Minggu, 31 Januari 2016

Outbound Latih Kekompakan

Magelang-Koramil 01/Magelang Selatan Kodim 0705 Magelang mengadakan Outbond dengan peserta didik MTs N Magelang yang diikuti oleh 180 siswa. Kegiatan ini diselenggarakan di halaman sekolah di Jalan Duku No. 01 perum Korpri Kramat Magelang.Minggu (31/1).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danramil 01/Magelang Selatan Mayor Inf Joko Nugroho yang  dibantu para anggotanya. Penyaji materi Pelda Ardiman dan Serma Suyanto. Outbound yang merupakan olah raga yang tengah di gemari oleh masyarakat tentunya bisa menimbulkan efek yang sangat positif bagi kalangan muda, Outbond saat ini menjadi kegiatan favorit bagi kalangan anak sekolah, termasuk juga tidak lepas dari sorotan dinas pendidikan dalam berbagai kegiatan guna menumbuh kembangkan rasa kebersamaan dalam berkarya dan bergotong royong.
Dalam setiap kegiatan serta tepat guna dalam mengurai permasalahan hingga  pengambilan keputusan  yang di landasi dengan pencapaian  musyawarah untuk mufakat sesuai dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang juga sebagai dasar negara kita    ( Indonesia ) yang perlu untuk ditumbuhkembangkan dalam "PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK BANGSA”
“Kegiatan outbond punya nilai positif bagi kalangan generasi muda, disamping untuk menumbuhkan rasa kekompakan dan jiwa korsa juga bisa menumbuhkan rasa kebangsaan dan cinta tanah air, kegiatan ini termasuk kegiatan ekstra kurikuler kepramukaan sehingga dilaksanakan tidak mengganggu proses belajar siswa” tandas Mayor Joko Nugroho Danramil 01/Magelang Selatan.

SDIT Al Umar Ngargosoko Juarai Pesta Siaga Srumbung

Magelang- Barung putra dan barung putri dari SD IT Al Umar Ngargosoko mendapatkan juara tergiat pada Pesta Siaga tingkat Kecamatan Srumbung yang diadakan, Sabtu (30/1). Pesta Siaga tingkat Kecamatan Srumbung diadakan di halaman  SDN Kradenan 1 yang diikuti 900 peserta dari 45 sekolah.
 Lomba pesta siaga tingkat siaga se Kecamatan Srumbung kegiatan yang di mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB diikuti siswa dengan penuh semangat walaupun dalam keadaan hujan.
Acara dibuka dengan upacara pembukaan, Ani Purgunanto ketua tim penggerak PKK Kecamatan Srumbung bertindak sebagai pembina upacara.   Sebagai pembina upacara Ani mengajak  anak-anak agar lebih giat belajar agar kelak menjadi generasi bangsa yang membanggakan , selain itu juga bisa membanggakan diri sendiri dan terlebih orang tua. “Kami ucapkan banyak terimakasih kepada pembina yang telah gigih dengan semua kemampuan dapat mendidik dan membimbing dengan baik . Selain itu terimakasih pula kepada para masyarakat sekecamatan srumbung yang telah mendukung acara ini  secara tidak langsung masyarakat juga berperan dan andil di lihat dari banyaknya para pengunjung yang ingin menyaksikan jalanya pesta siaga,”katanya.
Ketua panitia, Sudaryanto mengatakan tujuan utama pesta siaga merupakan memasyarakatkan pramuka dan mempramukakan masyarakat serta memilih atau menjaring barung tergiat dan berkwalitas untuk mewakili Kwaran Srumbung ke tingkat Kwarda.”Sesuai dengan temanya yaitu Ceria (cerdas empati rajin inovatif amanah). Saya percaya dan yakin para peserta anak didik di kec srumbung pasti mampu karena saya lihat mereka bisa di andalkan dan kreatif,”tuturnya dihadapan selutuh peserta.
Sementara itu, Babinsa Kradenan dari Koramil Srumbung, Sertu Muhlisin berharap  kegiatan pesta siaga dapat berjalan dengan sukses, aman dan lancar sesuai yang telah dipersiapkan jauh sebelumya. “Saya bangga kalianlah generasi penerus bangsa ini mulai dari sekarang tanamkan rasa tanggung jawab pada diri kalian. Saya percaya kalian bisa berprestasi,”ucapnya.
Saat menunggu upacara penutupan cuara hujan deras namun tidak mengurangi semangat para peserta. Kegiatan tersebut di lanjutkan pengumuman lomba dan pemberian hadiah. Pesta siaga juga dihadiri Kamabiran, Kakwaran dan  Kamabigus, Kades Kradenan dan segenap panitia. 

Rabu, 27 Januari 2016

Tegalrejo Demonstrasikan Penggunakan Rice Trans Planter

Magelang-Alat tanam rice trans planter pertama kalinya didemostrasikan di lahan milik  Sujono yang juga dipakai sebagai Demplot PP Swadaya Dusun Mberan, Desa Girirejo, Kecamatan Tegalrejo. Selasa(27/1).

Penanaman menggunakan mesin rice trans planter baru pertama kalinya dilakukan tersebut disaksikan oleh seluruh perwakilan KTNA di Kecamatan Tegalrejo. Dengan penggunaan alat tersebut diharapkan mampu mendongkrak produksi padi di desa tersebut yang dikenal
sebagai desa penghasil padi, selain itu juga menghemat waktu penanaman sebagai antisipasi berkurangnya tenaga petani. Ketua kelompok tani Giri Tani, Sujono mengaku dengan menggunakan alat
rice trans planter dapat membantu menanam padi, meskipun banyak masyarakat yang resah karena tidak bisa menjadi tenaga tanam padi. Akan tetapi penggunaan alat ini juga tidak sepenuhnya dilakukan karena alat ini dapat ini dapat digunakan apabila benar-benar tenaga tanam padi sudah mulai langka ditemui.

 “Kami akui alat ini sangat praktis dan cepat selain itu juga jarak tanamnya sangat teliti, akan tetapi kendalanya dengan menggunakan alat ini tentu banyak warga yang biasanya menjadi
tenaga tanam bibit padi akan merasa tergeser namun kami tidak langsung beralih karena penggunaan alat ini sebagai antisipasi minimnya tenaga kerja tanam bibit padi ini,”uangkapnya.

