Selasa, 24 November 2015

BABINSA BANTU IMUNISASI CAMPAK

Magelang – Serda Edi Prayitno, Babinsa Desa Gondangsari Koramil 08 Pakis Kodim 0705/Magelang membantu petugas Puskesmas Pakis memberikan suntikan imunisasi campak kepada anak – anak SD Gondangsari, Pakis, Senin (23/11).
Imunisasi dilaksanakan secara serentak kepada seluruh murid SD. Tujuannya adalah agar anak – anak tidak terjangkit penyakit menular yang bisa menular yaitu, campak. Sebab, campak jika dibiarkan bisa mengakibatkan radang paru-paru atau bahkan radang otak. Inilah mengapa pentingnya imunisasi campak pada anak, yaitu agar pencegahan dapat dilakukan, dan jika terkena campak efek dari penyakit tersebut tidak terlalu parah.
Sumarni, AMd Kes salah satu petugas Puskesmas Pakis mengemukakan sengaja menjalin kerjasama dengan Koramil dalam imunisasi campak ini. Alasananya kalu dengan TNI pasti anak-anak akan mudah dikendalikan dan  manut.
Campak merupakan salah satu jenis penyakit menular penyebab berbagai komplikasi. Penyakit ini banyak terjadi di kalangan balita dan anak pra-sekolah ini berpotensi menyebabkan wabah dan kejadian luar biasa (KLB) serta menyebabkan kematian.
Penyakit campak merupakan infeksi virusParamyxovirus yang sangat menular. Gejalanya ditandai dengan demam, batuk, peradangan selaput ikat mata (konjungtiva) dan ruam kulit. Tanpa imunisasi, wabah campak akan terjadi dalam kurun waktu dua-tiga tahun terutama pada anak usia pra sekolah.
Banyak orang tua yang seringkali melewatkan periode imunisasi pada anaknya. Faktor kelalaian inilah yang akhirnya membuat banyak anak Indonesia rentan terhadap berbagai jenis penyakit, seperti campak. Alasan orang tua tidak mengimunisasi anaknya antara lain karena khawatir efek samping (kejadian ikutan pasca imunisasi/KIPI), isu obat imunisasi tidak halal dan karena tidak paham dampak bila anak tidak diimunisasi.
Vaksin itu juga aman, meski bisa menimbulkan reaksi pada sedikit anak, jarang yang serius, paling-paling ruam kulit ringan, demam ringan atau pilek.  Resiko tidak diimunisasi lebih besar daripada bila diimunisasi. Jika di suatu daerah 100% anak diimunisasi campak, sebenarnya efektivitasnya hanya 85%, karena 15% anak kebal terhadap imunisasi.
Namun, bila kesadaran akan pentingnya imunisasi campak turun, maka tingkat penyebaran wabah campak akan semakin tinggi. Ini berarti jumlah anak yang berpotensi menyebarkan wabah campak kepada teman-temannya pun semakin tinggi!
Virus campak yang mudah menular lewat percikan ludah di udara saat orang batuk atau bersin, dan  berpindah dengan mudah di tempat-tempat umum, seperti bandara, pelabuhan, lalu menyebar ke mal, pusat rekreasi, dan akhirnya bisa juga ke rumah Anda!
Jadi, selagi bisa sebaiknya penyakit campak harus kita cegah dengan melakukan imunisasi campak saat usia bayi 9 bulan dan imunisasi ulangan di usia 6 tahun. .
Kepala Sekolah SD Gondangsari, Nunuk, S.Pd mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya imunisasi campak di sekolahnya. Nunuk berharap nantinya tidak ada siswanya yang terjangkit campak. (SIHOMBING)



KORAMIL PAKIS BUKA JALAN USAHA TANI

Magelang - Untuk memperlancar transportasi jalan dalam rangka mempermudah pengangkutan ataupun pendistribusian hasil panen maupun pupuk dalam rangka mendukung program upsus PAJALE  Petani  Dusun Pakis Kidul Desa Pakis Kecamatan Pakis dibantu anggota TNI dari  Koramil 08/Pakis Kodim 0705/Magelang membuka akses jalan tembus sepanjang ± 175 meter.
Kegiatan ini dilaksanakan secara swadaya masyarakat/petani dusn setempat untuk memperlancar/mempermudah pendistribusian hasil panen para petani serta mempersingkat waktu tempuh antara dusun Pakis Kidul dengan dusun Bentoyo serta Dusun Plalar Desa Pakis. Jalan ini semula merupakan jalan setapak yang hanya bisa dilewati orang berjalan kaki saja, namun dengan adanya  kegiatan pelebaran  tersebut kendaraan roda empat bisa melawati jalan tersebut. Hal ini sangat membantu petani dalam hal pengangkutan hasil panen pada saat musim panen tiba serta mempermudah mengangkutan pupuk dan dan alat mesin pertanian (ALSINTAN) saat musim tanam tiba.
Kegiatan ini berlangsung selama  3 hari dimulai dari tanggal 21 s.d 23 Nopember 2015 dipimpin lanngsung oleh kepala Desa Pakis Suyoto Hartono. Danramil 08 Pakis Kodim 0705/Magelang  Kapten Inf Subagyo, juga tampak hadir dalam kegiatan kerja bakti tersebut.

