Kamis, 24 September 2015

Dusun Compok Wetan Desa Pakis Membangun Sarana Jalan Desa

BETONISASI Koramil Pakis Kodim 0705/Magelang bersama Warga Dusun Compok Wetan Desa Pakis membangun sarana jalan desa dengan memperkeras atau betonisasi jalan

Magelang - Untuk memperlancar transportasi dan roda perekonomian serta mempermudah pengangkutan hasil bumi,  warga Dusun Compok Wetan Desa Pakis membangun sarana jalan desa dengan memperkeras atau betonisasi jalan sepanjang ± 300 meter.

Kegiatan ini dilakukan secara bergotong royang oleh warga dibantu beberapa personel TNI dari Koramil 08/Pakis. Kerja Bakti ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pakis Bapak Suyoto Hartono didampingi oleh Danramil 08 Pakis Kapten Inf Subagyo.

Sebelum kegiatan dimulai  dilaksanakan apel persiapan kerja, didalam kegiatan apel tersebut Danramil 08/Pakis menghimbau kepada warga setempat agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan tidak mebuang sambang disembarang tempat seperti diselokan sebab sampah tersebut bisa menyumbat atau menutup selokan sehingga menyababkan air meluap ke ruas jalan yang yang mengkibatkan jalan tergerus arus air.


Dalam sambutannya Danramil 08 Pakis juga menyampaikan bahwa perlunya sikap gotong royong antar sesama warga dengan warga serta gotong royong antara masyarakat dengan TNI khususnya Koramil hal ini untuk menimbulkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa serta kemanunggalan TNI dengan Rakyat. (Serka Sakimun)     

Tingkatkan Soliditas, Kepedulian dan Kebersamaan Prajurit TNI, Kodim 0705/Magelang Sembelih Sapi Kurban

KURBAN. Kepala Staf Kodim 0705/Magelang Mayor Inf Bambang Wahyudi sedang menyaksikan penyembelihan hewan kurban di Makodim 0705/Magelang.

Magelang - Seekor sapi jantan warna putih dikorbankan oleh warga Kodim 0705/Magelang. Proses penyembelihan dilaksanakan dihalaman belakang Kodim 0705/Magelang.
Komandan Kodim 0705/Magelang Letnan Kolonel Arm I Made Gede Antara,S.Sos menyerahkan hewan kurban sapi seberat lebih kurang 400 kilogram kepada panitia kurban.  Rencananya daging kurban akan dibagikan kepada fakir miskin,  tukang parkir dan  tukang becak yang mangkal disekitar Makodim 0705/Magelang. Proses pemotongan dan pembagian daging kurban dilaksanakan sendiri oleh anggota Kodim 0705/Magelang.

Pasipers Kodim 0705/Magelang Kapten Inf Sunarto selaku Ketua Panitia Kurban  menjelaskan bahwa kurban adalah untuk meningkatkan soliditas, kepedulian dan kebersamaan Prajurit TNI AD guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. Tercatat satu ekor sapi dan 10 ekor kambing dari  Kodim 0705/Magelang dikurbankan pada hari raya Idul Adha tahun ini.


"Tekhnis pembagiannya langsung dari kita, jadi kita yang mendatangi mereka" ujar Kapten Inf Sunarto. (Serka Sakimun)

Di Dukun, TNI Gelar Pengobatan Gratis

BAKTI SOSIAL. Kodim 0705/Magelang bekerja sama dengan RST dr. Soedjono Magelang menyelenggarakan pengobatan gratis di Desa Dukun, Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang.

Magelang - Ratusan orang dari wilayah Desa Dukun, Argomulyo, Sumber dan sekitarnya antri pengobatan massal  gratis di Gedung Pertemuan Balai Desa Dukun, Kecamatan Dukun, Rabu (23/9).
Kegiatan pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh Kodim 0705/Magelang bekerja sama dengan RST dr. Soedjono Magelang tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI ke 70 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke 65 tahun 2015.

Kepala Staf Kodim 0705/Magelang Mayor Inf Bambang Wahyudi mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial pengobatan masal kepada warga merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI dan HUT Kodam IV/Diponegoro. Dalam kesempatan ini Kasdim Magelang berharap agar warga sekitar mau memanfaatkan kesempatan ini.

"Saya harap bapak dan ibu semua yang  mau mengikuti acara pengobatan ini nanti akan segera sembuh dan sehat. Disamping tidak membayar, tempatnya juga tidak jauh dari tempat tinggal bapk - ibu semua" ujar Kasdim.

