur, Babinsa Koramil Salam Ikut Tanam Padi

Salaman—Sertu Martijo, Anggota Koramil 17 Salam Kodim 0705/Magelang Ikut “Tandur” atau tanam padi di lahan milik Jumadi (56) Desa Tersangede dalam rangka pendampingan petani untuk meningkatkan luas tambah tanam (LTT) kususnya di wilayah binaannnya, Jum’at (15/09).

“Tandur” adalah tanam padi  (bahasa Jawa) yang biasanya di lakukan oleh ibu-ibu petani, namun sekarang dengan adanya nota kesepahaman atau MOU antara Kementan dan TNI AD di bidang swasembada pangan nasional seluruh babinsa harus turun langsung kesawah melaksanakan pendampingan.

“Apapun bentuk tugasnya bagi TNI tidak ada yang sulit, yang terpenting ada kemauan pasti kita bisa apalagi cuma tanam padi” kata Marjito di sela sela tanam padi atau tandur.

Marjito menambahkan kegiatan pendampingan kepada petani merupakan printah Komando atas dan di laksanakan oleh para Babinsa di seluruh penjuru Nusantara, “ kita sama sama berusaha dan bersinergi dengan PPL di tingkat lapangan untuk berupaya semaksimal mungkin mensukseskan program swasembada pangan Nasional” Imbuhnya.


Sementara itu Jumadi menyampaikan kegembiraan dan ucapan terimakasihnya karena dengan adanya Tentara yang terjun langsung ke sawah tandurnya jadi cepat selesai.

Babinsa Muntilan Dampingi Peserta KB

Muntilan,- Danramil 14/Muntilan Kapten Arh Suhadi menyampaikan, terkait peran TNI AD, diantaranya Program Keluarga Berencana (KB) yang merupakan program tahunan yang sangat membantu masyarakat dan Dinas terkait.

Persoalan KB bukan hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2) namun diperlukan kerjasama semua instansi agar sasaran program dapat tercapai sesuai target. 

Untuk itu di TNI AD ada program TNI Manunggal KB Kesehatan yang dilaksanakan setiap tahun, diantaranya peningkatan akseptor KB melalui berbagai macam alat kontrasepsi seperti Pil, IUD, Implan dan  MOW maupun MOP.  MOP (Metode Operasi Pria), yaitu operasi ringan sangat cepat hanya 5 - 10 menit saja, sasarannya kepada kaum pria yang sudah tidak menghendaki lagi memiliki keturunan. “Program ini yang paling berhasil dan itu tidak lepas dari dukungan para Aparat Satkowil utamanya para Babinsa, jelas Danramil.    

Program yang melibatkan dari TNI ini merupakan salah satu program yang direncanakan secara rutin yang mana dari Koramil sendiri adalah sebagai aparat keamanan kewilayahan juga di berikan kepercayaan untuk ikut berpartisipasi dan mendukung sepenuhnya dalam mewujudkan program tersebut sehingga harapannya melalui kerjasama dengan TNI khususnya Babinsa yang selalu aktif di kewilayahan mampu memberikan motivasi kepada warga binaannya dengan tujuan agar program seperti ini bisa terlaksana dengan baik.

Upaya tersebut dilaksanakan Babinsa Koramil 14/Muntilan Sertu Edy Budianto dengan pendampingan mengantar calon aseptor KB MOW/MOP di RSUD Sarjito  bersama-sama dengan Plkb Kec Muntilan dan ibu Kader dari Desa  untuk mensukseskan Progam BTKT KB Kes tahun 2017 dengan harapan dapat membantu dan menekan tingginya angka kelahiran untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.


Jagung Jadi Alternatif Saat Musim Kemarau

Ngluwar-- Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berdinas di Koramil 18 Ngluwar Sertu Jemingin mendampingi salah satu petani di wilayah binaannya dalam kegiatan panen jagung di Desa Plosogede, Kamis (14/09)

