Selasa, 25 Juli 2017

Danrem 072/Pamungkas Gowes Di Magelang




Danrem 072/Pamungkas Gowes Di Magelang           
        
Magelang---Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Fajar Setiawan melaksankan olah raga bersepeda di wilayah Kodim 0705/Magelang, Selasa (25/07).

Route olah raga sepeda yang dilalui adalah dari Makodim 0705/Magelang-Jalan Pemuda-Komplek Akademi Militer- Sukorejo-Sraten-Sigug-Tempuran-Salaman-Plempungan dan finish di Komplek Taman Wisata Candi Borobudur. 

Sebelum start, terlebih dahulu para peserta diberikan penjelasan singkat oleh Dandim 0705/Magelang Letnan Kolonel Inf Hendra Purwanasari. 


Tidak kurang dari 75 peserta gowes dengan semangat menyusuri jalanan di Kota Magelang. Selain Danrem, ikut pula Kasrem 072/Pamungkas Kolonel Inf Ida Bagus Surya, para Kasi Korem, Dandim 0705/Magelang, Dandim 0732/Sleman, Dandim 0729/Bantul, Kasdim 0706/Temanggung, Perwakilan dari Akmil dan seluruh Danramil jajaran Kodim 0705/Magelang.

Seluruh peserta gowes menempuh jarak sekitar 40 kilo meter. Sepanjang route  perjalanan medannya cukup menantang. Setelah keluar dari Komplek Akmil sudah mulai dijumpai tanjakan yang cukup tajam. Perlu ketrampilan dalam memindah gear baik depan maupun belakan agar bisa melalui tanjakan.

Setelah melalui beberapa kali tanjakan dan cuaca  yang cukup terik, akhirnya para peserta masuk finish di Bukit Dagi Komplek TWCB.
Dari atas bukit, Danrem bererta peserta gowes menikmati indahnya pemandangan dengan view puncak Boorobudur dan perbukitan Menoreh.

TMMD, Anggota Kodim Magelang Bantu Memasak





TMMD, Anggota Kodim Magelang Bantu Memasak

Magelang Kota --- Pelaksanaan TMMD Sengkuyung II Tahun 2017 Kodim 0705/Magelang yang sedang dilaksanakan di wilayah Kota Magelang masih terus dikebut.

Setiap harinya tidak kurang dari 25 orang masyarakat ikut bergabung dengan SST dari Kodim 0705/Magelang bergotong royong membangun talud irigasi.
Disisi lain, yang tidak kalah penting adalah keterlibatan ibu-ibu PKK yang sehari-harinya menyiapkan makan dan minum bagi personel yang ikut dalam pekerjaan TMMD.

Adalah Ny. Purwanti, Ny. Sri Makno dan Ny. Juwariyah warga Kampung Dumpoh yang setiap harinya menyiapkan makan dan minum. Dengan alat masak yang sangat sederhana, ketiga orang tersebut dengan ikhlas dan sabar memasak dan menyajikan makan dan minum bagi anggota SST dan masyarakat.
 
 Dalam menyajikan masakan, mereka juga dibantu oleh anggota Korami 23 Magelang Utara. Adalah Sersan Satu Sutikno, Sersan Satu Murtam dan Sersan Satu Pargiyat yang bertugas membantu ibu-ibu menyiapkan makan dan minum. Ketiga anggota Koramil Magelang Utara tersebut setiap hari bergabung dengan ibu PKK memasak dan menyajikan makan.
Seperti layaknya pemasak, mereka mengupas bawang, cabai, mencuci beras hingga menanak nasi. Bahkan mereka juga menyiapkan kayu untuk memasak. Karena memasaknya tidak menggunakan kompor, melainkan menggunakan tungku api.
Bagi Ny. Purwanti adalah suatu kebanggaan tersendiri bisa memasak untuk anggota TNI dan warga. Apalagi TMMD kali ini adalah merupakan pembangunan yang ada di Kampung Dumpoh.
"Kami merasa senang, walau tiap hari harus memasak, tapi apa yang kami kerjakan ini ada manfaatnya" ujar Purwanti.

PANGDAM IV/DIPONEGORO KUNJUNGI KODIM 0705/MAGELANG



 PANGDAM IV/DIPONEGORO KUNJUNGI KODIM 0705/MAGELANG 

 Magelang Kota--- Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayor Jenderal TNI Tatang Sulaiman melaksanakan kunjungan kerja ke Kodim 0705/Magelang, Kamis (20/7).
Dalam kunjungannya, Pangdam yang didampingi oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro tersebut juga diikuti oleh para Assisten dan Kabalak jajaran Kodam IV/Diponegoro. 

Sesaat setelah menerima laporan satuan dari Dandim 0705/Magelang Letkol Inf Hendra Purwanasari, Pangdam beserta rombongan menuju ke tenda yang sudah disiapkan. Tidak kurang dari 700 personel militer, PNS dan Persit mengikuti pengarahan Pangdam IV/Diponegoro.

Dalam pengarahannya, Pangdam menekankan kepada seluruh prajurit, PNS dan Persit Kodim 0705/Magelang untuk senantiasa bersyukur atas nikmat Tuhan Yang Maha Esa. Selain itu, Mayjen Tatang Sulaiman juga meminta agar para personel Kodim Magelang selalu disiplin, loyal dan menjaga soliditas satuan. 