Sementara itu penyuluh pendamping, Desa Girirejo Ari mengatakan jika tanam perdana dengan menggunakan rice trans planter dilakukan oleh kelompok tani, Giri tani dengan luas lahan 1,2 hektar menggunakan varietas Mikongga. “Kami berharap penggunaan alat ini juga dapat dilakukan oleh kelompok tani yang lain, tentunya jika ingin menggunakan dapat menghubungi kelompok tani Giri tani,”katanya

Koordinator BPPPK Tegalrejo, Binti Wahyuni SPKP  Diharapkan dengan menggunakan alat rice trans planter dapat membantu kerja para petani, sehingga dapat meningkatkan hasil padi di Kecamatan Tegalrejo. Pada
demostrasi perdana dengan menghadirkan perwakilan kelompok tani dan jika berminat menggunakan alat tersebut di wilayahnya dapat meminjam kepada kelompok tani di Desa Girirejo yang telah mendapat bantuan alat. “Alat ini merupakan pinjaman dari pemerintah jadi dapat digunakan oleh kelompok tani yang lain,”katanya.

Sementara  Danramil Tegalrejo, Kapten Arh Suhadi menghimbau kepada masyarakat agar bisa menggunakan mesin rice trans planter ini dengan maksimal karena mesin ini sangat berguna sekali khususnya para petani
agar dapat mengefisien waktu dan tenaga dalam bercocok tanam. “Jaga baik-baik alat pemberian pemerintah ini dan pergunakanlah sebaik mungkin,”katanya.

Danramil Tegalrejo juga mewajibkan seluruh Babinsa di Kecamatan Tegalrejo untuk hadir melihat penggunaan rice trans planter. Dia menghimbau kepada Babinsa untuk bisa mendampingi petani dalam
mengoprasikan alat tersebut. “Seluruh Babinsa di Tegalrejo kami minta untuk datang melihat dan mencoba menggunakannya,”tegas Danramil yang didampingi Babinsa Girirejo, Pelda Dendy. Penanaman perdana menggunaan rice trans planter juga dihadiri Camat Tegalrejo dan Babinkamtibmas Girirejo.

Babinsa Kerja Bakti Bantu Perbaikan Jalan Desa

Magelang- Koramil 11/Mertoyudan Kodim 0705/Magelang dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Untuk mewujudkan hal tersebut Babinsa Desa Pasuruhan Kopka Mujito  bersama warga Dusun Bayanan Kulon Desa Pasuruhan melakukan perbaikan jalan dengan kegiatan pengaspalan jalan.Selasa(26/1).
Perbaikan jalan tersebut bertujuan untuk meningkatkan akses warga masarakat desa dan untuk memperlancar kegiatan perekonomian warga. Perbaikan jalan ini dikoordinir langsung oleh Babinsa Desa Pasuruhan Kopka Mujito kegiatan pengaspalan jalan desa tersebut mengunakan dana dari swadaya masarakat sebesar 18 juta dan bantuan dari dana desa sebesar 30 juta dan total dana 48 juta. Dan di harapkan dana tersebut dapat untuk mengaspal jalan desa sepanjang 500 meter.
 "Kerja bakti yang kami lakukan bersama masyarakat ini di harapkan jalan yang bagus bisa memperlancar akses masyarakat desa sehari-hari dalam kegiatan perekonomian," kata Babinsa Kopka Mujito
Pada kesempatan terpisah Danramil 11/Mertoyudan  Kapten Inf Suparna mengungkapkan, kerja bakti  yang dilakukan bersama tersebut merupakan salah satu bentuk kemanunggalan TNI dengan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang nantinya dapat membantu masyarakat untuk menikmati akses jalan yang lebih baik.
Diketahui sebelumnya, selama ini kondisi jalan tersebut kurang lebar dan kurang rata sehingga mengganggu aktivitas masyarakat, di harapkan dengan pengaspalan jalan ini kegiatan masarakat akan lancar dan dapat meningkatkan roda perekonomian penduduk desa.

Selasa, 26 Januari 2016

Intel Kodim Amankan 2 Senpi

Magelang-Satuan unit Intel Kodim 0705/Magelang berhasil mengamankan 2 pucuk senpi dari pemilik Saptadi Nugraha warga jalan Kebunsari No.52 samping SPBU Menowo. Senjata tersebut didapat secara illegal yang dibeli dari Palembang. (Selasa 26/1)
Petugas mengamankan senpi jenis Lr 22 No. Seri 15L13169 Laras 38’S dan SPL Reg U.S. PAT OFF Laras Smith and Wesson dan Ciss jenis NAA kaliber 22 No.seri PAT 4.024.833 North Army Corp Spanisvvvh Force UT S446 beserta sejumlah amunisi. Awalnya Unit Intel mendapat informasi tentang pembelian amunisi yang dikirim lewat paket express ICW di Jalan M. Panjaitan No.30. Kemudian ditindaklanjuti dan ternyata memang benar ada kiriman paket berisi amunisi kaliber 22 sebanyak 100 butir yang dikirim atas nama Saptadi Nugraha.yang beralamat jalan Kebunsari No. 52 (samping SPBU Menowo) Kelurahan Kedungsari Kecamatan Magelang Utara”terang Lettu Inf I Ketut Kukuh AW pasi Intel Kodim 0705/Magelang.
Pengungkapan kasus kepemilikan senpi tersebut berawal dari Pasi Intel Kodim 0705/Magelang yang mendapat informasi dari Pusintelad tentang adanya pengiriman barang yang berupa amunisi yang sudah ditahan di Polsek Klojen. Selanjutnya dia memerintahkan anggota unit untuk mencari kejelasan informasi tersebut. Pukul 16.45 WIB bersama anggotanya melakukan konfirmasi dan melaksanakan penyelidikan di rumah Saptadi Nugraha. “Ternyata informasi itu benar pemiliknya dan kami mintai keterangan”imbuhnya.
Saptadi Nigraha mengenal Andri Suartama melalui facebook dan sering chating lewat media sosial. Awalnya Saptadi sering bertanya tentang pemakaian senjata api kemudian Andri menawarkan berbagai macam senjata seperti Air Gun berikut amunisinya. Pada tanggal 12 Januari 2016 Saptadi membeli senjata dari Andri senpi jenis Lr 22 seharga Rp 8 juta, kemudian barang tersebut dikirim melalui jasa pengiriman Indah Cargo. Setelah diadakan pemeriksaan lanjutan bahwa yang bersangkutan juga pernah membeli satu buah senjata jenis Cis jenis NAA kaliber 22 No. seri PAT 4.024.833 North Army Corp Spanisvvvh Force UT S446 pada tanggal 15 januari 2016 beserta amunisi sebanyak 7 butir seharga Rp 15 juta.