Pendampingan Petani dilakukan oleh seluruh Babinsa dalam rangka Upsus Pajale membantu mensukseskan program pemerintah dalam bidang pangan atau upaya swasembada pangan nasional. Pendampingan yang dilakukan Babinsa bukan hanya saat panen melainkan meliputi pendistribusian bibit dan pupuk, proses pengolahan lahan, penyemaian bibit, perawatan hingga waktu panen, tentu saja tanpa mengabaikan tugas pokoknya sebagai TNI.
Sebagian kondisi geografis di wilayah Kecamatan Ngluwar memang tidak memungkinkan untuk ditanami komoditas padi sepanjang tahun, hal ini di karenakan sebagian wilayahnya merupakan daerah tadah hujan tentu tidak bisa disamakan dengan daerah irigasi sehingga memerlukan pendekatan dan kiat kusus untuk memaksimalkan lahan-lahan tersebut.
“Kami hanya bisa mendampingi, memotifasi dan berusaha memberikan solusi dengan terus bersinergi dengan dinas pertanian seperti penyuluh pertanian sehingga apabila permasalahan dan kendala di lapangan sesegera mungkin bisa cepat di atasi´tutur  Jemingin.

Sementara itu Agus Diyanto pemilik lahan seluas 800 meter tersebut selama kegiatan panen terlihat sangat senang,”Saya sangat bangga dan merasa senang dengan kehadiran babinsa dan mau membaur bersama petani seperti saya” Kata Agus sambil menyeka keringatnya.(Hbg)

Rabu, 13 September 2017

BABINSA KORAMIL 16 SRUMBUNG MELAKSANAKAN KOMSOS BERSAMA TOKOH MASYARAKAT

Magelang (Pendimmgl) --- Untuk mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung Tugas Pokok Babinsa serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Babinsa Desa Banyuadem Koramil Srumbung secara rutin dan berkesinambungan melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan masyarakat di wilayah binaanya . Kamis (13/9)

Salah satunya dengan mendatangi rumah bersama dengan babinkamtibmas serta kepala desa dan tokoh masyarakat di Dusun Suruh Desa Banyuadem Kecamatan Srumbung Kabupaten Magelang. Pelaksanaan Komunikasi Sosial ini merupakan tugas rutin yang dilaksanakan babinsa untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan dari Babinsa tersebut dan akan lebih mempererat hubungan antara TNI dan Masyarakat.

Danramil 16/Srumbung  Kapten inf Sukenang sering menekankan kepada seluruh anggotanya babinsa adalah ujung tombaknya satuan dilapangan, maka kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh babinsa harus dapat diterima positif oleh masyarakat. “Dengan adanya babinsa yang berkeliling di desa binaannya jadi babinsa tahu permasalahan sehingga kalau ada permasalahan cepat terselesaikan” ujarnya

Babinsa harus selalu memberikan motivasi, dorongan dan ide-ide yang mungkin bermanfaat guna berkembangnya usaha pada masyarakat tersebut, dengan harapan semakin banyaknya masyarakat kita yang produktif akan tercipta lapangan kerja bagi warga sekitar dan mengurangi jumlah pengangguran. ( pendimmgl)


Koramil Muntilan Rutin Adakan Patroli Rumah Ibadah

Muntilan--Dalam  rangka  menciptakan  rasa  aman dan nyaman kepada  masyarakat di wilayah Koramil 14 Muntilan, Anggota Koramil secara rutin  melaksanakan patroli ke tempat-tempat ibadah, Kamis (14/09).
Patroli  yang dilakukan  oleh Serka Amir dan Kopda Irwansyah di tempat-tempat ibadah bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh tempat ibadah yang ada di wilayah Kecamatan Muntilan dalam kondisi aman. Kegiatan pemantauan ini dimaksudkan agar selalu tercipta kondisi yang aman dan nyaman,sehingga para Jemaah dapat melakukan ibadah dengan khusyuk.
Beberapa tempat ibadah yang kami pantau diantaranya Gereja Santo Antonius ,GKJ Wonosari ,GKI Karang Watu ,Gereja Pantekosta Indonesia dan Klenteng Hok An Kiong, beberapa Masjid dan pembangunan pasar muntilan.


Kami selalu menjalin komunikasi dan bersinergi dengan instansi lain seperti Polsek dan limas untuk bersama sama menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah muntilan, “Kegiatan patrol di samping merupakan upaya cegah dini yang sifatnya antisipatif hal ini juga menjadi sarana untuk berkomunikasi dengan masyarakat” Tutur Amir.

