Kamis, 29 September 2016

Danramil Muntilan Hadiri Pelantikan Pengurus MUI Kecamatan Muntilan



MUNTILAN- Danramil 14/Muntilan Kapten Inf Panggih dan Babinsanya Serda Edy Budianto menghadiri Undangan pelantikan dan pengukuhan Pengurus MUI Kecamatan Muntilan masa khidmat 2016-2020 kecamatan Muntilan dan sosialisasi Rakorda MUI Kabupaten Magelang di Pendopo Kecamatan Muntilan.Kamis (29/9).

Acara tersebut dihadiri oleh, Ketua MUI Kabupaten Magelang KH. Tohari Samhari Ba beserta 6 orang pengurus, Ketua MUI Kecamatan Muntilan  yang Baru Ky. Mustofa Hadi dan 21 pengurus yang baru dilantik, Muspika Kecamatan muntilan,Kepala Desa dan Tamu undangan tidak kurang dari 50 orang.

Pembukaan diawali dengan Pembacaan Do'a. oleh Ky. mustofa Hadi, selanjutnya pengukuhan dari Ketua MUI Kab. magelang  KH. Tohari Samhari BA.
Adapun inti dari pengukuhan yang disampaikan oleh KH. Tohari Samhari BA, Pembacaan Surat keputusan (SK) MUI nomor : S.Kep.08/MUI-Kab.Mgl/SK/V/2016 tentang Pengukuhan Dewan Pimpinan MUI Kecamatan Muntilan masa Khidmad 2016-2020 dan Susunan pengurus MUI Kecamatan Muntilan yang baru.

Selain itu Sambutan Ketua MUI Kabupaten Magelang menyampaikan supaya setelah pelantikan pengurus baru ini untuk menggerakkan memasang  spanduk himbauan kepada masyarkat untuk memakai produk yang berlebel halal dan merencanakan untuk membuat pelatihan Khotib dan imam yang pesertannya tiap desa 5 orang. Beliau juga menyampaikan yang intinya, MUI Kecamatan Muntilan supaya mengayomi dan memberi contoh dengan baik.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Camat Muntilan Drs Jawawi yang intinya, Umat islam bisa menunjukan Nilai-nilai moral dam MUI bisa Eksis mengatasi masalah diwilayah seperti Narkoba, Aliran Sesat dan lain-lain, khususnya di wilayah Kecamatan Muntilan.

Gulma Dan Keong Mas Ancam Tanaman Padi



Magelang – Babinsa Desa Kedungsari Koramil 23/Magelang Utara Kodim 0705/Magelang Serka Usman Efendi melaqksanakan pendampingan dan membantu petani membersihkan keong mas dan membersihkan tanaman pengganggu (gulma) pada tanaman padi milik Warsiah (55) di Desa Kedungsari Kecamatan Magelang Utara, Jum'at (30/09).

Serka Usman Efendi menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara tradisional dengan tangan agar tidak merusak tanaman padi, pembersihan gulma dan keong mas dilakukan saat umur tanaman padi mencapai 30 hari karena di usia tanam seperti itu sangat di sukai keong mas, sehingga kalau tidak cepat di bersihkan bisa mengganggu tumbuh kembang tanaman padi.

Gulma adalah sejenis rumput/tanaman liar yang tumbuh pada persawahan, biasanya gulma banyak tumbuh subur pada sela-sela atau diantara tanaman padi. Keberadaan gulma ini menjadi gangguan pada tanaman khususnya tanaman padi, tanaman menjadi tidak dapat menghasilkan secara maksimal. Kegiatan ini rutin dilaksanakan oleh para Babinsa di wilayah binaannya Koramil 23/Magelang Utara.

Petani biasanya mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk melakukan penanggulangan dan penyiangan gulma, “Dengan adanya Babinsa yang turun tangan membuat para petani tersenyum bahagia, karena ditengah-tengah cuaca yang panas Bapak-bapak Babinsa mau ikut membantu” ujar Warsiah pemilih sawah. 

Dampingi Petani Sukseskan Swasembada Pangan



MagelangBabinsa Koramil 23/Magelang Utara jajaran Kodim 0705/Magelang, Serka Usaman Efendi dan 4 orang anggota lainnya melakukan pendampingan terhadap petani menanam padi seluas 200 meter di Desa Ngembik Kidul RT 05 RW X Kramat Selatan, Kamis (29/9).

Pendampingan dilakukan dengan mengarahkan petani mulai melakukan penanaman dengan sistem jajar legowo sesuai arahan distan melalui petugas penyuluh lapangan (PPL) dengan harapan agar nantinya panen yang dihasilkan bisa maksimal sesuai yang di harapan. 

Diharapkan, pendampingan yang dilakukan Babinsa bisa terus menerus dan berkesinambungan sehingga para Babinsa bisa memonitor setiap kendala yang ada di lapangan dan di harapkan dapat membantu petani yang membutuhkan pendampingan.
Pendampingan kepada petani salah satunya penanaman padi merupakan perwujudan dan langkah nyata upaya kusus Koramil dalam mensukseskan program swasembada pangan Nasional.

Dalam setiap kesempatan Danramil 23 Magelang Utara Mayor Czi Suharto selalu menekankan kepada seluruh anggotanya agar tidak jenuh dalam melaksanakan pendampingan kepada petani di wilayah binaannya masing masing, “Babinsa memang saya perintahkan terjun langsung ke lapangan bersinergi dengan PPL dan berinteraksi secara intens dengan masyarakat untuk melaksanakan pendampingan” tutur Danramil.