Selain memperlancar transoprtasi karya bakti ini juga merupakan sarana untuk mempererat tali silaturohim antara warga Dusun Pakis Kidul / warga dengan anggota TNI (Koramil 08/Pakis) hal ini untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat sesuai dengan Motto TNI bersama Rakyat TNI kuat, hebat dan profesional” ujar Suyoto (Sihombing)        

Sabtu, 21 November 2015

TERKENA SAPUAN ANGIN, TNI DAN WARGA PERBAIKI RUMAH DI NGARGOSOKO

Magelang - Karyabakti Ngargosuko: Kodim 0705/Magelang menggelar kerja bakti di Desa Ngargosoko Kecamatan Kaliangkrik. Kerja bakti tersebut merupakan dampak dari bencana angin puting beliung yang terjadi di wilayah tersebut, Jumat sore kemarin.
Angin puting beliung yang terjadi di wilayah Dusun Kacetan, Desa Ngargosoko, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang, menimbulkan trauma bagi warga sekitar.Para warga bahkan mengungsi ke tetangga terdekat pascakejadian ini.
Pariyah, salah satu warga mengatakan, kejadian angin puting beliung ini berlangsung sangat cepat, Jumat (20/11/2015) petang kemarin.
Tiba-tiba saja, angin dan awan gelap datang dan menyapu rumah warga. Genting dan asbes berterbangan.
"Suasana gelap, suara gemuruh seperti mobil terdengar keras. Kami bingung dan takut," jelasnya saat ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (21/11/2015)
Dia akhirnya bisa menyelamatkan diri. Namun, rumahnya mengalami rusak parah. Air membasahi semua perabotan rumah karena pasca angin kencang itu datang, rumahnya menjadi basah kuyup.
"Saya akhirnya mengungsi. Hanya bisa berdoa karena rasanya seperti mau kiamat," jelasnya.
Jasmi, warga lainnya mengaku masih trauma dengan kejadian ini. Saat kejadian, dia sedang menyapu di halaman rumah. Angin yang bergemuruh itu membuatnya terhenyak dan panik.
"Saya hanya bisa pasrah saat angin itu menerjang rumah," katanya.
Sedikitnya 124 rumah milik warga Dusun Kacetan, Desa Ngargosoko, Kecamatan Kaliangkrik rusak tersapu angin puting beliung.
Hingga Sabtu (21/11/2015) pagi ini, Kodim 0705/Magelang bersama ratusan warga berusaha untuk memperbaiki atap genteng dan asbes yang rusak tersapu angin.

Hingga Sabtu siang, ratusan warga, relawan dan TNI melaksanakan kerja bakti membersihkan dan memperbaiki rumah-rumah yang rusak tersebut. Danramil 02 Kaliangkrik Kapten Inf Margono memimpin langsung perbaikan dan pembenahan rumah penduduk yang terkena sapuan angina tersebut. (Sakimun)

DIKTUKBA REGSUS TNI AD KARYA BAKTI DI BANDONGAN

Magelang – Komandan Koramil 03 Bandongan Kodim 0705/Magelang Kapten Kav Winarto bersama seluruh anggotanya mendampingi 247 siswa DIKTUKBA REGSUS TNI AD tahun 2015 melaksanakan karya bakti dalam rangkaian latihan berganda, Sabtu (21/11).
Karya bakti tersebut dibagi menjadi  dalam dua sasaran yaitu pengecatan masjid di Dusun Cangakan dan pengecoran jalan di Dusun Soropaten, kedunya berada di Desa Gandusari Kecamatan Bandongan. Dalam kegiatan sosial ini puluhan warga juga bergabung. Mereka sangat akrab dan bersemangat daqlam kegiatan karya bakti tersebut.

Slamet, Kades Gandusari mengucapkan terima kasih yang setinggi – tingginya atas bantuan tenaga yang diberikan oleh pihak TNI. Kepala Desa gandusari juga mendampingi kegiatan tersebut hingga usai.
“Maaf apabila ada kekurangan kami dalam menyambut bapak-bapak tentara, terima kasih sekali atas kesediaan dan kerelaan membantu pekerjaan di desaa kami” ungkap Slamet.  (Sakimun)


TINGKATKAN LUAS TANAM, BABINSA NYEBUR KE SAWAH

Magelang -    Dalam rangka pendampingan Program UPSUS PJALE yang di canangkan oleh Pemerintah, Anggota Ramil 05/Secang Kodim 0705/Magelang dalam pelaksanaan di lapangan selalu berkoordinasi dengan PPL dan Mantri Tani serta Kelompok Tani, sehingga bisa seiring sejalan dalam kerjasama di lapangan.