Lebih lanjut Kasdim mengatakan bahwa selain pengobatan massal ini, dalam rangkaian peringatan HUT TNI ke 70 dan HUT Kodam IV/Diponegoro ke  65 kali ini juga dilaksanakan kegiatan sosial lainnya, antara lain anjangsana dan donor darah.


Kegiatan pengobatan masal yang dilaksanakan di Balai Desa Dukun tersebut mendapat tanggapan positif dari warga sekitar. Hal itu dibuktikan dengan tingkat kehadiran dari rekan-rekan semua. Pengobatan masal yang dilaksanakan di Dukun ini ditangan oleh dokter dan tenaga medis lainnya yang berasal dari RST dr. Soedjono, Kota Magelang. (Serka Sakimun)

Tingkatkan Minat Baca, Perpus Keliling Kodim 0705/Magelang Sambangi SDN Dukun 2.

PERPUSTAKAAN KELILING KODIM MAGELANG. Mobil perpustakaan keliling Kodim 0705/Magelang sedang dikerumuni anak-anak SD Negeri Dukun 2, kemarin.

Magelang - Perpusataakan Keliling Kodim 0705/Magelang,  memanfaatkan waktu senggang sebelum anak - anak sekolah mulai kegiatan belajar di SDN Dukun 2, Kecamatan Dukun, Rabu (23/9).

Kepala Sekolag SDN Dukun 2,  Purwanto, SPd,  MM.Pd memberikan waktu kepada Tim Perpusatakaan Keliling Kodim 0705/Magelang untuk menggelar Mobil Perpustakaan Keliling di halaman SDN Dukun 2.

Petugas Penerangan dan Perpustakaan Kodim 0705/Magelang, Serka Sakimun mejelaskan bahwa kegiatan kali ini adalah kunjungan yang pertama untuk wilayah Dukun. Dalam kunjungan ke Dukun, Pertpustakaan Keliling lebih banyak membawa buku yang berkaitan dengan pelajaran anak-anak SD. Hal itu dikarenakan buku cerita dan dongen anak pasti akan lebih digemari oleh anak-anak SD.
Dengan riang anak-anak SDN Dukun 2 mengerumuni Mobil Perpustakaan. Pada kunjungan perpustakaan keliling Kodim 0705/Magelang ini, tim sengaja membawa buku-buku yang sifatnya buku anak-anak.

"Kami kesini sengaja dengan memperbanyak buku cerita / dongeng anak" ujar Serka Sakimun.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN Dukun 2 Purwanto, SPd,  MM.Pd mengapresiasi kunjungang Perpustakaan Keliling Kodim 0705/Magelang. Perpustakaan Keliling mampu memanfaatkan waktu yang tepat. Sehingga anak-anak bisa membaca buku tanpa mengganggu waktu belajar.

"Kami sangat mengapresiasi kunjungan Perpustakaan Keliling Kodim Magelang, saya berharap agar Perpus Kodim sering-sering menyambangi SD disini" ungkap Purwanto.

Lebih lanjut Kepala SD Negeri Dukun 2 mengatakan bahwa kegiatan yang dimotori oleh Kodim ini diharapkan mampu  memacu dan mendorong minat baca bagi siswa.


"Buku yang ada di Perpustakaan Keliling ini cukup bagus, karena buku-bukunya mengandung Nasionilsme dan pendidikan karakter, sangat bagus dan ada sinergitasnya terhadap dunia pendidikan dewasa ini" pungkas Purwanto. (Serka Sakimun, Kodim 0705/Magelang)

Pemahaman Bela Negara kepada Linmas Se Eks Karsesidenan Kedu

BELA NEGARA. Komandan Kodim 0705/Magelang Letnan Kolonel Arm I Made Gede Antara, S.Sos sedang menjadi Nara Sumber Pemahaman Bela Negara pada Sosialisasi Pam Wilayah Bagi   Satlinmas Kab/Kota se Eks Karesidenan Kedu, Hotel Borobudur Kota Magelang, Selasa yang lalu.

Magelang - Komandan Kodim 0705/Magelang Letnan Kolonel Arm I Made Gede Antara, S.Sos memberikan materi Pemahaman  Bela Negara kepada peserta Sosialisasi Pam Wilayah Bagi Satlinmas Kab/Kota se Eks Karesidenan Kedu, Selasa (22/9).

Sejumlah 48 Linmas perwakilan dari Kabupaten dan Kota se eks Karesidenan Kedu mengikuti Sosialisasi Pam Wilayah Bagi Satlinmas Kab/Kota se Eks Karesidenan Kedu di Hotel Borobudur Indah Kota Magelang, Selasa-Rabu (22-23/9).

