Minggu, 27 November 2016

PENGOBATAN GRATIS DAN PASAR MURAH WARNAI SERBUAN TERITORIAL KODIM 0705/MAGELANG



Magelang - Komandan Kodim 0705/Magelang Letnan Kolonel Inf Hendra Purwanasari, S.Sos membuka kegiatan pasar murah dan pengobatan gratis di Halaman Kantor Kecamatan Bandongan Kabupaten Magelang, Minggu (27/11).

Kegiatan pengobatan gratis dan pasar murah yang melibatkan KODIM 0705/MAGELANG, POLRES MAGELANG KOTA, DINKES KABUPATEN MAGELANG, RST, MALANG CARE, BULOG & YOGA DHARMA tersebut dimaksudkan untuk memberikan bantuan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. 

Dalam sambutannya Letkol Hendra mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Kodim 0705/Magelang terhadap warga masyarakat. Disamping itu kegiatan ini juga merupakan sarana komunikasi yang sangat baik.

Di stand digelar bazar berbagai kebutuhan pokok. Minyak goreng, gula pasir, beras dan daging. Minyak goreng 900 ml dijual Rp. 11.000,-. Beras dari berbagai jenis antara lain mentik wangi, mentik susu, C 4 dan beras mikongga.

dr. Joko Agus Gunawan Sekjen Malang Care menjelaskan bahwa Malang care merupakan Generasi muda Indonesia yang peduli terhadap orang yang bernasib malang (kurang beruntung).

Visi dari Malabg Care adalah Merajut kebersamaan & merekat persaudaraan dalam bingkai NKRI melalui Kepedulian atas kemanusian .

Selain kegiatan pengobatan gratis dan pasar murah, juga dilaksanakan penanaman pohon buah yang dilakukan oleh Dandim Magelang, Ka Dinkes Kabupaten Magelang dan dr Joko Agus Gunawan (Malang Care).

DANDIM 0705 /MAGELANG HADIRI HUT PGRI



Magelang - Komandan Kodim 0705/Magelang menghadiri Peringatan HUT ke 71 PGRI di Lapangan Pemda Muntilan, Jumat (25/11).

Peringatan Persatuan Guru Republik Indonesia ditandai dengan upacara ini melibatkan ribuan guru dan murid. 

Bupati Magelang Zainal Arifin, S.I.P sebagai pembina upacara membacakan amanat Menteri Pendidikan Nasional.

Dalam amanatnya Mendiknas mengucapkan selamat memperingati Hari Guru Nasional tahun 2016 Guru memiliki peran yang amat mulia dan amat strategis. Berbanggalah menjadi seorang guru. Sebab di tangan para Guru, Pamong dan Tenaga Kependidikan, masa depan bangsa kita menjadi taruhan. Melalui anak-anak peserta didik di sekolah, di sanggar-sanggar belajar, kita akan menentukan masa depan bangsa. Tidak ada sosok sukses yang tidak melewati sentuhan seorang guru. Kita bisa berdiri tegak saat ini juga karena pernah ditempa oleh para guru.

Sejak ditetapkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen, maka secara resmi guru dinyatakan sebagai pekerja profesional. Namun demikian bukan berarti sebelum itu para guru bekerja secara tidak profesional. Harus diakui bahwa hingga kini profesionalisme guru di Indonesia masih belum memenuhi harapan. Masih diperlukan upaya-upaya yang lebih keras agar pekerjaan guru di Negara kita betul-betul sebagai pekerjaan professional di masa yang akandatang Pemerintah selama ini telah mengupayakan banyak hal agar para guru semakin profesional. Namun upaya itu akan sia-sia belaka tanpa keinginan keras dari pihak guru itu sendiri.

Pemerintah telah bertekad meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik. Saya berharap hal ini berimplikasi nyata bagi perbaikan kompetensi dan kinerja guru, dibuktikan dengan peningkatan mutuproses dan hasil belajar siswa. Kedepan perlu segera dirumuskan kebijakan, agar sebagian tunjangan profesi guru bisa diinvestasikan bagi peningkatan kinerja guru melalui program pelatihan dan usaha guru belajar mandiri.

Profesionalisme guru, khususnya berkaitan dengan pengembangan keprofesian dan karirnya makin terus ditumbuhkembangkan. Beberapa kebijakan strategis untuk membentuk guru yang profesional, sejahtera, bermartabat, dan terlindungi sedang dan akan terus dilakukan oleh  pemerintah di semua tingkatan. Peningkatan profesionalisme guru menjadi salah satu dari lima agenda utama pembangunan pendidikan nasional.

Peringatan PGRI kali ini dimeriahkan oleh penampilan beberapa Grup Marching Band dari sekolah - sekolah yang ada di Muntilan.