Selasa, 12 September 2017

Babinsa Kodim Magelang Himbau Kaum Muda Jangan Malu Turun Kesawah

Magelang(Penerangan Kodim Mgl) --- Babinsa Desa Wonogiri Koramil 21 Kajoran Kodim 0705/Magelang, Serka Aris Widodo ikut serta dalam pelaksanaan tanam padi di wilayah binaannya Dusun Tuwangan  Wonogiri Kajoran, Rabu (13/9).
Kegiatan babinsa dalam membantu tanam padi merupakan salah satu bentuk tanggung jawab terhadap para petani yang tergabung dalam kelompok tani Suka Tani. Serka Aris menyadari bahwa saat ini mencari tenaga tanam manual bukan hal yang mudah. Hal itu dikarenakan saat ini tenaga tanam rata – rata terdiri dari kaum wanita yang sudah memasuki usia tua.
Sungguh miris di negera agraris seperti Indonesia banyak pemudanya yang tidak tahu cara menanam padi dengan cara yang baik. Padahal budidaya padi sangat penting, mengingat komoditas ini merupakan kebutuhan pokok bagi bangsa Indonesia.  Saat ini profesi sebagai petani sering kali dipandang sebelah mata sehingga banyak orang yang mulai meninggalkan profesi ini.
Petani memiliki peran yang sangat penting dalam menyediakan pangan bagi suatu negara. Akibat dari berkurangnya petani saat ini sudah mulai dirasakan dampaknya, untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional, pemerintah harus import beras dari negara tetangga. Oleh karena itulah sudah saatnya untuk mandiri dalam hal pangan yakni dengan mengoptimalkan potensi pertanian di Indonesia.
Dengan situasi seperti ini, Aris berharap agar generasi sekarang untuk tidak malui dan sungkan mau turun ke sawah.  Mengingat pekerjaan sebagai petani juga merupakan suatu profesi yang tidak bisa ditinggalkan.
“Saya berharap akan ada generasi selanjutnya untuk meneruskan pekerjaan orang tua – orang tua kita dalam proses tanam padi” ujar Aris


Dandim Magelang Hadiri HUT ke 58 Pepabri

Magelang (Penerangan Kodim) --- Komandan Kodim 0705/Magelang, Letnan Kolonel Inf Hendra Purwanasasi, menghadiri peringatan HUT ke 58 Pepabri yang jatuh pada tanggal 12 September di Gedung Prajurit Kodim 0705/Magelang, Selasa (12/09).

Gelaran yang diawali dengan laporan Perwira Upacara, Kapten (Purn) H. Santoro Sigit tersebut merupakan kegiatan dalam rangka menyatukan, meningkatkan silaturahmi dan komunikasi antar anggota Pepabri Kota dan Kabupaten Magelang.

Tampak hadir sesepuh Pepabri Magelang, Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo, Mayjen TNI (Purn) Kardiono , Mayjen TNI (Purn) Suwahyono Hadi, Mayjen TNI (Purn) Bambang Sutrisno, Mayjend (Purn)  TNI Edi Susanto dan Brigjen (Purn)  Raymond.  Selain itu tampak pula , Kol (purn) H Budiharto ketua DPC Pepabri Kabupaten  Magelang  dan Kol (Purn) H Tata Atmaja Ketua DPC Pepabri Kota Magelang  dan para anggota Pepabri, Perip  dan Warakawuri.

Dalam sambutannya Ketua Panitia Kolonel Purn H. Budiharto mengatakan  tahun depan tahun 2018 perpolitikan kita akan diramalkan lagi oleh proses demokrasi  yaitu pilkada serentak di  propinsi, kabupaten dan kota, presiden dan pemilu legislatif yang dilaksanakan cara serentak, nampaknya apabila masyarakat kurang waspada terhadap kelompok-kelompok yang gemar melontarkan ujaran kebencian, bersikap intoleransi dan anut aliran radikalisme seperti saya sebut di atas, mereka akan dapat peluang dalam upaya memecah belah bangsa ini dalam wadah nkri berdasarkan Pancasila. Peluang ini akan semakin terbuka apabila kekuatan politik yang ada ingin memenangkan tanpa moral dan etika politik yang sehat ;