Sosialisasi yang bertujuan untuk memberikan pemahaman, pelajaran dan teori serta  praktek mengenai deteksi dini terhadap gejolak di wilayah. Linmas juga diharapkan mengerti tentang kerawanan-kerawanan dilingkungan yang mungkin timbul, sehingga mampu mengantisipasi dan meredam gejolak yang mungkin akan timbul.

Drs. Eko Prihardi,  Kabid Linmas Kesbang Pol dan Linmas Prop Jateng menuturkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini merupakan bentuk pembekalan bagi Linmas di se eks Karesidenan Kedu.

"Dengan adanya pembekalan ini, Linmas diharapkan mampu mendeteksi dini gejolak yang mungkin timbul" kata Drs. Eko Prihadi.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut para peserta mendapatkan pemaparan  tentan Pemahaman Belad Negara, Ketertiban Umum dan materi deteksi / cegah dini. Upaya ini merupakan salah satu langkah dalam mengantisipasi pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Pada kesempatan itu turut hadir Kasatpol PP Temanggung,  Kabid  Linmas Kota Magelang, Kasi Linmas Kabupaten Magelang dan tamu undangan lainnya. (Serka Sakimun)

Selasa, 22 September 2015

DANRAMIL 03 BANDONGAN DAMPINGI KUNJUNGAN DIKNAS

ANUGERAH MEDALI. Asisten 3 Kabupaten Magelang Drs. Adiwiyanta didampingi Kapten Kav Winarto, Kapolsek Bandongan dan Camat Bandongan meyerahkan medali kepada Anindita Indana Zulfa di SDN Bandongan 3

Magelang -  Asisten 3 Drs Adiwiyanta mengadakan kunjungan kerja ke SDN Bandongan 3 dalam rangka menganugrahkam medali kepada siswa kelas 6 yg berhasil menjadi JUARA 1 LOMBA KID ATLETIK tingkat nasional yang diselenggarakan di Makasar  Agustus lalu. Hadir dalam acara terrsbut Danramil 03/Bandongan, Kapten Kav Winarto, Kapolsek, Kadisdikpora dan Kades Bandongan.

Dalam  sambutanya Drs Adiwiyanta menyampaikan beliau merasa bangga atas prestasi adik Anindita indana Zulfa yg telah mengharumkan nama sekolah dan daerah kususnya Kabupaten Magelang dan hendaknya menjadi motifator bagi siswa lainya. Serta meminta doa restu kepada segenap masyarakat bahwa tahun depan Anindita Indana Zulfa akan mengikuti lomba atletik di YUNANI agar mendapat keberhasilan yang serupa.

Hal senada disampaikan oleh kepala sekolah SDN Bandongan 3 Rokhayah S.Pd bahwa keberhasilan ini tentunya berkat kerja sama sekolah dengan instansi lainya. 

Koramil 03/Bandongan akan membantu para guru terutama dalam pembentukan sikap mental dan kedisiplinan siswa melalui latihan latihan sesuai program yang diminta oleh pihak sekolah. (Serka Sakimun)


DANDIM TANAM PADI BERSAMA DI SALAMAN

TANAM BERSAMA. Komandan Kodim 0705/Magelang Letnan Kolonel Arm I Made Gede Antara, S.Sos sedang melaksanakan tanam padi bersama petani di Desa Krasak, Salaman.

MAGELANG – Dandim 0705/Magelang, Letnan Kolonel Arm I Made Gede Antara, S.Sos , Kepala Dinas Pertanian, Kepala BPPKP Kabupaten Magelang, Danramil Salaman Kapten Inf Bambang Supriyadi, Camat Salaman, Koordinator Pendamping Penyuluh BPPK Kecamatan Salaman, Kepala Desa Krasak, Ketua Gabungan Kelompok Tani Maju Makmur, dan seluruh anggota kelompok Tani Ngudi Subur, melaksanakan tanam padi bersama di Dusun Margosari, Desa Krasak, Kecamatan Salaman dengan luas lahan sekitar 1,8 hektar dengan varietas padi jenis Ciherang, Selasa (22/9).

Kegiatan tanam padi ini dilaksanakan dalam rangka tindak lanjut dari kegiatan Dekon tahun 2015 dan untuk meningkatkan program pajale serta upaya peningkatan IP khususnya diwilayah kecamatan Salaman. Sedangkan kelompok tani yang mendapat kepercayaan dari BPPK Kecamatan Salaman yaitu kelompok tani Ngudi Subur dari Dusun Margosari Desa Krasak. Memang di wilayah tersebut pengairan sangat lancar dan sangat dekat dengan saluran irigasi meskipun musim kemarau sehingga sangat tepat apabila dijadikan Dekon tahun ini.