Lahan Demlot Disemprot Pupuk Cair Organik

Magelang-Upaya khusus bidang pertanian terus digalakkan untuk mencapai swasembada pangan padi, jagung dan kedelai sampai tahun 2017. Penyemprotan pupuk cair di lahan demlot Koramil 01/Magelang Selatan bertempat di Kampung Tulung Kelurahan Magelang Tengah dengan menggunakan pupuk organik cair. (Selasa 26/1).
Adapun lahan demlot yang disemprot dengan menggunakan pupuk cair varian baru dengan nama Super max. Penyemprotan tanaman padi dimulai dari umur 2 minggu dilanjutkan nanti setelah tanaman umur 4 minggu.  Penanggung jawab laboratorium lapangan Agus Mujanto mengatakan varian pupuk cair ini termasuk baru ditemukan maka perlu diuji coba dan dibuktikan khasiatnya. Kita coba 2 petak yang kita semprot sedang yang  2 petak tidak disemprot, nanti setelah tanaman umur 4 minggu bisa dibedakan antara yang disemprot pupuk cair dengan yang tidak disemprot” tandasnya.
Uji coba penyemprotan pupuk cair ini dihadiri oleh Danramil 01/Magelang Selatan Mayor Inf Joko Nugroho, Babinsa Kampung Tulung dan perwakilan dari Kodim 0705/Magelang. Pemilik lahan Slamet (48) mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberi bantuan pupuk cair , apabila nantinya hasil panen meningkat para petani akan menggunakan pupuk ini.
“Selama ini petani hanya mengandalkan pupuk organik dalam perawatan tanaman, dengan pupuk cair ini saya berharap uji coba ini sukses dan hasil panen meningkat”pungkas Slamet.

BPBD Kabupaten Magelang Sosialisasikan Daerah Rawan Bencana

Magelang- BPBD Kabupaten Magelang mengadakan sosialisasi daerah rawan bencana yang perlu diketahui oleh masyarakat. Acara diadakan di Balai Desa Banyuadem Kecamatan Srumbung.(Selasa 26/1)
Hadir dalam acara tersebut Drs sujadi selaku Kepala Kebijakan Penanggulangan Bencana , Ir Gunawan dan Ratna Yulianti SH,MH selaku Menejemen Penanggulangan Bencana , Joko Suroyo Spd,Mpd dan Suwarto selaku Mitigasi Bencana, Muspika Kecamatan Srumbung , Danramil 15/Srumbung yang diwakili oleh Babinsa Desa Banyuadem Serda Suryadi, Kepala Desa Banyuadem Wahyu Widiantoro dan seluruh perangkat Desa Banyuadem , BPD, OPRB, IPKK , tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan sebanyak 40 orang.
Kepala Desa Banyuadem mengucapkan selamat datang kepada tim asistensi dari BPBD Kabupaten Magelang  yang mau memberikan sosialisasi pengalaman tahun 2010 sebelum ada sosialisasi ini masyarakat seperti anak ayam yang kehilangan  induknya karena harus berbuat apa dan bagaimana apabila bencana itu datang .
“Dengan adanya sosialisasi ini saya berharap pada masyarakat Desa Banyuadem tahu dan mengerti tindakan apa yang harus di lakukan bila sewaktu - waktu terjadi bencana, maka dari itu saya mohon kerjasamanya pada masyarakat dan kegiatan ini tolong di cermati , di pelajari dan di ambil hikmahnya”tandas Serda Suryadi Babinsa Desa Banyuadem.
Kepala Seksi Pencegahan BPBD Mulyanto selaku sebagai nara sumber menyampaikan “kebijakan penanggulangan  bencana ini di laksanakan di 27 desa dan 21 kecamatan , harapan kita agar masyarakat tersentuh dan tahu apa tujuan dalam pengenalan BPBD dan rencana yang di lakukan. Bencana di wilayah Kabupaten Magelang ragamnya bermacam - macam termasuk di Desa Banyuadem mempunyai ancaman selain dari Gunung Merapi juga angin, dari bencana itu kita coba menggali dan mencermati bencana yang ada. Saya berharap apa yang kami lakukan ini bisa menjadi manfaat bagi masyarakat Desa Banyuadem”pungkas Mulyanto.
Drs Sujadi selaku Kepala BPBD Kabupaten Magelang menyampaikan ada 3 unsur yang harus diperhatikan dalam penanggulangan bencana yakni pencegahan, kedaruratan dan logistik. 
Kabupaten Magelang ini di kelilingi beberpa gunung yang semuanya berpotensi bisa mengakibakan bencana di antaranya gunung Merapi, Sumbing, Merbabu, Menoreh , Telomoyo dan Gunung Andong dari semua itu ada potensi bencana, ada tapi kita harapakan tidak terjadi bencana sehingga masyarakat bisa hidup dengan tenang.  Kita tidak tahu kapan terjadinya bencana ketika gunung akan meletus.  Kehadiran saya di sini bukan membuat masyarakat gundah tetapi agar masyarakat tidak panik bila terjadi bencana , saya berpesan jangan pernah membuat kolam di tempat yang dekat dengan tebing , jangan pernah menanam pohon besar di tebing karena sangat berbahaya”pungkas Drs. Sujadi Kepala BPBD.