Lebih lanjut H. Buydiarto mengatakan  baru baru ini pemerintah mengeluarkan peraturan pemerintah Nomor : 2/2017 yaitu melarang berada organisasi kemasyarakatan yang anti Pancasila. Bagi kita mantan praurit, mantan bhayangkara yang tetap harus memegang teguh jiwa dan semangat Sapta Marga, Sumpah Prajurit Dan Tri Brata. Tidak ada pilihan lain yaitu mendukung setiap upaya siapa saja nama yang ingin menegakkan dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara. Sikap ini disampaikan kepada presiden republik indonesia oleh pimpinan pepabri, pimpinan PP angkatan/ polri serta pimpinan LVRI yang didukung oleh para senior purnawirawan TNI-Polri pada tanggal 25 juli 2017 di istana negara, untuk lebih tokoh yakin ini sekali lagi saya tekankan tentang jatidiri orang purnawirawan TNI-Polri, yaitu sebagai pejuang, tidak mengenal pamrih apapun, teguh dalam diri dalam menyelamatkan bangsa dan negara ini dari rongrongan pihak manapun .

Untuk dapat mengemban tugas ini, salah satu pemahaman yang telah saya sampai kepada saudara-saudara adalah apabila tni dan polri dan keluarga besar tetap satu tidak ada satu kekuatanpun yang dapat memecah-belah NKRI yang berdasarkan pancasila karena itu, dalam ulang tahun ke-58 ini kita ngambil tema sebagai berikut "Satu Dalam Jiwa Semangat Sapta Marga, Sumpah Prajurit Dan Tri Brata Untuk Awal Negara Satu Republik Indonesia" dalam uraian dahulu saya telah menyinggung masalah pilkada 2018 dan pemilu 2019.
Untuk menghadapi peristiwa politik semacam ini saya. Sekali lagi memberikan arahan kepada saudara saudara bahwa sebagai lembaga organisasi pepabri, bersikap netral dalam pilkada pilpres namun sebagai individu/orang setiap warga pepabri bebas dalam menentukan pilih politiknya, dengan rambu-rambu tetap demi keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Bahwa saudara saudara sekalian mempunyai kebebasan dalam menentukan pilih politik mana sesuai dengan perundang-undangan yang ada.

Ada sikap toleransi dan menghormati siapa yang dipilih oleh rakyat, orang pejuang yang berpolitik harus bersikap bahwa tujuan politik tidak sekedar mencari kekuasaan, tetapi yang lebih utama adalah sikap yang mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, demi tercapainya tujuan nasional sebagaimana tercantum dalam alinea ke-4 buka UUD 1945. Demikianlah amanat saya dalam menyambut hari ulang tahun ke-58 Pepabri ini. kepada semua warga pepabri dimanapun saudara berada saya sampaikan.

Pada kesempatan ini pula sesepuh Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo memberikan nasehat, petuah dan himbauan kepada seluruh hadirin untuk selalu solid dan jangan sampai luntur sikap dan jiwa nasionalismenya.

Acara diakhiri dengan pemotongan tumpeng oleh sesepuh dan selanjutnya melaksanakan ramah tamah dan hiburan organ tunggal.

Babinsa Kalibening Bantu Pelaksanaan Imunisasi MR

Magelang (Penerangan Kodim ) --- Babinsa Kalibening Koramil 15/Dukun Kodim 0705/Magelang. Serma Eka Widiyanta membantu pelaksanaan imunisasi campak dan rubella bertempat di Aula Balai Desa Kalibening, Selaasa (12/9).

Sebanyak 90 anak menerima imunisasi MR yang diberikan oleh petugas dari Puskesmas Dukun. Pendampingan imunisasi campak dan rubella yang dilaksanakan oleh babinsa merupakan salah satu dari tugas - tugas kewilayahan aparat komando teritorial,kehadirannya juga sebagai motifator para balita agar tidak takut untuk disuntik walaupun ada beberapa balita yang menangis karena tidak mau untuk diimunisasi namun dengan bujuk rayu para orang tua dan babinsa semua bisa teratasi.

Campak dan rubella merupakan penyakit infeksi menular yang penyebarannya bisa melalui saluran pernapasan,imunisasi ini sangat besar manfaatnya karena dengan imunisasi campak dan rubella bisa untuk mencegah gangguan syaraf seperti tuli,buta, jantung bocor dan keterbelakangan mental demikian kata ibu Indah selaku bidan desa Kalibening.

Menurut Babinsa Kalibening Serma Eka Widiyanta, para orang tua harus selalu rajin mengikuti perkembangan kesehatan putra putrinya salah satunya dengan ikut secara aktif dalam program posyandu yang dilaksanakan setiap bulannya, dengan rajin melaksanakan posyandu maka para orang tua akan mengetahui perkembangan anak - anaknya dsetiap bulannya.