Ir.Wijayanti (49) Kepala Dinas pertanian Kabupaten Magelang dalam sambutannya menuturkan bahwa program Dekon tahun 2015 ini dilaksanakan diwilayah Salaman itu semua atas petunjuk dari Badan Pelaksana Penyuluh Dan Ketahanan Pangan Kabupaten Magelang, untuk itu kami memilih wilayah yang tepat agar hasilnya nantipun bisa memuaskan dan juga untuk mendukung program pajale serta meningkatkan IP ditingkat kabupaten. Kami menghimbau kepada semua petani untuk lebih giat lagi dalam bercocok tanam dan apabila ada kendala dilapangan silahkan berkoordinasi dengan pendamping penyuluh masing- masing atau kepada para bapak Babinsa yang ada diwilayahnya, apalagi pemerintah juga sudah memberikan bantuan yang berupa pupuk dan obat-obatan untuk para petani.


Dandim 0705/Magelang Letkol Arm Imade Gede Antara, S.Sos dalam sambutannya mengajak dan menghimbau kepada semua para petani agar lebih semangat lagi dalam bertani jangan takut ataupun malu untuk menyampaikan permasalahan- permasalahan yang dihadapi dilapangan baik kepada Babinsa atau kepada PPL yang ada diwilayahnya. Kami dari kodim 0705/Magelang akan selalu siap membantu dan mendampingi para petani. Negara kita ini terkenal tanahnya yang subur tapi kenapa Negara ini masih mengimpor beras dari Negara lain, untuk itu jawabannya ada pada para petani dan Dinas yang terkait, lagi pula sekarang ini TNI ikut dilibatkan untuk mendukung program swasembada pangan seperti apa yang canangkan  Presiden,  di tahun 2017 negara kita jangan sampai mengimpor beras lagi dari negara lain. Kebersamaan antara TNI-AD dengan petani, kepercayaan petugas dalam penyuluhan pertanian dalam penyatuan teori dan praktek, pencapaian hasil/target tanam dan panen menuju swasembada pangan. (serka sakimun)

TINGKATKAN PRODUKSI PADI, BABINSA – PETANI PERBAIKI IRIGASI

IRIGASI Babinsa Desa Prajegsari Serda Asropi sedang membantu petani memperbaiki saluran irigasi di Dusun Plabuhan, Desa Prajegsari Tempuran, Kemarin.

Magelang - Masyarakat Dusun Plabuhan Desa Prajegsari Tempuran dengan dibantu oleh anggota Koramil Tempuran Kodim 0705/Magelang melaksanakan kerja bakti perbaikan jaringan irigasi, Senin (21/9).
Perbaikan  Jaringan Irigasi Tersier sepanjang 500 meter di Dusun Plabuhan Desa Prajegsari, Tempuran tersebut merupakan bentuk pendampingan yang selama ini dilakukan oleh Babinsa dan PPL.  Irigasi tersebut digunakan oleh petani sekitarnya sebagai saluran irigasi utama. Tidak kurang dari 30 hektar sawah bergantung pada irigasi tersebut.

Supriadi, 60 tahun Kadus Plabuhan menuturkan bahwa perbaikan irigasi ini merupakan salah satu upaya meningkatkan hasil panen yang akan datang. Saat musim kemarau yang cukup panjang ini, tanggul saluran irigasi banyak yang rusak. Banyak lubang tikus dan kepiting disepanjang tanggul irigasi tersebut.
Kalau tidak segera diperbaiki maka aliran air akan terhambat atau debitnya berkurang. Karena air merembers atau mengalir kemana-mana.

"Perbaikan irigasi ini sangat penting, karena untuk menjaga aliran air agar sampai ke sawah-sawah petani" ungkap Supriyadi.

Selama ini pendampingan terhadap petani oleh Babinsa dan PPL  berlangsung sudah lama, bahkan jauh-jauh sebelum ada Program Upsus Pajale.

"Babinsa disini sudah sangat merakyat, desa kami sudah dua kali dibantu TNI" lanjut Kadus Plabuhan.


Jauh sebelum ada upsus tentang peningkatan produksi pangan, Koramil Tempuran sudah menjalin kerja sama dengan petani Prajegsari.