Babinsa Hadiri Live In SMAN 1 Di Desa Seloprojo

Magelang-Acara pembukaan kegiatan live-in SMAN 1 Magelang di wilayah Kecamatan Ngablak bertempat di Desa Seloprojo. Acara di adakan di Balai Desa Seloprojo dihadiri Kades dan perangkat Desa serta Babinsa Desa Seloprojo Serda Nanang.(Senin 25/1).
Live-in merupakan suatu kegiatan di mana para siswa tinggal menetap di luar lingkungannya sekolahnya dan membaur bersama masyarakat sehingga di harapkan para siswa dapat bersosialisasi dan mempertebal solidaritas sosial para siswa didik usia tertentu yang saat ini masih kelas 10.  Kegiatan ini dimaksudkan agar anak-anak yang biasa hidup di kota harus belajar hidup dalam kesederhanaan dan disiplin pribadi. Kegiatan live in SMAN1 Magelang ini dihadiri oleh babinsa, babinkamtibmas, kepala desa dan perangkat desa seloprojo, kepala sekolah dan guru pendamping SMAN1 Magelang dan di ikuti oleh Siswa kelas 10 berjumlah 296 siswa, siswa pendamping kelas 11 jumlah 32 siswa dan pembina/guru 17 orang.
Kepala sekolah SMAN1  Magelang mengatakan "Melalui live-in, para siswa yang terbiasa hidup serba ada di kota Magelang, diharapkan mencintai alam sekitar, belajar solidaritas di pedesaan sehingga para siswa paham bagaimana ada kelompok masyarakat yang hidup pada kondisi yang amat sederhana" pungkasnya.
Kepala Desa Seloprojo H. Nurdi dalam sambutannya mengatakan, “Harapan dari kami warga Desa Seloprojo berharap  ketika para siswa kelak menjadi seorang pemimpin, mereka tahu ada kelompok masyarakat yang hidup dalam kesederhanaan. Kalau itu dengan petani ya mereka (para siswa) ke sawah, kalau itu pedagang ya mereka (para siswa)ke pasar sudah tiga kali ini SMAN1 Magelang melaksanakan kegiatan live in di desa Seloprojo, mulai tahun 2014, 2015 dan sekarang tahun 2016 semoga kegiatan tersebut memberikan dampak yang positif untuk para siswa.,”,” demikian Kades Seloprojo mengakhiri sambutannya.

Senin, 25 Januari 2016

Satlinmas Dilatih Baris-Berbaris

Magelang-Koramil 16/Srumbung melalui Babinsa Desa Pandanretno Kecamatan Srumbung memberikan bekal dan melatih baris-berbaris kepada satlinmas Desa Pandanretno bertempat di Halaman Balai Desa Pandanretno.(Minggu 24/1).
Kegiatan ini di motori oleh Babinsa Desa Pandanretno Sertu Waltana yang dibantu oleh Babinkamtibmas Polsek Srumbung yang bekerja sama dengan pemerintah Desa pandanretno yang diikuti oleh 30 orang anggota Linmas.
Peraturan Baris berbaris adalah suatu latihan wujud fisik yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang di arahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan tertentu , maksud dalam peraturan Baris berbaris ada beberapa macam , maksud umum adalah suatu latihan awal untuk membela negara dan dapat membedakan antara hak dan kewajiban, dan maksud khusus adalah untuk menanamkan rasa disiplin dan mempertebal semangat kebersamaan.Selain itu dengan berlatih PBB juga dapat menumbuhkan sikap jasmani yang tegap, tangkas, dan mempunyai naluri respek yang tinggi.
Rasa disiplin artinya mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan pribadi yang pada hakekatnya mempunyai rasa keikhlasan. Rasa tanggung jawab artinya keberanian untuk bertindak yang mengandung resiko terhadap dirinya, tetapi menguntungkan tugas, ataupun sebaliknya tidak mudah melakukan tindakan - tindakan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
“Adapun manfaat Peraturan Baris berbaris, melatih daya konsentrasi,  belajar tentang solidaritas , belajar mendengar dan patuh, belajar untuk diam dan mengatur emosi.
Peraturan baris berbaris merupakan suatu bentuk langkah kedisiplinan yang membutuhkan kekompakan dan semangat, maka dari itu latihan PBB ini perlu di latih guna merubah karakter seseorang. Anggota Linmas di harapkan tetap semangat,  Saya berharap ilmu yang di dapat ini dapat berguna dalam kehidupan sehari - hari baik untuk pribadi maupun masyarakat,dengan begitu banyak hal yang positif yang bisa kita ambil dari materi baris berbaris ini”pungkas Sertu Waltana Babinsa Desa Pandanretno.

Babinsa Ajak Temu Cepat dan Lapor Cepat

Magelang-Dalam rangka membina hubungan baik dengan mitra karib di wilayah Babinsa Desa Kalinegoro Babinsa Serka Slamet Ariyanto melaksanakan pembinaan jaring teritorial di rumah Haryanto (50) yang beralamat di  Dusun Jati Desa Kalinegoro.(Senin 25/01/)

Kegiatan Pembinaan Teritorial tersebut sebagai pelaksanaan dari pemberdayaan wilayah pertahanan di darat, pada hakekatnya adalah kegiatan penyiapan wilayah pertahanan dan kekuatan pendukungnya secara dini sesuai sistem pertahanan semesta serta upaya untuk membangun,  memelihara,  meningkatkan dan memantapkan kemanunggalan TNI Rakyat  untuk mengatasi kesulitan Rakyat, guna mewujudkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan negara.
Untuk mewujudkan kondisi yang tangguh berupa kondisi dinamis masyarakat dalam kehidupan bermasyarakat,  berbangsa dan bernegara dari segala bentuk ancaman diantaranya separatisme, terorisme,  radikalisme,  konflik komunal,  isu politik,  provensial dan lokal, maka setiap aparat komando kewilayahan khususnya Koramil 11/Mertoyudan harus memiliki kemampuan “Temu Cepat dan Lapor Cepat”.  Dengan adanya pembinaan jaring yang baik maka di harapkan babinsa akan semakin dekat dengan rakyat dan dengan cepat mengetahui setiap ada perubahan,  perkembangan dan kejadian di wilayahnya.
“Kegiatan binjaring ini memang pendekatan ke warga, saat ada kegiatan yang mencurigakan warga dapat secapatnya lapor, sehingga tidak membahayakan bagi masyarakat”pungkas Serka Slamet Ariyanto Babinsa Desa kalinegooro.