Pelaksanaan imunisasi campak dan rubella diwilayah desa kalibening diikuti 90 balita dan dihadiri oleh pihak kesehatan dari puskesmas dukun ibu Nursayidah Hassan, bidan desa Kalibening serta perangkat desa Kalibening dan para orang tua yang mengikuti imunisasi.

Pada kesempatan terpisah komandan Koramil 15/Dukun Kapten Inf.Rahayu mengatakan bahwa sebagai aparat Komando teritorial harus selalu mendukung dan menyukseskan program pemerintah dengan aktif mengikuti setiap perkembangan wilayahnya antara lain dengan melaksanakan pendampingan imunisasi,pertanian, karya bhakti serta masalah sosial lainnya.(hbg)


Danramil Tegalrejo Silaturahmi Ke Pondok Pesantren A.P.I

Magelang-- Danramil 09 Tegalrejo Kodim 0705/Magelang Kapten Inf Sunarto melaksanakan anjangsana ke Pondok Pesantren A.P.I Tegalrejo, Selasa (12/09).

Silaturahmi Komandan Koramil 09 Tegalrejo bersama Pasi Intel Kodim Magelang dan babinsa setempat dalam rangka kulonuwun dan perkenalan sebagai Komandan Koramil Tegalrejo yang baru dan di sambut hangat oleh pengasuh Ponpes A.P.I, Kyai Gus Yusuf Khudori.

Sunarto selaku Danramil 09 Tegalrejo yang baru berharap agar di bawah kepemimpinannya, antara Koramil dan Ponpes Tegalrejo dapat selalu menjaga hubungan yang harmonis antara TNI dan Ponpes sehingga tercipta kemanunggalan yang kuat untuk bersama-sama menjaga keamanan serta keutuhan wilayah NKRI.

Sementara itu Gus Yusuf dalam kesempatan tersebut berpesan agar kita sebagai orang tua harus tetap waspada dan selalu memberi pengawasan kepada anak anak kita agar tidak terbawa arus yang negatif khususnya media melalui Internet yang sangat rawan terhadap perkembangan usia anak anak." Mari kita sama sama menjaga anak-anak kita agar terhindar oleh barang-barang kharam dan barang terlarang yang bisa meracuni generasi penerus bangsa" tuturnya.

Gus Yusuf sangat berharap agar  hubungan ini bisa terjalin harmonis dan tetap terjaga dengan baik, saya ucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Kodim 0705/Mgl yang selama ini telah membantu dalam hal pengamanan kegiatan Ponpes.


"Semoga hubungan antara Ponpes A.P.I Tegal rejo dengan TNI selalu terjalin dengan baik dan harmonis sesuai dengan tugas dan tanggung jawab msing-masing demi keamanan dan negara republik indonesia" Pungkasnya.(Hbg)

Senin, 11 September 2017

Koramil Borobudur Bersama Warga Siapkan Kampung KB

Magelang ---  Koramil 19 Borobudur Kodim 0705/Magelang bersama warga Dusun Banjaran Desa Karanganyar Borobudur melaksanakan kerja bakti dalam rangka persiapan peresmian Kampung Keluarga Berencana (KB), Senin (11/9)

Danramil 19 Borobudur Kapten Arm H. Sujarwanto menegaskan, kerja bakti pemersihan dan penyiapan tempat yang akan digunakan sebagai tempat pencanangan dan peresmian Kampung KB ini bisa terlihat rapi dan bersih sehingga kegiatan berjalan dengan baik, aman dan lancar. Rencananya Bupati Magelang akan hadir dan meresmikan Kampung KB di Karanganyar, Borobudur.

Danramil Borobudur mengutip penjelasan dari Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Magelang bahwa tujuan pembentukan kampung KB, bukan saja untuk mensukseskan program Keluarga Berencana, namun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Seperti yang disampaikan Pemberdayaan Masyarakat dan KB, tujuan pembentukan kampung KB, tidak hanya untuk mensukseskan program KB, seperti 2 anak cukup, dan pemakaian kontrasepsi, namun lebih dari itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa yang menjadi sasaran pembentukan kampung KB,” kata H. Sujarwanto

Menurutnya, dalam kampung KB ini telah disusun perencanaan pembangunan yang meliputi kesehatan, pendidikan dan sosial kemasyarakatan. Untuk dapat mewujudkan peningkatan kesejahteraan tersebut, di kampung KB akan dilakukan optimalisasi semua perangkat dan institusi masyarakat yang ada. Selain  pembangunan sarana dan prasaran, diberikan pelatihan yang lebih penting lagi adalah agar program pembinaan kampung KB dilakukan secara terus menerus.

