Kamis, 27 April 2017

BUPATI RESMIKAN PULUHAN PROYEK FISIK DI KECAMATAN SRUMBUNG



Magelang- Komandan Koramil 16 Srumbung Kapten Inf Sukenang bersama Muapika Srumbung mendampingi Bupati Magelang pada acara peresmian beberapa insfrastruktur di wilayah Kecamatan Srumbung, Kamis (27/4).

Penggunaan dana desa tahun 2016 di Kecamatan Srumbung dinilai telah sesuai dengan peruntukan yakni untuk pembangunan infrastruktur. Beberapa yang kini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat diantaranya pembangunan saluran irigasi, embung, jembatan sederhana, dan talud.

"Kami sangat berharap agar masyarakat bisa merawat dan memanfaatkan fasilitas publik yang dibangun ini dengan baik dan penuh tanggung jawab," kata Bupati Magelang usai peresmian 30 proyek fisik di Kecamatan Srumbung.

Dia menyebutkan, terdapat 17 desa yang tercatat menggunakan dana desa sesuai peruntukannya. Selain membangun infrastruktur, dana tersebut juga dipergunakan untuk membiayai pembangunan Posyandu di bidang kesehatan dan gedung PAUD untuk tujuan pendidikan.

"Jika infrastruktur dan pendidikan sudah tercapai, dana desa bisa untuk pemberdayaan masyarakat, BUMDes, dan pengembangan kapasitas masyarakat," terang Bupati.
Untuk tahun 2017, dia berharap agar dana desa dimanfaatkan untuk membiayai program pembangunan desa dan pemberdayaan masyarakat.

BABINSA WATES MELAKSANKAN PENDAMPINGAN PANEN PADI JENIS IR 64 DUSUN KWAYUHAN NGISOR DESA WATES



Dukun- Babinsa Wates Serda Agustinus Susilo anggota Koramil 15/Dkn Kodim 0705/Mgl melaksanakan pendampingan panen padi jenis Ir 64 dilahan seluas 0,2 hektare milik Tukunun anggota kelompok tani Guyup Rukun Dusun Kwayuhan Ngisor Desa Wates.

Untuk mendukung program pemerintah tentang swasembada pangan khususnya beras babinsa bersama petugas penyuluh lapangan (PPL) terus memberikan sosialisasi kepada kelompok tani didesa binaan masing - masing agar para petani terus menanam padi dengan tetap memperhatikan pola tanam agar diperoleh hasil panen yang memuaskan dan untuk menghindari kerugian akibat gagal panen.

Dalam mengolah lahan pertanian rata - rata para petani masih mempergunakan cara - cara lama terutama dalam menebar benih padi, untuk mendapatkan hasil anakan padi yang banyak seharusnya petani dalam penyemaian sampai dengan penanaman idealnya usia benih 20 hari.

Tukinun selaku petani pemilik lahan mengucapkan banyak terima kasih kepada babinsa dan penyuluh pertanian (PPL) yang sudah memberikan penyuluhan sehingga hasil panen kali ini semakin meningkat, besar harapan agar pendampingan ini terus dilaksanakan agar petani bisa menekan kerugian perawatan tanaman akibat gagal panen dan mendapatkan hasil panen yang memuaskan.

Menurut babinsa dan petugas penyuluh pertanian sebenarnya para petani sudah pandai dalam bercocok tanam hanya kadang para petani kurang memperhatikan pola tanam dan musim yang tepat untuk menanam jenis padi tertentu dalam setiap musimnya, alangkah baiknya apabila dalam menanam padi diganti jenisnya setelah habis panen.(Hbg)

KEMBALIKAN SEMANGAT GOTONG ROYONG KORAMIL SOSIALISASIKAN WASBANG



Magelang- Mayor Infantri Joko Nugroho Komandan Koramil 01/Magelang Tengah berikan semangat dan motifasi  kepada warga RT 01/RW 05 Nambangan  Kelurahan Rejowinangun Utara yang pada rangkaian kegiatan TMMD, Kamis (27/4).
 
Mayor Joko dalam kesempatan tersebut memberikan ceramah tentang semangat dan motifasi  kepada warga RT 01/RW 05 Nambangan  kelurahan rejowinangun utara yang sekaligus  merupakan wujud sasaran non fisik TMMD manunggal membangun desa triwulan 1 th anggaran 2017.

Hal tersebut di maksud guna kembalikan semangat gotong royong warga dalam kehidupan sehari hari yang merupakan penjabaran wawasan kebangsaan cinta tanah air, selain itu  Pendidikan kesadaran Bela Negara juga  bertujuan untuk mengaktualisasikan nilai-nilai bela negara kepada setiap warga Negara, demi terwujudnya kesadaran Bela Negara yang benar benar  dapat mendukung dalam  sistem pertahanan dan keamanan Negara yang bersifat semesta atau HANKAMRATA.

Sebagaimana tercantum dalam  undang (UU Nomor 3 Tahun 2002 tentang pertahanan negara  sesuai  Pasal 27 ayat (3), Pasal 30 ayat (1) dan Pasal 30 ayat (2) UUD 1945 tentang adanya "Upaya Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

“Bela Negara bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI dan Polri semata, tetapi merupakan tugas kita bersama selaku warga negara Indonesia” Tutur Joko dalam ceramahnya, Tentunya sesuai kemampuan dan profesinya dalam kehidupan yang di awali dari lingkup keluarga pada pribadi serta  masyarakat pada umumnya,tegas Joko.