Babinsa Ajari Siswa Tali Temali

Magelang-Babinsa Koramil 01/Magelang Selatan mengajari siswa SDN Gelangan 5 materi tali-temali. Sekitar   30 siswa dari kelas 3 tersebut sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut.(Sabtu 23/1)
Babinsa Koramnil 01/Magelang Selatan Sertu Zubaedi mengatakan sebagai  jajaran TNI teritorial selain bertugas sebagai pengamanan juga melaksankan pembinaan kepada masyarakat. Materi tali-temali yang merupakan materi dari ekstra kurikuler kepramukaan yang juga merupakan pengenalan terhadap pelatihan dasar yang harus dikenali oleh siswa. Kegiatan ini diikuti oleh Pramuka Siaga usia 7-10 tahun SDN Gelangan 5 Magelang.
“Karena materi tali-temali adalah materi wajib disetiap kegiatan pramuka khususnya pada kegiatan luar ruangan, seperti berkemah, naik gunung dan lain-lain. Dalam menyampaikan materi ini juga diselipkan materi wawasan kebangsaan dan cinta tanah air. Untuk mencetak generasi muda yang cinta tanah air dan berwawasan kebangsaan harusnya dimulai dari usia sedini mungkin”pungkas Sertu Zubaedi.

Minggu, 24 Januari 2016

TNI Dampingi Penyemprotan Hama Wereng

Magelang- Komandan Koramil 13/Mungkid beserta anggota Koramil 13/Mungkid, Masyarakat dan PPL Desa Rambeanak Kecamatan Mungkid melaksanakan penyemprotan hama wereng di Wilayah pertanian Desa Rambeanak.(Minggu 24/1)

Kegiatatan penyemprotan ini dihadiri Komandan Koramil 13/Mungkid Kapten Arm Suryo Wibowo beserta anggota, BPPK dan PPL Kecamatan Mungkid, Ketua Gapoktan Desa Rambeanak Kecamatan Mungkid melaksanakan penyemprotan hama wereng di Wilayah pertanian Desa Rambeanak.

Hama wereng termasuk OPT (Organisme Pengganggu Tanaman)yang menjadi musuh petani untuk mencegah meluasnya hama wereng yang menyerang tanaman padi maka dilaksanakan penyemprotan dengan menggunakan pestisida jenis Buprosida Luas sawah yang di semprot + 3 hektar.

“Hama wereng merupakan musuh petani sehingga harus diberantas, apabila tanaman padi sudah diserang wereng maka buah tidak jadi dan menurunkan hasil panen”pungkas Kapten Arm Suryo Wibowo.

Penutupan Jalan Penambangan Pasir Galian C Manual

Magelang-Menindak lanjuti pengawasan dari perangkat Desa Tegalrandu dan masyarakat , berlangsung kegiatan penutupan penambangan pasir manual di sungai Blongkeng tepatnya di Dusun Tegalrandu, Dusun Tegalrandu Kecamatan Srumbung, kemarin (24/1).
  
Kegiatan penutupan yang dilaksanakan telah disetujui oleh Muspika Srumbung , Kades Desa Tegalrandu, perangkat desa tegalrandu , petugas gabungan dari Koramil 16/Srumbung dan polsek Srumbung. Dalam kegiatan tersebut juga di hadiri oleh Kades Kalibening Kecamatan Dukun dan masyarakat Desa Tegalrandu.   
KH Abdul rozaq, 60 th ( pengasuh ponpes Nurul Falah tegal randu) sebagai kordinator di lapangan , kegiatan yang di laksanakan ini dengan cara pemutusan jalan dan pemasangan patok/ portal akses masuk lokasi tambang manual tersebut. Jumlah masyarakat kurang lebih 50 orang dari desa tegalrandu dan sekitarnya .
 Kades Tegalrendu, Siti Kowiyah mengatakan kegiatan penutupan galian C tersebut telah disaksikan oleh bebrapa pihak. “Tujuan di lakukan penutupan lokasi tambang pasir galian C ini selain untuk mencegah terjadinya kerusakan jalan juga untuk mencegah rusaknya pesawahan dan merusak mata air,”jelasnya.
Babinsa Tegalrandu Badarudin menambahkan selain mencegah kerusakan jalan penutupan galian c juga untuk menjaga ekosistem tumbuhan salak yang ada di sekitarnya. “Untuk mencegah terjadinya infraktuktur jalan serta jembatan sungai blongkeng yang menghubungkan Desa tegalrandu Kecamatan Srumbung dengan Desa Kalibening Kecamatan Dukun ,selain itu juga untuk mengantisipasi terjadinya lahar dingin dari gunung merapi,”terangnya
Sebelum dilaksanakan penutupan jalan dan pemasangan patok telah dilaksanakan musyawarah dan pengecekan lokasi oleh Danramil 16/Srumbung Kapten Inf Sukenang ,Kapolsek Srumbung, Muspika kecamatan srumbug, Perangkat, Kades Kalibening Kecamatan Srumbung dan masyarakat Tegalrandu.

Anggota SAR Grabag Dilatih Fisik dan Mental


Magelang-Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan ketrampilan anggota SAR yang bermarkas di Jalan Kiyai Pakis No 02 Dusun Sawahan, Desa Grabag Kecamatan Grabag, mengikuti latihan pembinaan fisik dan mental.
Serma Sujatun dan Serka Edi Suryanto dari anggota Koramil Grabag memberikan pelatihan yang meliputi pembinaan fisik dan mental diantaranya lari , pus up, sit up , pul up yang dipusatkan di Makoramil 06/Grabag. Komandan Team SAR, Budi Rahartono  latihan mental dan fisik sangat dibutuhkan oleh anggota SAR.
Mengatakan kedepan kegiatan ini akan rutin dilaksanakan  guna mendukung tugas-tugas yang diemban team SAR yang memang tidak mudah. Untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sedang membutuhkan mungkin kebakaran , bencana alam dan yang lainnya.
 “Modal utama adalah sehat maka  kedepan kegiatan pembinaan fisik harus  dilaksanakan dan tingkatkan sebaik-baiknya karena sebagai pelayan masyarakat kita harus selalu siap kapan dan dimanapun kita dibutuhkan,”katanya.