Babinsa Magelang Utara Bantu Panen Padi



Magelang Mingggu 27 November 2016 Babinsa Kelurahan Wates, Koramil 23/Magelang Utara, Sertu Sumadi bersama Kelompok tani Padi Jaya Kelurahan Wates Kecamatan Magelang Utara bersama masyarakat turun ke sawah membantu petani melaksanakan panen padi sawah seluas 2100 m, luas yg sudah dipanen seluas 1000 meter dengan hasil rata-rata 600 Kg  dengan jenis padi umbul umbul.

Kegiatan seperti ini berkat hubungan dan komunikasi yang baik dan intensif dengan Babinsa,” ujar petani. “Koordinasikan bila ada suatu kegiatan. Dalam pencapaian upaya khusus Pajale TNI sudah di tugaskan menjadi pendampingan pertanian,” ujarnya Sumadi .

“Selain itu kegiatan ini sebagai jalan untuk bersilaturahmi antara personel Koramil 23/Magelang Utara dengan Warga,” tambahnya. (28/11)

Sementara itu Asropi (45), ketua kelompok tani Padi Jaya mengucapkan terima kasih kepada anggota Babinsa Koramil 23/Magelang Utara  yang telah membantu anggota Poktan Padi Jaya melaksanakan panen padi. Babinsa berharap, dengan turunnya Babinsa di sawah sebagai pendamping di wilayah binaannya masing-masing dapat memberikan motivasi dan semangat para petani.

Kamis, 24 November 2016

Tanam Padi Untuk Menuju Swasembada Pangan



Magelang - Bertempat di Kelurahan Kedungsari, babinsa Kedungsari Serma Slamet Sungkono memberikan pendampingan dan membantu petani di Wilayah Binaan Koramil 23/Magelang Utara bercocok tanam di sawah milik Asropi (49) dari kelompok tani Arumsari, Rabu (24/11)

Asropi memiliki sawah seluas 5000 meter yg pada tanam ke 3 ini memilih jenis padi umbul umbul yang saat ini lagi di minati para petani di wilayah magelang . Selain kwalitasnya baik juga mudah mencari benihnya, di samping itu pula tanah di wilayah Magelang sangatlah cocok bila ditanami bibit tersebut. Apalagi bpk.Asropi tidak merasa kwatir dengan cuaca sekarang ini yang tidak menentu,.

“Saya sangat berterimakasih kepada bapak babinsa yang mau membantu kami bercocok tanam di sawah , hingga rela mengorbankan pakaiannya menjadi kotor dengan lumpur” Katanya di sela kegiatan tanam.

Sementara itu Danramil 23/Magelang Utara Mayor Czi Suharto selalu menekankan kepada seluruh babinsanya agar selalu aktif di wilayahnya, “ Dengan hadirnya kita di tengah tengah petani setidaknya bisa memberikan motifasi agar para petani lebih bersemangat dalam mengolah sawahnya” tutur danramil.



TEKAN PERTUMBUHAN PENDUDUK, KORAMIL SALAMAN SOSIALISASI KB



SALAMAN - Dalam rangka menekan pertumbuhan penduduk diwilayah salaman,TNI Khususnya Koramil salaman mbekerjasama dengan dinas PLKB Salaman menyelenggarakan sosialisasi KB dan cara hidup sehat di Balai Desa Sidomulyo yang dihadiri 50 orang kader sekecamatan salaman. kegiatan tersebut mengangkat tema.“Meningkatkan kualitas sumber Daya Manusia melalui KB dan kesehatan Masyarakat di Daerah”.

Kepala PLKB Salaman Sutomo {52} menuturkan komitmen pemangku kepentingan tingkat bawah seperti Camat, Koramil, Kepala Puskesmas, Kepala PLKB, sampai Kepala Desa harus membangun sinergitas dalam melaksanakan program KB dan cara hidup yang sehat tersebut sehingga diharapkan kedepan bisa terbentuk Masyarakat yang berpotensi dan laju pertumbuhan penduduk bisa terkendali.

Sementara itu Danramil Salaman Kapten Inf Adisanyoto mengungkapkan bahwa sampai saat ini jumlah penduduk Indonesia sudah mencapai 255 jiwa, sedangkan yang  menjad ipermasalahan sekarang ini masih banyak masyarakat yang menikah usia muda antara usia 15 – 19 tahun, di lain pihak masih banyak juga masyarakat yang kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan serta cara hidup yang sehat. Sehingga permasalahan ini perlu mendapatkan perhatian khusus dari kita bersama. Kami berharap kepada para kader dan Bidan Desa yang ada di kecamatan salaman untuk tidak bosan dalam membimbing dan mengubah cara pandang masyarakat menuju hidup yang lebih baik.