Anggota Ramil 05 Secang Kodim 0705/Magelang dalam pelaksanaan dilapangan untuk memotifasi para petani ikut terjun membantu apa yang dikerjakan oleh para petani mulai dari mengarap lahan, menyemai bibit, tanam padi sampai memanen. Dengan demikian diharapkan para petani dapat terpacu dan mau menggarap sawahnya sesuai yang dianjurkan oleh para pendamping, sehingga hasil yang dicapai bisi maksimal.

Hal seperti ini sangat dirasakan oleh para petani,  banyak manfaat dan kemajuannya, seperti yang disampaiakan oleh Mukidi , 56 tahun  dari Kelompok Tani Maju Makmur 2 Desa Ngadirojo, untuk panen sebelum ada pendampingan rata-rata/Ha hanya 5,7 s.d 6,1 Ton/Ha sekarang bisa meningkat rata-rata 6.4 s.d 6,7 Ton/Ha dan dalam pembagian air di musim kemarau kemarin semua bisa menyadari dan bisa merata berkat arahan dari PPL danBapak Koramil.    (Sihombing)


                               

































































PERESMIAN WISATA KOLAM RENANG BLEDER


Magelang -  Sabtu tanggal 21 November 2015,Kolam renang yang bertempat di daerah wisata telaga Bleder Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang diresmikan.  Adapun tujuan dibuat kolam renang disekitar telaga Bleder tersebut tidak lain untuk memikat para wisatawan baik manca maupun domestic agar lebih tertarik sehingga bisa menambah income/pendapatan daerah khususnya dari segi pariwisata. Lebih menarik lagi dalam acara persemian tersebut dimeriahkan kesenian daerah yaitu kuda lumping salah satu kesenian  khas dari daerah Magelang
Memasuki kawasan wisata Telaga Bleder, terhampar pemandangan apik berupa telaga yang cukup luas dan dikelilingi oleh tembok beton yang cukup tinggi. Pada sebuah sudut terlihat pemandangan bangunan pemukiman warga yang saling berhimpit. Di sisi lain kita bisa melihat pemandangan telaga dengan latar Gunung Andong dan bukit kecil yang ada di dekatnya. Meskipun ukuran Telaga Bleder tidak luas dan hanya beberapa hektar saja, pemandangan terlihat cukup indah dan menarik.
Beberapa gazebo yang disediakan masih dalam kondisi baru dan belum mengalami kerusakan. Di sebuah titik strategis dibangun untuk bangunan toilet yang disediakan untuk pengunjung warung. Area daratan di kawasan wisata Telaga Bleder ini tidak luas sehingga tidak sampai lima menit kami sudah berkeliling di setiap sudut tepi telaga. Taman-taman yang dibangun di tepi telaga tertata rapi dan cukup terawat dengan baik. Suasana tepi telaga yang cukup rindang dan bersih ini memang cocok digunakan sebagai tempat piknik keluarga.
Akhirnya kami akhirnya kunjungan ke Telaga Bleder ini. Secara Telaga Bleder merupakan wisata pelengkap bagi obyek wisata utama di sekitar kecamatan Grabag ini yaitu Air Terjun Sekar Langit dan Pemandian Candi Umbul. Meskipun belum lama dibuka dan dikembangkan sebagai kawasan wisata, Telaga Bleder mampu menjadi kawasn wisata yang menarik banyak wisatawan meskipun saat ini masih sepi pengunjung. Masih banyak potensi Telaga Bleder yang belum dikembangkan dan dimaksimalkan, entah karena kurangnya perhatiannya pemerintah atau kurangnya dukungan warga sekitar dalam mengembangkan kawasan wisata ini. (Sihombing)

    

Babinsa Dampingi Petani Ke Sawah



Magelang - Pelaksanaan pendampingan terhadap petani di wilayah binaan terus dilakukan. Hal itu dimaksudkan untuk meningkatkan pencapaian target luas tanam dan luas  panen. Babinsa Tampir  Wetan Koramil 10 Candimulyo Serka Haryono bersama PPL  dan Kelompok Tani Sidomakmur melaksanakan penanaman padi jenis IR 64 di areal seluas 1,2 Ha.
Menuju swasembada tahun 2017 mendatang, berbagai cara terus dilakukan oleh pemerintah, salah satunya adalah melakukan MoU dengan TNI AD dalam meningkatkan produksi indeks pertanian.Seperti yang dilakukan oleh pihak Dinas TPH Kabupaten Magelang bersama dengan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kabupaten Magelang serta BP4K Kabupaten Magelang yang bekerjasama dengan Kodim 0705 dalam menggelar kegiatan pembinaan kesiapan aparat kewilayahan dan kemampuan teritorial bagi Babinsa. Dimana kegiatan tersebut dilaksanakan agar di lapangan, Babinsa dan PPL dapat bersinergi untuk target peningkatan produksi padi di wilayah Kabupaten Magelang dapat tercapai.