Kamis, 21 Januari 2016

KORAMIL 09/ TEGALREJO BANTU PETANI TANAM PADI


Magelang - Koramil 09/ Tegalrejo Kodim 0705/Magelang yang bekerjasama dengan BPPK Tegalrejo,Pok Tani Dwi Karso dan perangkat desa melaksanakan tanam  padi  di  Tampingan Desa Tampingan Kecamatan Tegalrejo, Rabu (20/01).
Ketua Poktan Dwi Karso, Zayin, mengatakan dikarenakan dengan perubahan iklim dan  musim hujan yang baru turun sedangkan rata-rata sawah yang akan digarap belum semua mrndapat pengairan secara merata, sehingga penanaman padi disekitar Tampingan terfokus pada sekitar daerah dataran yang rendah. Masa tanam ini  bersamaan dengan daerah yang lain seperti Desa Girirejo dan Ngasem di wilayah Kecamatan Tegalrejo yang saluran irigasinya bisa dikatakan lebih lancar.

“Yang sudah mendahului menanam  hal ini dikarenakan sawah yang ada di  di desa  Tampingan  masih  menggunakan sawah tadah hujan sehingga belum maksimal.” Ungkap Zayin.

Dan disela-sela musim saat ini pok Tani Dwi Karso juga menanam jagung Jenis P30 yang sudah berumur + dua bulan untuk mengisi dan mengimbangi musim hujan yang belum maksimal.

Adapun sistim tanam padi  yang dilaksanakan adalah sistim Jajar Legowo perbandingan 2 : 1 dengan Varietas jenis bibit padi Mikongga yang sedang berumur kurang lebih 15 sampai 20 hari.Tanam serentak ini sangat berarti dikarenakan salah satunya yaitu untuk mengurangi resiko hama tanaman padi yaitu tikus sehingga panenpun dapat tercapai sesuai target yang di tetapkan ungkap Ariyanto  dari BP2K Kecamatan Tegalrejo.
Kegiatan tanam padi bersama yang diikuti  oleh Anggota Koramil 09/ Tegalrejo bersama- sama unsur aparat  terkait Pok Tani yang dilaksanakan di Dusun Tampingan Desa Tampingan adalah suatu upaya untuk menjabarkan apa yang di perintahkan oleh pimpinan TNI-AD membantu pemerintah dalam upaya peningkatan swasembada pangan.
“Ini adalah salah satu modal pencapaian produksi padi yang lebih meningkat dibandingkan dengan tahun yang lalu kata Danramil 09/Tegalrejo Kapten Arh Suhadi.  (Sihombing)





























Siswa SMK Dibekali Materi Wawasan Kebangsaan

Magelang-Danramil 07/Ngablak Kapten Inf Untung Hardjanto memberikan materi wawasan kebangsaan kepada Siswa SMKN 1 Ngablak bertempat di aula SMKN 1. (Kamis 21/01)
Dewasa ini di mana segala bentuk informasi dapat di peroleh dengan sangat mudah tentunya membawa dampak yang sangat komplek baik yang bersifat positif ataupun negatif. Untuk menangkal hal yang tidak baik Danramil 07/Ngablak memberikan materi wawasan kebangsaan kepada siswa SMKN 1 Ngablak yang diikuti oleh 200 siswa. Kegiatan tersebut dimaksudkan  agar para pelajar tidak melupakan sejarah, budaya dan idiologi pancasila serta lebih  mencintai tanah air.
Dalam kesempatan tersebut Kapten Inf Untung Hardjanto menyampaikan penekanan kepada siswa SMK sebagai warga Negara harus tahu sejarah yang benar tentang perjuangan Bangsa Indonesia, punya rasa cinta tanah air, jiwa patriotisme, menghargai perbedaan budaya, adat istiadat, termasuk menghargai perbedaan agama di Indonesia. Sebagai insan yang berpendidikan di harapkan para siswa bisa menjadi contoh bagi masyarakat sekitar.
“Pemuda adalah tulang punggung dan generasi penerus bangsa dengan cara belajar lebih giat untuk mencapai prestasi yang setinggi-tingginya, jauhi segala bentuk tindakan anarkis seperti tawuran, miras dan narkoba. Berbuatlah yang terbaik sehingga dapat mengharumkan nama bangsa dan negara",pungkas Danramil.
Dengan kegiatan ini, diharapkan pola pikir dan jiwa nasionalisme serta semangat juang dapat tertanam kuat dijiwa para siswa, sehingga akan tercipta generasi dengan patriotisme yang tinggi dan cinta tanah air adalah merupakan modal untuk membangun bangsa yang kuat dan bermartabat". demikian Danramil mengakhiri sambutannya.