Sujarwanto menambahkan, Kampung KB merupakan salah satu program revolusi mental berbasis keluarga untuk membangun karakter bangsa Indonesia. Dengan adanya Kampung KB, diharapkan manfaat program KB dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama di wilayah kategori miskin, padat penduduk, terpencil yang tersebar di Indonesia. Pelaksanaan program KB sekarang lebih difokuskan pada masyarakat tidak mampu dan tidak punya akses terhadap fasilitas kesehatan/

“Rencananya besok bapak bupati akan hadir dan meresmilkan kampong KB ini”pungkas Sujarwanto.


Babinsa Dukun Panen Padi Merah

Magelang --  Babinsa Wates anggota Koramil 15/Dukun Kodim 0705/Magelang, Serda Agus Susilo melaksanakan pendampingan dengan membantu panen padi jenis padi merah, Minggu (10/9) kemarin.

Panen padi dilahan seluas 0,2 hektar milik Ny. Tukinun yang merupakan anggota Kelompok Tani Guyub Rukun Dusun Kwayuhan Ngisor Desa Wates Kecamatan Dukun.

Serda Agus Susilo sebagai bintara pembina desa mengajak para petani yang sawahnya sudah selesai dipanen agar segera diolah. Lahan persawahan yang produktif tidak terlalu lama dibiarkan sehingga lahan - lahan tersebut bisa cepat ditanami dan hasilnya bisa untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Pada kesempatan lain Kapten Inf Rahayu. Komandan Koramil 15 Dukun mengatakan agar babinsa selalu mendampingi petani, bersinergi dengan PPL setempat,tujuan pendampingan tersebut selain merupakan perintah dari komando atas sebagai wujud pelaksanaan program untuk menyukseskan program swasembada pangan juga sebagai wujud kedekatan aparat komando kewilayahan terhadap kesulitan warganya.

Tukinun mengucapkan banyak terima ksaih kepada babinsa dan PPL yang selama ini telah mendampingi para petani, sehingga hasil panen dari musim kemusim selalu meningkat. Kalaupun tidak para petani jarang sekali mengalami gagal panen, ini semua tidak lepas dari pendampingan dan penyuluhan yang diberikan oleh para petugas pertanian.
“Untuk panen kali ini dari luas 0,2 hektar bisa mendapatkan hasil padi panen basah 10,5 kwintal”tutur Tukinun.


Danramil 13 Mungkid Sambut Kedatangan Haji Kloter 12

Magelang (Penerangan Kodim) - Danramil 13 Mungkid Kodim 0705/Magelang, Kapten Arm Suryo Wibowo mendampingi Bupati Magelang Zaenal Arifin, S.I.P dan pejabat lainnya menyambut kedatangan haji asal Kabupaten Magelang. Selain penyambutan haji, juga menerjunkan 1 SST personelnya untuk membantu kelancaran dan mengamankan kedatangan haji tersebut.

Kedatangan haji kloter 12 Kabupaten Magelang langsung disambut oleh Muspida dan tamu undangan di Pendopo Merapi Setda kabupaten Magelang. Kloter 12 terdiri dari 351 orang namun satu diantaranya meninggal dalam pesawat. Jamaah itu bernama Siamah Djoyodikromo Marto (66), asal Dusun Kayupuring Tengah, RT 01, RW 14, Desa Banyusari, Kecamatan Grabag. Almarhumah masuk kloter 12 yang dijadwalkan tiba di Kabupaten Magelang Minggu malam.

"Almarhumah meninggal sesaat sebelum pesawat mendarat di Bandara Adi Soemarno, Boyolali, Jawa Tengah," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Umrah dan Haji Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang, Muslih.

Menurut Muslih, almarhumah meninggal dunia akibat sakit jantung. Setelah pesawat mendarat di bandara sekitar pukul 16.41 WIB, jenazah Siamah diturunkan lebih dulu lalu diantar ke asrama haji Donohudan menggunakan ambulan.