 Sebagai aparat kewilayahan, seorang Babinsa harus selalu mengedepankan disiplin dan menjaga hubungan baik terhadap masyarakatnya. Karena seorang Babinsa adalah “Panglima” desa binaan tersebut.

Untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik, maka seorang babinsa juga memerlukan kondisi fisik yang prima. Maka bagi seluruh personel, pembinaan fisik bagi seorang prajurit adalah suatu kebutuhan dan keharusan. Hal itu bertujuan agar stamina dan kondisi fisik tetap terjaga dengan baik. Aapalagi saat ini bagi personel yang akan naik pangkat harus memiliki nilai kesamaptaan yang sudah ditentukan. 

Selain fisik, Panglima juga meminta kepada seluruh jajaran untuk menghindari pelanggaran sekecil apapun. Karena setiap pelanggaran pasti aka nada sanksinya. Di satuan wilayah jajaran Kodam IV/Diponegoro masih banyak ditemukan pelanggaran. Baik pelanggaran Narkoba, deseri, werfing maupun pelanggaran lainnya.

“Masih banyak ditemukan pelanggaran di satuan, tapi ada juga satuan yang bersih dari pelanggaran atau NOL pelanggaran” tutur Pangdam.
Selanjutnya, Jenderal berbintang dua yang pernah menjabat sebagai Kapuspen TNI mejelaskan bahwa saat ini ada 12 satuan yang nol pelanggaran dan 17 satuan yang masih terdapat pelanggarannya. Diharapkan sampai Desember mendatang, seluruh satuan, termasuk Kodim 0705/Magelang akan NOL pelanggaran.
Disela – sela pengarahannya, Pangdam juga mempersilakan kepada personel militer, PNS dan persit untuk bertanya yang berkaitan dengan kedinasan.
Bagi para penanya ataupun yang bisa menjawab pertanyaan Panglima mendapatkan hadiah yang diberikan langsung oleh Ketua Persit KCK PD IV/Diponegoro.
Diakhir kunjungannya, Pangdam menerima cendera mata, berupa foto Pangdam IV/Diponegoro bersama isteri saat berkunjung ke Candi Borobudur.(hbg)


Rabu, 19 Juli 2017

Selesai Upacara Anggota Kodim Magelang Dites Urine



Magelang Kota-- Lima puluh orang anggota Kodim 0705/Magelang dites urine secara mendadak, Senin (17/7) kemarin.

Tes urine yang dilaksanakan Kodim 0705/Magelang bekerja sama dengan RST dr Sujono Magelang dan Sub Denpom Magelang tersebut merupakan upaya dari satuan TNI AD untuk menghindari pemakaian narkoba di Satuan Angkatan Darat, termasuk Kodim Magelang.

Pelaksanaan tes urin yang dilakukan secara mendadak tersebut dipimpin oleh Pasi Intel Kodim 0705/Magelang, Kapten Inf I Ketut Kukuh AW. Sasarannya adalah meliputi prajurit pada seluruh jenjang kepangkatan. Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), Bintara, Tamtama dan Aparatur Sipil Negara yang berdinas di Kodim 0705/Magelang.

Pemeriksaan ( tes ) urine dilaksanakan dengan pengawasan yang sangat ketat. Dari pengambilan cup untuk tempat urine sampai pada proses pengambilan sampel urine selalu diawasi oleh personel seksi intel, provos dan petugas dari Sub Denpom IV/2-2 Magelang.

Tim laborat dari RST dr. Sujono dengan koordinator Kapten Ckm Asep Tantula, S.P.P.K, M.M memeriksa secara  teliti setiap semple urine dari para peserta tes urine. Dari 50 personel yang dicek urine didapatkan hasil secara keseluruhannya negatif.

Kapten Ketut menjelaskan bahwa tes urine yang dilakukan secara mendadak ini merupakan perintah pimpinan. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah ada personelnya yang menjadi pengguna narkoba. 

TNI AD sangat komitmen terhadap pemberantasan narkoba. Karena narkoba sangat berbahaya bagi seluruh generasi. 

"Tes urine ini merupakan salah satu pencegahan. Karena sanksi berat akan diterima apabila ada anggota yang kedapatan menggunkan narkoba" ujar Ketut.

Babinsa Bantu Petani Panen Padi



Magelang- Anggota Koramil 23 Magelang Utara Kodim 0705/Magelang Sertu Pargiat beberapa waktu yang lalu turun ke sawah mendampingi salah satu petani di wilayah binaannya yang sedang panen padi.

Secara visual padi jenis ir 64 milik Suharto (48) Kelurahan Wates tersebut hasilnya cukup mengembirakan dimana bulir padi terlihat aos atau berisi dan tidak banyak yang gabuk, hal tersebut tentunya bukan suatu kebetulan melainkan karena pengolahan lahan, perawatan dan pemupukan yang tepat.

"Saya ikut gembira saat mengecek bulir padi tersebut terlihat sangat bagus, tentu hal ini yang sangat diharapkan oleh petani dimana hasil panen dari musim ke musim selalu meningkat" tutur Pargiat.

Suharto yang tergabung dalam kelompok tani "Padi Jaya" terlihat sangat gembira pasalnya lahan seluas 0,2 hektar miliknya selalu di tanami padi dan hasilnya selama ini cukup bagus.
"Kami sangat senang dan berterimakasih kepada babinsa dan juga PPL yang selalu aktif turun ke sawah, kami petani kecil merasa tidak sendiri karena selalu di dampingi dan di bantu" tutur Suharto sambil tersenyum.(hbg)