Dalam rangka mensukseskan swasembada pangan khususnya komoditi padi di wilayah Kecamatan Candimulyo dilaksanakan perluasan tanam.  Babinsa Koramil 10/Candimulyo            memberikan          contoh kedisiplinan  kepada             petani                untuk setiap hari           turun ke sawah mengolah lahan 
“Saya sebagai Babinsa sebisa mungkin untuk terjun langsung ke sawah agar para petani lebih giat lagi menanam padi”ujar Serka Haryono selaku Babinsa.(Sihombing)

Rabu, 18 November 2015

Distanbunhut Kabupaten Magelang, BPPK dan Kodim 0705/Magelang gelar rapat gerakan percepatan tanam

Magelang - Distanbunhut Kabupaten Magelang menggelar rapat koordinasi gerakan percepatan tanam dengan para Danramil dan Babinsa sebagai pendamping upaya khusus peningkatan produksi pangan MH 2016, Kamis (19/11).
Acara yang dipimpin oleh Ir. Eko Widi, Kabid Sarpras Distanbunhut Kabupaten Magelang ini membahas berbagai hal yang berkaitan dengan upaya peningkatan produksi padi. Saat ini menurut Ir Eko Widi di Kabupaten Magelang sudah dupayakan berbagai langkah untuk meningkatkan pencapaian luas tanam, tanam  panen, produktivitas pada masa tanam Oktober - Maret 2016 yang akan datang.
Ir. Eko Widi juga berharap kepada para babinsa supaya selalu melakukan pengecekan terhadap alisintan yang sudah dibagikan. Berikan dorongan dan ajakan kepadan pemegang alsintan untuk memanfaatkan secara maksimal.
Sementara itu Ir. Tri Wardoyo, Koordinator Penyuluh  BPKP Kabuaten Magelang memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya  seluruh pelaku upsus ini karena realisasi luas tanam. 2014-2015 Kabuaten Magelang bisa mencapai. 99,9 %.
Dalam kesempatan itu Ir. Tri Wardoyo juga berharap para babinsa  lebih berani mengajak kepada para petani bahkan penyuluhnya, sehingga mereka akan lebih semangat dalam upaya khusus ini. Kedepannya masa tanam Oktober - Maret 2015-2016  Kabupaten Magelang bisa mencapai 100%, bahkan bisa lebih. Untuk mencapai target tersebut  semua para petugas dan pendamping harus mencermati target luas tanam, target luas panen, produksi dan provitasnya. Sehingga kita bisa menentukan langkah-langkah untuk mencapai target tersebut.
Selain  itu penyuluh dan babinsa supaya mengidentifikasi sawah / lahan yang masih  bero. Sehingga lahan tersebut bisa terdata dan tugas penyuluh dan pendamping berupaya mengajak pemilik tanah bero untuk mengolahnya. Pendataan tenaga kerja (mesin/hewan/manusia), alsintan yang belum berfungsi harus didata dan segera difungsikan.
“Cek jadwal dan target penggunaan alsintan pada poktan yang memegangnya” ajak Ir. Tri.
Identifikasi hama juga perlu dilaksanakan sejak dini agar tidak meluas dan tidak merajalela. Pencegahan hama tikus harus dilakukan sedini mungkin,jangan sampai menunggu tikus berkembang biak.  Waktu yang tepat adalah saat ini, sebelum tikus berlembang biak.
Pasiter Kodim 0705/Magelang Kapten Inf  Puji Basuki meminta kepada danramil dan Babinsa  meningkatkan kinerja dalam upsus peningkatan produksi pangan ini. Termasuk dalam pemantauan dan pengawasan pendistribusian pupuk. Pupuk di awal Pebuari 2016 sudah programkan, supaya disusun RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok) agar nantinya tidak akan kendala dilapangan.( Serka Sakimun)





CERAMAH BINTAL UNTUK ANGGOTA KODIM 0705/MAGELANG


Magelang – Ratusan personel Kodim 0705/Magelang antusias mengikuti kegiatan mental di Aula Makodim 0705/Magelang, Kamis (19). Pembinaan yang diselenggarakan di Kodim 0705/Magelang tersebut juga diikuti oleh anggota Minvetcad IV/10.
 Acara ini diawali dengan sambutan Kasdim 0705/Magelang Mayor Inf Bambang Wahyudi menyampaikan, sungguh merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi kami warga Kodim 0705/Magelang, dapat menerima kunjungan kerja sekaligus ceramah pembinaan mental terpadu Bintaldam  IV/Diponegoro.

Atas nama pribadi dan seluruh warga MaKodim 0705/Magelang  kami ucapkan“Selamat Datang” di Makodim 070/Magelang  dan semoga dengan kedatangan Bapak dan rombongan tentunya akan lebih menambah motivasi dan semangat bekerja bagi kami dalam pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai, dan sekaligus mempertebal keimanan, mental dan ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
Kemudian acara dilanjutkan dengan pembinaan mental oleh Wakabintal Dam IV/Diponegoro, Letnan Kolonel Caj Drs. Suanan, M.P.Di. yang intinya: Dalam berkeluarga harus ada saling pengertian antara suami dan istri, suami istri harus mengerti dan tahu akan tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga didalam rumah tangga itu menjadi rumah tangga yang harmonis. Wakabintal juga menyampaikan seorang istri harus mematuhi perintah suami selama perintah itu tidak melanggar dari norma atau aturan yang sudah ditegakkan, begitu juga suami tidak boleh berbuat sewenang-wenang terhadap istri walaupun suami adalah seorang pemimpin rumah tangga.