Sementara itu babinsa Kramat Utara Serka Usman Efendi menyampaikan bahwa TNI melaksanakan pendampingan kepada petani agar mereka bertambah semangat. Selain pendampingan, babinsa juga melaksanakan pengawalan pendistribusian pupuk bersubsidi demi menyukseskan program swasembada pangan," kata Babinsa Kramat Selatan dalam keterangan tertulis.  Dikatakan, hal ini merupakan langkah nyata TNI dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Semoga masyarakat terus bertani dan menggalakkan sektor pertanian untuk mewujudkan kedaulatan pangan. “Kita akan terus mendorong dan membantu penanaman padi, Selain untuk mewujudkan kedaulatan pangan, ini dilakukan untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian” pungkasnya.

Rabu, 28 September 2016

Koramil Grabag Hadiri Musrenbangdes



GRABAG- Anggota Koramil 06 Grabag jajaran Kodim 0705/Magelang selaku Babinsa Desa Kartoharjo Serda Ariyanto dua hari yang lalu tepatnya selasa, (27/9).  Mengikuti kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa ( Musrenbangdes ) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Kartoharjo Kecamatan Grabag bertempat di Aula Balai Desa Kartoharjo.

Acara ini sengaja diselenggarakan guna  membahas Program ke depan dan membahas usulan skala prioritas untuk tahun 2017. Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) ini dihadiri Camat Grabag beserta staf, Kapolsek Grabag,  Babinsa Desa Kartoharjo Serda Ariyanto , Kepala Desa, BPD, PLKB,  LMD, Ketua RT/RW, Tokoh Masyarakatat, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda Desa Kartoharjo .

Musrenbangdes ini dipandu langsung oleh Kepala Desa Kartoharjo yang sebelumnya diawali sambutan dari Camat Grabag dilanjutkan sambutan Kepala Desa. Kegiatan Musrenbangdes ini bertujuan untuk menyerap usulan atau aspirasi dari tingkat RT/RW atau dari Dinas Instansi yang ada di wilayah Desa Kartoharjo, untuk bisa mengusulkan Program Perencanaan Pembangunan tahun 2017.

Kepala Desa Kartoharjo dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk Desa Kartoharjo  prioritas  pembangunan difokuskan pada infrastruktur jalan dimana jalan merupakan sarana transportasi yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat" ungkap Agus Suyono (49) selaku Kepala Desa Kartoharjo.

Dalam kesempatan ini Serda Ariyanto juga memberikan saran dan masukan untuk pembenahan dan perbaikan saluran irigasi dimana  pembangunan saluran irigasi ini sangat berguna untuk kelancaran air yang sangat dibutuhkan oleh para petani disamping itu juga turut mensukseskan program pemerintah yaitu swasembada pangan.

Koramil Muntilan Gladi Lapang Bencana Merapi



MUNTILAN– Desa Gunungpring dan Desa Sukorini Kecamatan Muntilan merupakan desa bersaudara dan menjadi penyangga Desa tetangga yaitu Desa Mranggen Kec Srumbung. Dilihat dari letak Geografisnya Desa Mranggen adalah merupakan jalur Evakuasi bila terjadi bencana alam, baik itu Erupsi gunung Merapi banjir atau lahar dingin.

Dalam menghadapi hal tersebut diatas Desa Mranggen sudah mengantisipasi dengan dibentuknya Desa Tangguh Bencana dan menjadikan desa bersaudara dengan desa Gunung pring dan desa sukorini oleh BPBD Kabupaten Magelang, sehingga masyarakat Desa Mranggen akan mengerti tentang tahapan tahapan bila terjadi suatu bencana dan melaksanakan evaluasi kedesa saudara yaitu Desa Gunungpring dan Dasa Sukorini.

Dengan dibentuknya Desa Tangguh Bencana dan Desa bersaudara ini Babinsa Gunungpring Serda Puji Riyanto dan desa Sukorini Koptu Riyanto. selalu aktif mengikuti kegiatan baik teori sampai dengan praktek lapangan, begitu juga anggota Koramil 14/Muntilan yang lain juga mendukung dan memberikan semangat kepada warga desanya agar sungguh-sungguh dalam mengikuti Gladi lapang, sehingga nantinya betul-betul memahami tentang latihan penanggulangan bencana ini.

Kegiatan simulasi Gladi lapang penanggulangan bencana Erupsi ini dalam skenario ditonjolkan dalam penerimaan warga korban Erupsi tentang penyiapan, Dapur umum, tenda pengungsi, penyiapan kesehatan, penanganan keamanan, evakuasi korban dan penyiapan tempat untuk evakuasi ternak.

Kegiatan Gladi lapang yang dilakukan oleh Desa Gunungpring dan desa sukorini ini sudah dapat berjalan dengan baik masing masing peserta sudah mengerti akan tugas dan tanggung jawabnya, hal ini disampaikan oleh Kasi kedaruratan BPBD Kabupaten Magelang Didik Wahyunugroho ST. 

Disampaikan juga oleh Danramil 14/Muntilan Kapten Inf Panggih, dengan adanya kordinasi dan kerja sama yang baik antara Desa Mranggen, Desa Gunung Pring,Desa Sukorini,Muspika dan Instansi diwilayah Kecamatan Muntilan, sehingga kegiatan Gladi lapang dapat terlaksana dan Desa Tangguh bersaudara dapat terbentuk, dengan harapan kegiatan yang telah dilakukan betul – betul dapat dipedomani sebagai bekal dalam melakukan penanganan bencana, namun demikian kita semua tidak menginginkan ada bencana alam.