Linmas Dapat Pelatihan PBB Dari Koramil

Magelang- Untuk menanamkan rasa disiplin dan jiwa korsa antar sesama anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas),  Koramil 11/Mertoyudan memberikan pelatihan PBB kepada anggota Linmas Desa Mertoyudan. (Kamis 21/1).
Hadir dalam kegiatan tersebut Heni Kasi Trantib Kecamatan Mertoyudan, Kapolsek Mertoyudan AKP Sugiyanto, Danramil 11/Mertoyudan Kapten Inf Suparna yang diwakili Batiwanwil Pelda Rohadi dan Babinsa Desa Mertoyudan Pelda Saimin  dengan jumlah peserta 30 orang Linmas Desa Mertoyudan Kecamatan mertoyudan.Materi yang diberikan diantarannya materi penanggulangan bencana, prosedur pengamanan dan mengantisipasi gejolak sosial dalam masyarakat dan latihan PBB.
Dalam sambutannya Kapolsek Mertoyudan AKP Sugiyanto Linmas harus aktif dalam kegiatan siskamling sehingga bisa meminimalisir tindak kejahatan seperti pencurian dan tawuran antar kampung ataupun tindak kejahatan lainnya  yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di tengah masyarakat.
“Dalam menjalankan tugasnya, anggota  Linmas  harus persuasif dan simpatik, tanggap terhadap situasi serta sigap dalam mengambil keputusan. Diharapkan apabila terjadi hal – hal yang tidak diinginkan bisa mengambil keputusan sesuai dengan prosedur yang berlaku”ujar Pelda Saimin.
Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut di harapkan di Desa Mertoyudan akan terciptakan rasa aman dan nyaman di masyarakat. Acara pengarahan selesai di lanjutkan dengan kegiatan PBB yg di pandu oleh Babinsa Desa Mertoyudan Pelda saimin  dan Bati Wanwil Pelda Rohadi dibantu oleh  2 orang anggota Polsek Mertoyudan. 

Rabu, 20 Januari 2016

Gunakan Pola SRI untuk Tingkatkan Hasil panen



Magelang- Gerakan tanam padi serentak pola SRI oleh Kementrian Pertanian di lahan seluas 4500 m2 milik Gapoktan “Sungging Makmur” di Dusun Sunggingsari Desa Mranggen Kecamatan Srumbung bekerja sama dengan posluhdes , BPPK Kecamatan Srumbung Koramil 16 / Srumbung.(Rabu 20/01)
Hadir dalam acara tersebut Kapusdik Upsus Pajale BPPSDM Kementerian Pertanian Pusat Bp. Ir. Heri Suliyanto MBA, Pabung Kodim 0705/Magelang Mayor Inf Suratman didampingi Danramil 16/Srumbung Kapten Inf Sukenang
Kabid Sarpas dan SDM Distanbunhut Kab. Magelang Ir. H Eko Widi Hermanto beserta jajaran,
Ka Tim Tehnis BP2KP Kabupaten Magelang, Bambang Purwanto beserta jajaran 
,Muspika Kecamatan Srumbung beserta jajaran, BPPK dan PPL Kecamatan Srumbung
,Kades dan Perangkat Desa Mranggen, Risdiyanto Ketua Gapoktan “Sungging Makmur” dan para perwakilan dari 20 Gapoktan se Kecamatan Srumbung, Tokoh masyarakat Desa Mranggen,  Tamu undangan sebanyak 200 orang.

Kepala Desa Mranggen Kazis Fuadi, dalam sambutanya “saya mewakili masyarakat Desa Mranggen mengucapkan banyak terimakasih atas kedatangan dari Instansi terkait baik dari Pusat maupun dari Kabupaten dan Kecamatan dan tamu undangan di Desa Mranggen dengan harapan dengan acara ini dapat memberikan manfaat khususnya dalam meningkatkan produksi mutu, kualitas dan kuantitas pertanian di Desa Mranggen dan saya juga berterima kasih kepada koramil 16/Srumbung ,PPL Kecamatan Srumbung yang telah memberi semangat dan membantu masyarakat Srumbung kegiatan seperti ini sangat bermanfaat sekali bagi kami”. Ucapnya
Bambang Purwanto dari BP2KP menyampaikan “program Pajale yang dilakukan atas kerjasama antara Dinas Pertanian, TNI dan masyarakat telah dilakukan secara baik terbukti dengan beberapa lahan yang telah menggunakan penanaman padi melalui pola penerapan SRI / PTT , dengan pola tekhnologi SRI / PTT terdapat efisiensi baik bibit padi dan waktu sehingga hasil yang diperoleh sangat meningkat baik dari segi produktifitas dan peningkatan mutu kualitas”.ucapnya
Kapusdik Upsus Pajale BPPSDM Kementerian Pertanian Pusat Ir. Heri Suliyanto, MBA memberikan arahan dan ucapan terimakasih dan apresiasi yang tinggi atas terlaksananya acara ini karena atas bantuan dan kerjasama dari semua pihak bisa bersama - sama mensukseskan program pajale melalui pola tanam padi serentak menggunakan metode SRI / PTT di Desa Mranggen Kecamatan Srumbung, salah satu program dan visi yang dicanangkan oleh Pemerintah adalah meningkatkan perekonomian masyarakat dengan cara meningkatkan produktifitas dari pertanian khususnya padi, jagung dan kedelai. Upaya itu bisa terlaksana dengan baik apabila ada kerjasama dan dukungan dari semua pihak baik dari Dinas Pertanian, jajaran Muspika ( TNI, Polri, Kecamatan ), Pemerintah Desa dan masyarakat”ucapnya.
Kapusdik Upsus pajale  BPPSDM Kementrian Pertanian Ir Heri sulistiyanto MBA juga menyerahkan sertifikat organik kepada Ketua Gapoktan Kecamatan Srumbung Agus Fahrudin. Danramil 16/Srumbung Kapten Inf Sukenang menyampaikan saya sangat senang dengan antusias dan semangat dari masyarakat khususnya masyarakat Sunggeng Sari dengan kegiatan seperti ini semoga memberi manfaat kepada masyarakat , mari kita dukung program pemerintah dalam hal ketahanan pangan”pungkas Danramil 16/Srumbung.