Kegiatan Penyuluhan Bintal sangat penting bagi satuan, (Prajurit, PNS beserta keluarganya) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran  iman dan taqwa dan disiplin khususnya bagi prajurit dan PNS Kodim 070/Magelang  beserta jajarannya, Hal ini guna meminimalisir pelanggaran sehingga meningkatkan Etos kerja, dedikasi dan loyalitas agar pelaksanaan tugas dapat tercapai lebih optimal.

Kegiatan Penyuluhan Bintal sangat penting bagi satuan, (Prajurit, PNS beserta keluarganya) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran  iman dan taqwa dan disiplin khususnya bagi prajurit dan PNS Kodim 070/Magelang  beserta jajarannya. Hal ini guna meminimalisir pelanggaran sehingga meningkatkan Etos kerja, dedikasi dan loyalitas agar pelaksanaan tugas dapat tercapai lebih optimal. Selain itu Wakabintal juga mengajak seluruh hadirin untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Acara juga diisi penyuluhan hukum yang disampaikan oleh Kaur Kalkum Kumdam IV/Diponnegoro Lettu CHK Alex Birawa, menyampaikan pada dasarnya bahwa disiplin merupakan keharusan seluruh anggota prajurit maupun PNS. Sedangkan untuk memelihara ketahanan mental Prajurit dan PNS di jajaran Koim 0705, agar mampu melaksanakan tugas pokok secara optimal. Maka salah satu upayanya adalah dengan kegiatan penyuluhan hukum dan pembinaan mental seperti yang kita laksanakan ini, agar kita dapat menghayati dan memahami serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI maupun berperilaku hidup yang baik dalam keseharian kita.
Lebih lanjut Lettu Alex mengatakan,materi yang diberikan antara lain tentang THTI, Deseris, Pasal 281 tentang tindak kesusilaan dan pasal 284 tentang perzinaan, serta PP No 53 Tahun 2010 tentang PNS.
(Sihombing)


RAPAT PEMBENTUKAN LEMBAGA KEUANGAN MIKRO

Magelang - Babinsa Kanigoro Serda Walid Yusron M menghadiri musyawarah pembentukan Lembaga Keuangan Mikro (LKM)  dikantor Balai Desa Kanigoro, Rabu (18/11).
Seperti yang kita ketahui, dengan diberlakukannya Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tersebut, setiap desa akan memperoleh dana sebesar Rp 1 miliar per tahun. Dana desa ini mendorong setiap desa untuk memiliki LKM,  hal ini guna meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses terhadap sektor jasa keuangan,warga Indonesia yang terakses dengan sektor jasa perbankan baru 21 persen dari total jumlah penduduk. Angka ini tergolong minim, sehingga jumlahnya harus ditingkatkan anggaran Rp 1 miliar per tahun yang diberikan pemerintah bisa dimanfaatkan dengan baik untuk pembangunan desa.
Dengan begitu pemberdayaan masyarakat di setiap desa akan terbantu. dalam perencanaan keuangan desa yang baik nantinya akan berdampak terhadap pembangunan ekonomi yang baik pula pada desa tersebut.  Pendirian LKM tidak terlalu rumit dan tidak memerlukan modal yang terlampau besar. Pendirian LKM untuk tingkat desa ini bisa dilakukan hanya dengan modal Rp 5 juta. Tiga juta dari APB-Des, sisanya dari masyarakat dan individu.
Sementara untuk pendirian LKM tingkat kecamatan diperlukan modal Rp50 juta. Sementara untuk tingkat kota dibutuhan modal senilai Rp100 juta. Pendirian LKM penting untuk menertibkan lembaga keuangan yang tak berizin, Saat ini terdapat 63.480 lembaga keuangan yang tak berizin. Tambahnya.
“Pemerintah desa agar menyiapkan pendirian LKM didesa dengan sebaik-baiknya dan desa harus berkoordinasi dengan kecamatan terkait pembentukan LKM agar diiikuti peraturan daerah yang akan menjadi payung hukumnya. Pembentukan LKM sesuai dengan pelaksanaan UU Nomor 1 Tahun 2013 Tentang LKM. Nantinya pengawasan LKM akan diserahkan ke masing-masing pemerintah desa” ujar Walid. (Sihombing)


BABINSA MEMBANTU PETANI MEMBAJAK SAWAH

Magelang – Pendampingan Babinsa kepada para petani diwilayah binaan terus dilakukan. Penyiapan lahan dalam usaha peningkatan produksi panen musim ini sudah mulai dilakukan, baik areal yang akan ditanami padi maupun areal yang akandi tanami jagung.