"Diwilayah ini juga pernah diadakan gropyokan tikus oleh tentara Kodim" kenang Supriyadi. ( Serka Sakimun)

JALIN SILATURAHMI, KETUA PERSIT CABANG XXV KODIM 0705/MAGELANG KUNJUNGI WARAKAWURI

ANJANGSANA. Ketua Persit KCK Cabang XXV Kodim 0705/Magelang Ny. Wuri Made Gede mengunjungi istri Almarhum Harsal di Potrobangsan.

Magelang - Untuk mempererat tali sillaturahmi dengan warakawuri, Ketua Persit KCK Cabang XXV Kodim 0705/Magelang Ny. Wuri Made Gede melakukan kunjungan kekeluaragaan kepada tiga keluarga mendiang mantan anggota Kodim 0705/Magelang, Senin (21/9).

Dalam kegiatan anjangsana tersebut Ny. Wuri memberikan bingkisan sembako kepada 3 orang janda  antara lain Ny. Harsal, Ny Heri Purnomo, dan Ny Yayak S. Ketiga orang tersebut adalah istri dari anggota Kodim 0705/Magelang yang telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Kunjungan kekeluargaan ini juga berkaitan dengan rangkaian peringatan HUT TNI dan HUT Kodam IV/Diponegoro. Kegiatan anjangsana selama ini sudah sering dilakukan oleh para pengurus Persit KCK Cabagng XXV.

Ny. Wuri mengatakan bahwa selaku Ketua Persit KCK Cabang XXV Kodim 0705/Magelang dia mempunyai tanggung jawab dalam menjaga komunikasi dan hubungan terhadap seluruh anggotanya, termasuk para warakawuri yang berada diwilayah Kodim 0705/Magelang.

"Silaturahmi dan menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh anggota Persit, termasuk dengan Persit yang baru saja ditinggal suaminya" ujar Ny. Wuri Made Gede.


Kunjungan kekeluargaan kali ini adalah kunjungan kepada istri - istri anggota Kodim 0705/Magelang yang suaminya sudah meninggal beberapa waktu lalu. (Serka Sakimun)

DANDIM 0705 MAGELANG I MADE GEDE ANTARA HERAN, KOTA MAGELANG BISA PANEN RAYA

PANEN Komadan Kodim 0705/Magelang Letnan Kolonel Arm I Made Gede Antar, S.Sos bersama Kapolres Magelang Kota AKBP Edi Purwanto, MH, SIK sedang melaksanakan panen bersama di kelurahan Cacaban, Magelang Tengah.

MAGELANG - Dandim 0705 Magelang Letkol Arm I Made Gede Antara terkejut sekaligus heran,  karena Kota Magelang yang merupakan Kota kecil bisa melaksanakan panen raya dengan hamparan sawah seluas 8 hektar. "Ini membuat saya terkejut sekaligus heran, di Kota kecil ini ada sawah yang luas juga ya," katanya saat Panen Raya yang diadakan Dispeterikan Kota Magelang bersama Kodim 0705/Magelang dan Polres Magelang Kota di areal persawahan Tuk Songo Cacaban, Senin, (21/9).

Di balik rasa terkejutnya, ia merasa bangga karena Kota Magelang yang hanya memiliki luas 18,12 ribu M2 ini masih memiliki areal sawah dengan luas 8 hektar dalam satu hamparan. Meskipun di kanan kiri sudah banyak rumah, namun hamparan sawah ini menjadi kebanggaan tersendiri. Disaat kota lain sudah dipenuhi dengan bangunan-bangunan pusat perbelanjaan, namun disini masih ada sawah.

"Di kabupaten Magelang saja tidak memiliki sawah dengan luas itu dalam satu hamparan. Berbanggalah petani Kota Magelang," katanya.

Gede kemudian mengingatkan kepada petani untuk tetap menanam padi agar kebutuhan dalam negri tercukupi. "Kalau petani tidak mau lagi menanam padi, saya khawatir kita akan impor padi dari negara lain. Kalau itu terjadi, maka kita akan bergantung pada negara itu serta di dikendalikan," ucap lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang angkatan ke II itu.
Para petani juga sudah sepatutnya bangga karena presiden sekarang ini sangat memperhatikan pertanian. Warga Indonesia harus bisa menjaga kadaulatan pangan di dalam negri sendiri.

"Karenanya saya sangat mendukung upaya Presiden dalam mewujudkan swasembada padi ," imbuhnya.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan, Sri Retno  Murtiningsih mengatakan, meski hanya memiliki luas 18,12 km2, namun  Kota Magelang masih mampu memberi kontribusi hasil pertanian yang cukup besar bagi provinsi Jawa Tengah. Hingga akhir tahun 2014 lalu, total produksi gabah kering panen sebanyak 3.182 ton/ha dengan luasan sawah 209 hektar.
Tahun 2015 ini, ia optimis Kota Magelang mampu memproduksi hingga 3.211 ton/ha gabah kering panen atau naik sekitar satu persen. Hingga awal September lalu sudah diproduksi sekitar 2.403 ton/ha atau naik 2,5 persen dari September 2014 lalu yang mencapai 2.344 ton/ha.