KURANGI ANGKA KECELAKAAN, KODIM 0705/MAGELANG GELAR SOSIALISASI TERTIB BERLALU LINTAS

Magelang - Kodim 0705/Magelang bekerja sama dengan Polres Magelang Kota menggelar Sosialisasi Kesadaran Berlalu Lintas  Kepada Prajurit dan PNS TNI-AD  Kodim 0705/Magelang di Gedung Prajurit Kodim 0705/Magelang, Kamis (27/4)

Soaialisasi yang diikuti oleh 250 orang prajurit dan pegawai negeri sipil tersebut menghadirkan Iptu Sulistiyo Iswandi Kanit Dikyasa Satlantas Polres Magelang Kota sebagai nara sumbernya.

Makaud daro kegiatan sosialisasi dimaksudkan untuk menumbuhkan kesadaran  dalam berlalu lintas dijalan raya yang tertib dan mematuhi aturan yang ada demi keselamatan berlalu lintas dijalan raya. 

Adapun tujuannya adalah untul memberikan pengetahuan  mengenai denda terhadap segala bentuk pelanggaran lalu lintas sesuai UU lalu lintas no.22 Tahun 2009.

Dalam kegiatan ini sasaran yang ingin dicapai adalah dapat memahami pengetahuan tentang lalu lintas angkutan di jalan karena pengetahuan tersebut adalah dasar untuk bisa tertib berlalu lintas.

Kanit Dikyasa Satlantas Polres Magelang Kota menyampaikan sangat pentingnya mentaati peraturan lalu lintas agar terwujudnya pelayanan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, lancar, etika berlalu lintas dan budaya bangsa serta penegakan hukum dan kepastian hukum bagi masyarakat dengan penuh kesadaran semua komponen masyarakat.

Pasi Intel Kodim 0705/Magelang Kapten Inf I Ketut Kukuh AW, S.Sos menjelaskan bahwa angka kecelakaan saat ini cukup tinggi, termasuk yang menimpa personel militer dan PNS lingkungan TNI AD. Dengan adanya sosialisasi ini hendaknya kita lebih berhati-hati dalam berlalu lintas. Dan yang paling penting adalah etika berlalu lintas dan mentaati aturan lalu lintas.

"Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan para personel Kodim ini agar lebih berhati-hati sehingga terhindar dari kecelakaan" ujar Ketut.

Kegiatan Non Fisik Dalam Rangka TMMD Sengkuyung Tahap 1 Tahun 2017



Magelang- Sosialisasi Empat Konsesus Dasar Bangsa dengan tema "Melalui TMMD Sengkuyung 1 Tahun 2017 Kita Tingkatkan Pemahaman Wawasan Kebangsaan Guna Keutuhan NKRI". Yang di laksanakan di Baledesa Wonoroto, Kamis (27/04).

Dalam kesempatan tersebut Asisten Pemerintahan 1 Kabupaten Magelang Drs H.Eko Triono membacakan sambutan Bupati Magelang dengan beberapa pokok penyampaian antara lain mengajak seluruh komponen bangsa untuk  bersama2 membangun generasi muda menjadi generasi yang cerdas, bermartabat, berbudaya dan mempunyai jiwa patriotisme. Mengajak generasi muda untuk menjaga keutuhan NKRI, Mengamalkan sila- sila dalam Pancasila  serta menjunjung tinggi budaya dan kearifan lokal.

Untuk sosialisasi wawasan kebangsaan di sampaikan oleh Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Magelang Karya Humanita, S.Sos. Dalam kesempatan tersebut Karya Humanita menyampaikan tentang perlunya menjaga dan mengamalkan nilai2 Pancasila sehingga akan terwujud masyarakat yang idial, masyarakat yang berketuhanan dan berakhlak, masyarakat yang yang mampu menjunjung tinggi keadilan, cinta perdamaian, persatuan dan mampu menangkal segala bentuk profokasi yang dapat memecah belah kesatuan bangsa.

Sementara itu Kasdim Magelang menyampaikan tentang  peranan dan Tugas TNI dalam membantu pemerintah dalam bidang pembangunan. Bahwasanya Tugas Pokok TNI menurut Undang-Undang No. 34 tahun 2004 disebutkan tugas pokok TNI itu pada prinsipnya ada tiga, yaitu ; pertama, menegakkan kedaulatan negara; kedua, mempertahankan keutuhan wilayah dan ketiga, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan.  Tugas pokok tersebut dilaksanakan melalui Operasi Militer untuk Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Di dalam pelaksanaan OMSP, khususnya dalam membantu pemerintah daerah dalam bidang pembangunan salahsatunya  adalah dengan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka akses Desa terpencil dari isolasi ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Adanya Akses ekonomi dapat memperlancar perputaran roda ekonomi masyarakat desa sehingga di harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tak kalah pentingnya akses menuju sarana pendidikan dan kesehatan.



Hadir dlm acara tersebut antara lain, Kepala Staf Kodim 0705/Magelang Mayor Inf Suratman, Asisten Pemerintahan 1Magelang. Drs H.Eko Triono, Kakesbangpol Karya Humanita S.Sos, Danramil Windusari Kapten Inf Suparman, Kapolsek Windusari Akp. Purwanto, Camat Windusari Siabidin, S.Sos,Perangkat Ds Wonoroto, Toga, Tomas, Toda, Ibu- ibu PKK beserta Masyarakat Desa awonoroto.(Hbg)