Di wilayah Kecamatan Secang sebagian wilayahnya ada yang tidak bisa di aliri oleh irigasi karena berada di daerah dataran tinggi, sehingga dalam mengolah lahan pertanian tergantung dari curah hujan. Areal tersbut  tidah bisa ditanami padi, maka lahan tersebut disiapkan untuk ditanami jagung.

Tanah tersebut sebenarnya sudah lama nganggur dan tidak ditanami, namun karena keuletan dan kegigihan  Babinsa membujuk/mengajak para Petani di daerah tersebut untuk menanam jagung. Dengan menggunakan alsintan Kopka Eno Wahidin tuurun ke lading membantu mengoperasionalkan traktor. Babinsa Purwosari tersebut dengan ikhlas membantu petani mengoperasionalkan traktor. (Sihombing)



                               

































































Letkol Inf (Purn) Sueb Diharjo Bantu Pohon Kemiri


Magelang-Sebagai Satuan Komando Kewilayahan, Kodim 0705/Magelang selalu menjalin kerja sama dan kemitraan dengan berbagai kalangan untuk membangun komunikasi yang baik guna mendukung tugas – tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Seperti yang baru-baru ini dilaksanakan adalah kerjasama Kodim 0705/Magelang dengan seorang pengusaha Magelang.
Kerja sama antara Kodim 0705/Magelang dengan Agen Elpiji PT Watu Langit tersebut berkaitan dengan penghijauan di wilayah Magelang. Pada kerja sama ini PT Watu Langit melalui pimpinan perusahaan memberikan bantuan 250 pohon kemiri kepada Kodim 0705/Magelang. Selanjutnya pohon kemiri tersebut akan didistribusikan ke koramil – koramil yangh diperkirakan cocok untuk ditanami pohon kemiri.
Menurut sebuah sumber kemiri adalah merupakan tanaman dengan biji buah yang mengandung minyak. Nama ilmiah kemiri adalah Aleurites moluccana. Tanaman kemiri mempunyai banyak sekali manfaat untuk tubuh kita.
Salah satu manfaat kemiri yang paling populer dan mungkin sering kita dengar adalah bisa untuk menyuburkan, menguatkan dan menghitamkan rambut. Namun berdasarkan penelitian serta uji secara laboratorium, kemiri juga diyakini berkhasiat untuk mengobatidiare, disentri, sakit perut, sembelit, sampai demam, sariawan, dan sakit gigi. Kemampuan kemiri sebagai obat ini dipengaruhi oleh kandungan senyawa yang ada di dalamnya. Kemiri mengandung zat seperti saponin, falvonoida, dan polifenol. Banyak penelitian telah membuktikan ketiga komponen zat tersebut baik bagi kesehatan.
Adapun kandungan gizi yang ada dalam kemiri yaitu protein, lemak, dan karbohidrat. Kandungan penting lainnya adalah vitamin, folat, serta fitosterol yang bisa menghambat pembentukan kolesterol.
Kemiri tumbuh dengan baik pada tanah-tanah kapur, tanah-tanah berpasir di pantai. Tetapi dapat juga tumbuh pada tanah-tanah podsolik yang kurang subur sampai yang subur dan pada tanah-tanah latosol. Tanaman kemiri dapat tumbuh dan berproduksi baik pada ketinggian 0 – 800 meter di atas permukaan laut, walaupun dibeberapa tempat dapat juga tumbuh pada ketingian 1.200 meter dpl. Tanaman kemiri dapat tumbuh pada lahan datar, bergelombang dan bertebing-tebing curam. Ditinjau dari kondisi iklimnya, tanaman kemiri dapat tumbuh di daerah-daerah yang beriklim kering dan basah.
Mengingat kemiri adalah tanaman yang mudah dperawatan dan pemeliharaannya maka pohon kemiri yang sudah di Kodim 0705/Magelang selanjutnya diserahkan ke seluruh Koramil jajaran Kodim 0705/Magelang. Untuk selanjutnya Koramil yang akan meneruskan pohon kemiri tersebut kepada masyarakat.
Ditemui ditempat terpisah, Letkol (Purn) Sueb Diharjo menuturkan bahwa apa yang dilakukan adalah semata-mata merupakan kegiatan sosial, selain itu beliau juga berkeinginan agar TNI dapat menyatu dengan masyarakat. Dengan alasan itu pulalah purnawirawan tentara tersebut memberikan bantuan pohon kemiri kepada Kodim yang selanjutnya didistribusikan ke koramil-koramil.
“Semoga pohon kemiri ini berguna dan bermanfaat bagi kita semua dan jalinan komunikasi antara kita bisa semakin baik” ujar Sueb.
Pasi Intel Kodim 0705/Magelang, Lettu Inf I Ketut Kukuh AW yang mewakili Dandim mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang sudah terjalin dengan baik. Lettu Ketut juga berharap agar nantinya masyarakat yang berkesempatan mendapat pohon kemiri ini bisa menanam, merawat dan memetik hasilnya sehingga pohon tersebut bermanfaat. Dalam kegiatan ini Kodim juga menyerahkan 100 pohon buah – buahan dan 20 pohon kemiri.kepada  Akmil (Serka Sakimun Sihombing)