Sri merasa optimis bisa tercapai karena banyaknya dukungan yang luar biasa dari banyak pihak.
Dia menuturkan, guna mencapai target, pihaknya melakukan beberapa langkah strategis. Antara lain menerapkan model tanam padi sawah jajar legowo, pengairan berselang, penggunaan benih berlabel, tanam bibit muda, dan pemupukan secara berimbang. 
Pihaknya juga mendukung petani dalam peningkatan produksi padinya. Antara lain dapat dilakukan dengan optimalisasi pengelolaan dan pemanfaatan unit hand tractor yang sudah ada di kelompok tani/gapoktan,” katanya.

Selain itu, katanya dilakukan pula langkah antisipasi terhadap cuaca ekstrim yang terjadi sepanjang tahun ini, yakni dengan mengusulkan pengadaan pompa air. Pihaknya berharap pemerintah pusat atau provinsi dapat mengabulkan usulan tersebut.

Disisi lain, meski mampu melampaui target produksi, namun jumlah itu belum mampu mencukupi kebutuhan untukwarga Kota Magelang sendiri. Karenanya, Kota Magelang masih bergantung pada kota lain untuk memenuhi kebutuhan beras.


Panen raya ini sendiri diikuti Dandim 0705/Magelang, Letkol Arm I Made Gede Antara, Kapolres Magelang Kota, AKBP Edi Purwanto, dan Camat Magelang, Tengah Triyanto Sutrisno serta perwakilan beberapa petani. Sawah lokasi panen raya seluas 8 hektar dengan produksi 6-7 ton/hektar. ( Serka Sakimun )

Kemutuk Dapat Bantuan Pendampingan RJIT

Koordinator BPPK Tempuran H. Gunawan, SE dan Babinsa Koramil Tempuran Serda Saparodin sedang mengecek bantuan pupuk untuk Poktan Wono Asri di Desa Kemutuk.


Magelang - Koordinator BPPK Tempuran H Gunawan, SE bersama Serda Saparodin  Babinsa Kemutuk Koramil 22 Tempuran Kodim 0705/Magelang mengawal bantuan pupuk sampai ke alamat penerima yaitu Ismail, dari Kelompok Tani Wono Asri.
Bantuan pupuk sebanyak 6 ton yang terdiri dari Urea dan NPK sedianya akan dibagikan kepada petani penggarap di lingkungan Dusun Kemutuk, Desa Kemutuk Kecamatan Tempuran.

Dalam upaya peningkatan produksi panen sekarang ini, pemerintah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Magelang bersama instansi terkait dengan dibantu oleh Babinsa disetiap wilayah selalu berupaya melakukan berbagai terobosan, salah satunya adalah optimasi lahan dan pemberian bantuan pupuk dan alsintan.

Khusus bantuan pupuk ini diharapkan bisa memperingan beban petani, sehingga akan membantu kesulitan petani terhadap kebutuhan pupuk. H. Gunawan, SE selaku Koordinator BPPK Tempuran berharap kedepannya para petani harus rajin dan mau peduli terhadap wilayahnya.

"Bagi para ketua Gapoktan/Poktan, saya berharap selalu mendata dan mengajukan kebutuhan pupuk" ujar Gunawan.

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah selama ini dirasa masih jauh dari harapan. Khususnya apabila dilihat dari kebutuhan pertanian saat ini.

"Mudah-mudahan bantuan lain akan segera turun. Kalau bantuan turun kita juga ikut senang" lanjut Gunawan.

Dijelaskan oleh H.Gunawan bahwa bantuan pendampingan RJIT sebesar 60 juta yang akan difungsikan mengairi 60 Ha, Urea 3 ton, NPK 3 ton dan benih 1,5 ton. Karena areal Kemutuk kurang dari 60 Ha, maka saprodi dibagi pada jaringan irigasi yang satu saluran, yaitu Desa Pringombo.

Ditemui di Kantor Koramil Tempuran, Danramil Tempuran Kapten Inf Reimond Donald N mengutarakan bahwa dalam mendukung upaya pemerintah mencapai swasembada pangan, jajarannya selalu aktif membantu dan mendampingi petani dan penyuluh di lapangan.