TNI Bersama Masyarakat Hijaukan Lereng Telomoyo

Magelang- Koramil 07/Ngablak dan  masyarakat melaksanakan penghijauan di sekitar sumber mata air di lereng barat Gunung Telomoyo tepatnya di Desa Seloprojo Kecamatan Ngablak. (Selasa/19/01),
Penanaman 200 bibit pohon aren dan mahoni di laksanakan secara swadaya oleh masyarakat Desa Pagergunung dan Desa Seloprojo yang berjumlah 50 Orang serta 10 Orang Anggota Koramil 07/Ngablak di pimpin  Danramil 07/Ngablak Kapten Inf Untung Harjanto. Penanaman di fokuskan di sekitar sumber air  Desa Seloprojo di maksudkan untuk menjaga sumber- sumber mata air agar tidak kering terutama di musim kemarau.
Betapa pentingnya penghijauan sehingga harus di laksanakan secara konseptual dan menyeluruh agar krisis lingkungan bisa di atasi. Perlu langkah kongkrit dan kerja keras semua instansi untuk mensukseskan program Nasional menuju  Indonesia Hijau. Betapa penting dan kompleknya peran tumbuban di muka bumi ini, tumbuhan hijau mengambil CO2 dan mengeluarkan C6H1206 serta peranan O2 yang sangat dibutuhkan makhluk hidup. Oleh karena itu, peranan tumbuhan hijau sangat diperlukan untuk menjaring CO2 dan melepas O2 kembali ke udara. Di samping itu berbagai proses metabolisme tumbuhan hijau dapat memberikan berbagai fungsi untuk kebutuhan makhluk hidup yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan.
Hutan dapat menghasilkan Zat Asam (O2) yang sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk pernapasan, Hutan juga berperan sebagai pengatur lingkungan (mikro), vegetasi akan menimbulkan hawa lingkungan setempat menjadi sejuk, nyaman dan segar. Hutan merupakan penyeimbang alam dan merupakan tempat pembentukan mahkluk hidup bagi satwa di sekitarnya, Tanpa kita sadari tumbuhan memberikan perlindungan (protektif), terhadap kondisi fisik alami sekitarnya seperti angin kencang, terik matahari, gas atau debu-debu,kekurangan air bersih dan banyak lagi.
Kedepan kita akan terus melaksanakan penghijauan seperti ini, kita akan menjadi motor dan memotifasi masyarakat agar lebih peka dan peduli terhadap lingkungan karena alam ini titipan untuk anak cucu kita “pungkas Kapten Inf Untung Hardjanto. 

Selasa, 19 Januari 2016

Survey Lahan Demplot Dalam Uji Coba Penggunaan Pupuk Cair.

Magelang-Kota - Kasdim 0705/Magelang Mayor Inf Bambang Wahyudi didampingi Danramil 01 Magelang Tengah Mayor Inf Joko Nugroho meninjau lahan demplot  seluas 800 meter dengan luas hamparan sekitar 20 Hektar di areal persawahan Kampung Tulung Kecamatan Magelang Tengah. Senin (19/1).
Peninjauan lahan demplot tersebut melibatkan tim survey dari PT Sarimas Citra Kencana Jogjakarta. Tujuan dari survey tersebut adalah mengecek lahan percontohan yang dijadikan demplot dengan lahan pembanding yang ada disekitarnya. Nantinya PT Sarimas Citra Kencana tersebut akan memberikan bantuan pupuk cair untuk merawat dan memelihara tanaman padi dilahan demplot tersebut. PT Sarimas Citra Kencana Jogjakarta melakukan kerja sama dengan Korem 072/Pamunngkas pada upaya peningkatan produksi pqnqgn khususnya padi, jagung dan kedelai.

Agung Yuwono, tim survey dari  PT Sarimas Citra Kencana menjelaskan bahwa kegiatan ini berkaitan dengan program yang sedang digalakkan oleh pemerintah Inonesia, yaitu program swasembada pangan nasional. Tahap awal akan diberikan sosialisasi tentang pupuk organik cair, kemudian demplot yang sudah disurvey akan mendapat bantuan pupuk  organik cair  Supermax.

Slamet (44) warga Tulung Magelang yang merupakan anggota  Gapoktan Sri Rejeki dan pemilik lahan mengemukakan bahwa pihaknya sangat mendulung program swasembada pangan ini. Selama ini Slmaet sudah mengikuti program pemerintah tersebut. Walaupun di wilayah kota, namun petani di Kampung Tulung Kelurahan Magelang masih tetap semangat mengolah lahan sawahnya.
"Saya sangat berterima kasih kepada tim dari Kodim dan PT Sarimas Citra Kencana, semoga setelah disurvey kami segera dapat bantuan pupuk organik  cair" ujar Slamet

Demplot yang akan menggunakan pupuk cair ini nantinya akan kelola secara bertahap sesuai dengan tahapan pemeliharaan dan pemupukan. Uji coba pupuk organik cair ini dilakukan di berbagai tempat. Untuk mengetahui hasil dari demplot pupuk cair, tim dari PT Sarimas Citra Kencana bersama babinsa dan penyuluh akan mendampingi secara berkelanjutan. Selain itu akan dilakukan lahan pembanding dalam uji coba pupuk cair ini.

Selesai melaksanakan survey lokasi, tim dari PT Sarimas Citra Kencana menyerahkan 4 liter pupuk organik cair kepada Kodim 0705/Magelang untuk diujicobakan di lahan demplot yang sudah disiapkan.

Senin, 18 Januari 2016

Babinsa Koramil 01/Magelang Selatan Latih Baris-Berbaris

Magelang-Untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kedisiplinan kepada generasi muda dilakukan dengan berbagai macam cara. Baris-berbaris bisa meningkatkan kedisiplinan seseorang. Seperti yang dilaksanakan babinsa Koramil 01/Magelang Selatan yang memberikan materi baris-berbaris kepada siswa-siswi SMP 6 Magelang. (Sabtu 16/1).
Serma Adib sebagai Bati Komsos Koramil 01/Magelang Selatan  memberikan materi  PBB  yang merupakan pelatihan dasar dalam pembentukan karakter disiplin dan bisa menumbuhkan rasa cinta tanah air kepada bangsanya. Kegiatan ini diberikan kepada siswa-siswi SMP 6 Magelang saat program extra kurikuler. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 30 siswa kelas 1 yang bertempat di Lapangan Kwarasan Magelang Tengah.
“Dengan diberikannya materi baris-berbaris diharapkan para siswa menjadi lebih disiplin dalam segala hal baik disiplin waktu dan kegiatan serta mempunyai respek terhadap yang lebih tua, selain itu para siswa bisa lebih mendalami apa itu cinta tanah air, sebagai generasi muda yang masih sekolah belajar dengan baik menghormati guru,  tidak membuat onar disekolah dan tidak terlibat tawuran itu sudah bagian dari cinta tanah air”pungkas Serma Adib.