Pengantar PAUD ikut Baca Buku Perpustakaan


Magelang - Halaman Balai Desa Jumyo mendadak ramai dipenuhi anak sekolah dan masyarakat. Mereka mengerumuni mobil Perpustakaan Keliling Kodim 0705/Magelang yang berkunjung ke Salam, Rabu, (18/11).
Kunjungan Perpustakaan Keliling ke Salam merupakan kunjungan rutin ke wilayah binaan Kodim 0705/Magelang. Tujuan dari perpustakaan tersebut adalah untuk menumbuhkan minat baca pada siswa dan masyarakat umum.
Tina, 35 tahun warga Jumoyo merasa senang bisa meminjam dan membaca buku milik Perpustakaan Kodim 0705/Magelang. Dia berharap agar kegiatan seperti ini lebih sering dilaksanakan disini.

"Kalau pagi seperti ini disini banyak orang pak, mereka sedang menunggu anaknya yang di PAUD, jadi sambil nunggu anak kita sambil baca - baca buku atau maajalah" ujar Tina.

Sementara itu, Danramil 17 Salam Kapten Arm A Syakir mengungkapkan sengaja menggelar Mobil Penerangan dan Perpustakaan Keliling di depan koramil, karena pada jam-jam tertentu disekitar koramil ramai anak sekolah dan masyarakat. Apalagi saat jam istirahat sekolah. (sihombing)

KORAMIL GRABAG BANTU PENGERASAN JALAN


Magelang – Anggota Koramil 06 Grabag bersama masyarakat Dusun Caban Jurang Desa Kartohajo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang melaksanakan karya bakti berupa betonisasi / rabat beton jalan sepanjang 150 M dan lebar 2,5 M, Rabu (18/11).
Jalan yang diperkeras merupakan jalan menuju makam dan jalan tembus ke Dusun Candiumbul Desa Kartoharjo Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang. Karya bakti ini dipimpin langsung oleh Danramil 06 Grabag Kapten Inf Adi Sanyoto.
Selain memperbaiki dan memperlancar  tranportasi, karya bakti ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi kemudian untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Agus, Kepala Desa Kartoharjo mengemukakan bahwa sebenarnya kerja bakti ini dilaksanakan beberaha hari kemarin, namun karena ada beberapa kendala maka penceroan jalan baru bisa dilaksanakan sekarang. ( Sihombing)


Babinsa Mengecek Pupuk dan Alsintan

Magelang-Dalam mendukung program Upsus ketahanan pangan pemerintah menambah anggaran untuk pengadaaan pupuk hingga alat mesin pertanian (alsintan) berupa traktor.Kucuran dana yang dikeluarkan pemerintah tidaklah sedikit demi tercapainya target swasembada pangan nasional.

Kementrian Pertanian melibatkan TNI dalam rangka mendukung program Upsus ketahanan pangan. Para Babinsa diterjunkan di lokasi pertanian untuk mengajak para petani agar lebih giat lagi menanam tanaman yang jadi target swasembada. Padi, Jagung dan kedelai menjadi komoditi yang ditargetkan untuk mencapai swasembada.


Seperti yang dilakukan anggota Koramil-13/Mungkid Selasa (17/11) mengecek pupuk di gudang dan alsintan yang ada di wilayah Desa Gondang Kecamatan Mungkid.”Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan apakah pupuk bersubsidi dan alsintan benar-benar sampai ke tangan petani atau tidak jangan sampai ini disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab”ujar  Serka Saefudin Babinsa Desa Gondang.(Sihombing)