"Saya perintahkan pada para babinsa untuk selalu mendampingi petani" ungkap Reimond.

Selain itu, masih kata Danramil bahwa sekarang ini babinsanya juga selalu terjun kelapangan untuk mendata dan melaporkan rencana panen kepada Bulog Sub Divre Kedu, melalui Kodim 0705/Magelang. Hal itu dimaksudkan agar hasil panen bisa diserap oleh Bulog.


"Babinsa juga laporkan rencana panen, untuk penyerapan ke Bulog" lanjut Perwira Pertama yang pintar menyanyi. (Serka Sakimun)

Minggu, 20 September 2015

KASDIM 0705/MAGELANG DAN PASITER CEK GUDANG BULOGH SECANG

Kasdim 0705/Magelang Mayor Inf Bambang W, Pasiter Kodim dan Kepala Gudang sedang mengecek beras sebanyak 90 ton yang berasal dari wilayah Kecamatan Grabag dan Kecamatan Muntilan dimasukkan ke Gudang Bulog yang ada di Secang, Kabupaten Magelang, Jumat (18/9).

Magelang - Beras sebanyak 90 ton yang berasal dari wilayah Kecamatan Grabag dan Kecamatan Muntilan diturunkan dari truk dan dimasukkan ke Gudang Bulog yang ada di Secang, Kabupaten Magelang, Jumat (18/9). 

Kasdim 0705/Magelang Mayor Inf Bambang Wahyudi  bersama Pasiter Kodim Kapten Inf Puji Basuki melaksanakan pengecekan terhadap Gudang Bulog. Hal itu dimaksudkan untuk mengetahui seberapa besar penyerapan Bulog terhadap hasil panen petani di wilayah Kabupaten Magelang.

Kepala Gudang 501Magelang,  Surip menjelaskan bahwa Gudang Bulog yang ada di Mertoyudan dan secang mampu menampung  10.000 ton beras.  Sedangkan sampai hari Jum'at (18/9) Gudang Bulog Mertoyudan sudah menyerap sebanyak 5800 ton beras, sedangkan untuk Gudang Secang baru 90 ton. Sedangkan target yang diberikan adalah 11.000 ton beras pada Desember 2015 ini. Dalam situasi seperti ini, dengan adanya kerja sama antara Bulog - Kodim 0705/Magelang, Surip optimis target akan terpenuhi.

Sementara itu, Kasdim 0705/Magelang Bambang Wahyudi berjanji akan lebih mengoptimalkan peran Danramil dan Babinsanya untuk memberikan pengertian kepada para Gapoktan dan pemilik penggilingan padi agar menjual beras ke Bulog.

"Kita akan maksimalkan peran Danramil dan Babinsa, untuk selalu koordinasi dengan Bulog dan memberikan laporan yang pasti tentang rencana panen dan luas panen" ujar Kasdim

Dalam sehari- harinya Danramil akan melaporkan luas panen kepada Kodim 0705/Magelang dan laporan tersebut akan diteruskan ke Bulog guna diadakan pengecekan oleh satgas. (Serka Sakimun)

Kemutuk Dapat Bantuan Pendampingan RJIT

Koordinator BPPK Tempuran H. Gunawan, SE dan Babinsa Koramil Tempuran Serda Saparodin sedang mengecek bantuan pupuk untuk Poktan Wono Asri di Desa Kemutuk.

Magelang - Koordinator BPPK Tempuran H Gunawan, SE bersama Serda Saparodin  Babinsa Kemutuk Koramil 22 Tempuran Kodim 0705/Magelang mengawal bantuan pupuk sampai ke alamat penerima yaitu Ismail, dari Kelompok Tani Wono Asri.
Bantuan pupuk sebanyak 6 ton yang terdiri dari Urea dan NPK sedianya akan dibagikan kepada petani penggarap di lingkungan Dusun Kemutuk, Desa Kemutuk Kecamatan Tempuran.