"Setelah serah terima jenazah, langsung kita evakuasi ke rumah almarhumah diantar mobil jenazah operasional Kanwil (Debarkasi) Solo," terang Muslih.
Dia menyebutkan, sesuai jadwal, jamaah haji asal Kabupaten Magelang kloter 12 tiba Minggu malam. Jumlah jamaah yang masuk di kloter tersebut sebanyak 351 orang, termasuk almarhumah.

Jadwal pemulangan selanjutnya, untuk jamaah kloter 58 dan 59 pada Senin (11/9/2017). Kemudian kloter terakhir 60, dijadwalkan tiba hari Selasa (12/9/2017).



Danramil Mertoyudan : Nasionalisme Harus Ditanamkan Sejak Dini

Magelang (Penerangan Kodim)--- Komandan Koramil 11 Mertoyudan Kodim 0705/Magelang Kapten Arm Mashudi Pitoyo menjadi pembina upacara di SMP Negeri 2 Mertoyudan, Senin (11/9).

Dalam amanatnya, Kapten Arm M Pitoyo mengatakan bahwa perlunya penanaman secara dini tentang kedisiplinan, etika dan kepribadian bagi generasi muda. Hal itu dikarenakan bahwa kondisi saat ini sudah jauh berbeda dengan dekade yang lalu.

Derasnya pengaruh globalisasi, bukan mustahil akan memporak porandakan adat budaya yang menjadi jati diri kita sebagai suatu bangsa dan akan melemahkan paham nasionalisme.

Paham nasionalisme adalah suatu paham yang menyatakan bahwa loyalitas tertinggi terhadap masalah duniawi dari setiap warga bangsa ditunjukan kepada negara dan bangsa. Meskipun dalam awal pertumbuhan nasionalisme diwarnai oleh slogan yang sangat terkenal, yaitu: liberty, equality, fraternality, yang merupakan pangkal tolak nasionalisme yang demokratis, namun dalam perkembangannya nasionalisme pada setiap bangsa sangat diwarnai oleh nilai-nilai dasar yang berkembang dalam masyarakatnya masing-masing, sehingga memberikan ciri khas bagi masing-masing bangsa. 

Wawasan kebangsaan Indonesia menjadikan bangsa yang tidak dapat mengisolasi diri dari bangsa lain yang menjiwai semangat bangsa bahari yang terimplementasikan menjadi wawasan nusantara bahwa wilayah laut Indonesia adalah bagian dari wilayah negara kepulauan yang diakui dunia. Wawasan kebangsaan merupakan pandangan yang menyatakan negara Indonesia merupakan satu kesatuan dipandang dari semua aspek sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia dalam mendayagunakan konstelasi Indonesia, sejarah dan kondisi sosial budaya untuk mengejawantahkan semua dorongan dan rangsangan dalam usaha mencapai perwujudan aspirasi bangsa dan tujuan nasional yang mencakup kesatuan politik, kesatuan sosial budaya, ekonomi, kesatuan pertahanan keamanan

Dengan dinamika sekarang ini maka semua pihak tentunya mempunyai tanggungjawab dalam mendidik, mengarahkan, menanamkan dan menjaga moralitas generasi muda guna menjadi generasi yang berkarakter, berbudipekerti dan berwawasan nasional yang bisa diandalkan.

Korami Mertoyudan merasa ikut bertanggung jawab terhadap apa yang terjadi di wilayahnya, dengan dasar itulah Koramil Mertoyudan secara terjadwal ikut memberikan dan menanamkan moral yang sesuai dengan Pancasila terhadap siswa – siswa yang ada di wilayah Mertoyudan.

Kepala Sekolah SMP N 2 Mertoyudan, Cipto Jati Kusumo, S.Pd mengapresiasi langkah – langkah yang diambil oleh Komandan Koramil Mertoyudan dalam menanamkan dan menjaga moralitas generasi muda. Selain itu, Cipto Jati Kusumo juga berharap pada waktu yang akan dating Danramil bisa masuk kelas dengan memberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan moralitas guna menuju generasi yang nasionalis.


“Dilain waktu, sya minta Danramil bisa masuk kelas dan memberikan materi wawasan kebangsaan, bela Negara dan kedisiplinan terhadap siswa” tutur Cipto.