KASAD BUKA APEL TERPUSAT DANREM DANDIM TAHUN 2015


Magelang -  Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono membuka Apel Danrem Dandim terpusat Tahun 2015 di Gedung AH Nasution, Akmil Magelang, Selasa ( 17/11).
Upacara pembukaan yang dilaksanakan di Gedung A.H Nasution tersebut diikuti oleh 44 Komandan Korem dan 300 Komandan Kodim se Indonesia. Apel Danrem Dandim terpusat Tahun 2015  mengambil tema “Melalui apel Dansat terpusat tahun 2015 kita tingkatkan kemampuan aparat komando kewilayaan TNI AD dalam rangka mendukung terciptanya percepatan pembangunan dan kesejahteeaan rakyat serta mensukseskan pilkada serentak tahun 2015”.
Dalam sambutannya Kasad mengatakan selaku pribadi dan Kasad mengucapkan terimaksih, semoga kehadirannya dapat memberikan sumbangsih pembinaan teritorial Angkatan Darat yang merupakan program Angkatan Darat  dalam mengevaluasi dan konsolidasi yang sebulan lagi akan berakhir.
Pembinaan Teritorial merupakan  fungsi utama untuk mewujudkan ruang alat dan kondisi ruang yang tangguh.  TNI AD saat ini telah memulihkan peran Binter terhadap masyarakat, dengan dibuktikan  banyaknya mendaptkan tugas dari pemerintah dan ditunjukkan dengan hasil survai  yang cukup signifikan dan menjadi tantangan bagi kita semua dalam berbagai sisi.
Kita semua menyadari bahwa godaan Danrem maupun Dandim cukup banyak, belajarlah dalam penguasaan diri agar dalam pelaksanaan tuga kita terhindar dari tindakan tercela,  asusila dan lain sebagainya. Laksanakan  penguasaan fungsi binter agar tercapai dengan baik, dan hindari penyalahgunaan wewenang.
Lebih lanjut Kasad juga mengingatkan tentang ancaman terorisme saat ini selalu tambah berkembang. Sebagai aparat kewilayahan kita harus bisa mendeteksi dan  mencegah dini dengan aksi terorisme yang semakin mengancam.
Menghgadapi Pilkada tahun ini yang merupakankali  pertama pilkada serentak. Sukses dan tidaknya pillkadaakan dijadikan  sebagai barometer keberhasilan pelaksaan pilkada serentak. Dalam pilkada ini TNI harus jaga netralitas, jangan sampai terjebak dan bisa merugikan diri sendiri. Segera dibuat  pediksi dan deteksi potensi kerawanan dan peta kerawanan serta antisipasi dengan ancaman yang akan muncul untuk mengganggu stabilitas nasional dalam rangka pilkada serentak.
Pembukaan Apel Danrem Dandim Terpusat ini dihadiri  oleh Danpusterad Irjenad, para Assisten Kasad, Koorsahli Kasad, Para Pangdam, Danjen Kopassus, Danseskoad, Gubernur Akmil, Danpusenif, Danpuspom, Para Aster Kasdam, dan Para Dan/Ka/Balakpus TNI AD.
Di akhir kegiatan Kasad menyerahkan  Trophy dan penghargaan kepada para pemenang lomba pembinaan territorial  dan lomba karya tulis territorial. Aadapun para juaranya antara lain :
Lomba Binter Tingkat Kodim XIX Tahun  2014/2015 sebab:
Kriteria Kodim Utama
Juara 1 diraih oleh Kodim 0726/sukoharjo Rem 074/Warastama Kodam IV/Diponegoro, Juara 2 Kodim 0411/Lampung Tengah Rem 043/Gatam Kodam II/Sriwijaya, Juara 3 Kodim 0618/BS Kodam III/Siliwangi sedangkan Kodim 0825/Banyuwangi Rem 083 / Baladhika Jaya Kodam V/Brawijaya sebagai juara keempat.
Sedangkan untuk kriteria Kodim Madya juara 1 diraih oleh Kodim 0906/Tenggarong Rem 091/Aji Surya Natakesuma Kodam VI/Mulawarman, juara 2 adsalah Kodim 0104 / Aceh Tmur Rem 011/Lilawangsa dan juara 3 direbut oleh Kodim 1420/Sidrap Rem 142 / Taroada Taroga Dam VII/Wirabuana. Sedangkan Kodim 0718/Pati Rem 073 / Makutarama Kodam IV/Diponegoro menyabet juara keempat
Lomba karya tulis kelompo Pamen / Essay adalah juara 1 diraih oleh Letkol Cku Fajar Wibowo Supri Haryanto Paku Puspenerbad kupus I Ditkuad, juara kedua adalah  Letkol Inf Agus Topani, MH,Msi, Kasiter Korem 063/Sgj Kodam III/SiLiwangi, Dan juara 3 adalah Letkol Inf Josep Tanada Sidabutar, Dandim 0316/Batam Rem 033/WP 
Kodam I/BB.
Kelompok  Pama / karmil juaranya adalah Kapten Arh Fredi Jaguar, Danraima Yonarhanud Divisi 2/2 Kostrad, Kemudian Lettu Chb Tri Hendratmoko,SE, Pasiops Siopsdik Pusdikhub sebagai juara 2 dan juara 3 direbut oleh Lettu Inf Gatot Wibowo Pasilog Yonif Linud 502 Brigif Linud Infanter  2 Kostrad. ( Serka Sakimun )


Babinsa Koramil-12 Sawangan Bantu Panen Padi


Magelang- Dalam rangka membantu program pemerintah bidang ketahanan pangan (Upsus) khususnya peningkatan produksi padi untuk menuju swasembada pangan. Koramil-12/Sawangan Senin (16/11) membantu petani untuk memanen padi di Dusun Bulu Desa Podosoko Kecamatan Sawangan.

Dengan kehadiran TNI untuk mendukung program nasional ketahanan pangan diharapkan para petani lebih giat untuk menanam padi di sawah, sehingga target yang dicanangkan pemerintah bisa tercapai.Para Babinsa diharapkan terjun langsung ke sawah membantu menanam padi, penanggulangan hama(OPT) sampai pasca panen.

“Kalau Pak Tentara rajin ke sawah kami para petani jadi semangat pak,malu wong pak tentara aja mau turun ke sawah masak kita para petani mau malas-malasan “Ujar Sutrisno petani dari Dusun Bulu.(Sihombing)