Dalam upaya peningkatan produksi panen sekarang ini, pemerintah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Magelang bersama instansi terkait dengan dibantu oleh Babinsa disetiap wilayah selalu berupaya melakukan berbagai terobosan, salah satunya adalah optimasi lahan dan pemberian bantuan pupuk dan alsintan.
Khusus bantuan pupuk ini diharapkan bisa memperingan beban petani, sehingga akan membantu kesulitan petani terhadap kebutuhan pupuk. H. Gunawan, SE selaku Koordinator BPPK Tempuran berharap kedepannya para petani harus rajin dan mau peduli terhadap wilayahnya.
"Bagi para ketua Gapoktan/Poktan, saya berharap selalu mendata dan mengajukan kebutuhan pupuk" ujar Gunawan.
Bantuan yang diberikan oleh pemerintah selama ini dirasa masih jauh dari harapan. Khususnya apabila dilihat dari kebutuhan pertanian saat ini.
"Mudah-mudahan bantuan lain akan segera turun. Kalau bantuan turun kita juga ikut senang" lanjut Gunawan.
Dijelaskan oleh H.Gunawan bahwa bantuan pendampingan RJIT sebesar 60 juta yang akan difungsikan mengairi 60 Ha, Urea 3 ton, NPK 3 ton dan benih 1,5 ton. Karena areal Kemutuk kurang dari 60 Ha, maka saprodi dibagi pada jaringan irigasi yang satu saluran, yaitu Desa Pringombo.
Ditemui di Kantor Koramil Tempuran, Danramil Tempuran Kapten Inf Reimond Donald N mengutarakan bahwa dalam mendukung upaya pemerintah mencapai swasembada pangan, jajarannya selalu aktif membantu dan mendampingi petani dan penyuluh di lapangan.
"Saya perintahkan pada para babinsa untuk selalu mendampingi petani" ungkap Reimond.

Selain itu, masih kata Danramil bahwa sekarang ini babinsanya juga selalu terjun kelapangan untuk mendata dan melaporkan rencana panen kepada Bulog Sub Divre Kedu, melalui Kodim 0705/Magelang. Hal itu dimaksudkan agar hasil panen bisa diserap oleh Bulog.


"Babinsa juga laporkan rencana panen, untuk penyerapan ke Bulog" lanjut Perwira Pertama yang pintar menyanyi. (serka sakimun)

Koramil 10 Candimulyo Kodim 0705 Magelang Bantu Pembuatan Jamban

GOTONG royong pembuatan jamban dilakukan anggota Koramil bersama warga Dusun Surojoyo, Desa Surojoyo Kecamatan Candimulyo di rumah Bapak Slamet.


CANDIMULYO-Sebanyak 10 anggota Koramil 10/Candimulyo dikerahkan untuk membantu pembuatan jamban gratis bagi masyarakat miskin dan kurang mampu di Dusun Surojoyo, Desa Surojoyo Rabu (16/9). Bantuan pembuatan jamban termasuk dalam progam satu juta jamban yang dilakukan disemua jajaran Koramil diseluruh Indonesia. Warga yang mendapatkan bantuan jamban adalah Slamet, RT 3 RW 4 , Dusun Surojoyo, Desa Surojoyo, Desa Surojoyo.

Danramil 10/ Candimulyo, Kapten Arm Wadi karena TNI mengakatan jika bantuan jamban di rumah bapak Slamet merupakan bantuan yang ke 14, sedangkan untuk bantuan jaman yang berjumlah 13 sebelumnya sudah dikerjakan. “Pengerjaan jaman sebelumnya sudah 100 persen jadi, “katanya.

Bantuan jamban di rumah bapak Slamet merupakan yang terakhir dari bantuan jamban satu juta jamban,lanjutnya. Selain bantuan tenaga TNI juga memberikan bantuan material dalam bentuk kloset, semen, besi dan pralon.

Ditambahkan Danramil yang memimpin langsung kegiatan pembuatan jamban, jika anggotanya berusaha maksimal mungkin untuk meringankan beban serta menjaga kesehatan dan kebersihan masyarakat. Sebelum membuatan jamban untuk masyarakat terlebih dahulu melaksanakan survey ke berbagai tempat karena untuk memprioritaskan orang-orang yang benar-benar membutuhkannya agar biar tepat sasaran “Kami membantu pembangunan jamban dengan memilih masyarakat yang benar-benar tidak mampu dan belum mempunyai jamban,”tambahnya.

Selama proses pembangunan berlangsung, Kadus yang menyempatkan hadir untuk melihat langsung ke lokasi. Selain memberikan apresiasi, ia juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian TNI, khususnya Koramil 10/Candimulyo dalam keikutsertaannya untuk membantu dan mengatasi kesulitan warganya. “Terima kasih atas bantuan dari Koramil Candimulyo yang telah banyak membantu warga yang belum memiliki jamban,”kata Jamari, Kepala Dusun Surojoyo.

Slamet mengungkapkan rasa terimakasihnya atas bantuan jamban yang diberikan Koramil Candimulyo. Apalagi dengan  aksi nyata jajaran TNI di lapangan untuk membantu membuat jamban. “Bantuan ini sangat bermanfaat sekali bagi kami yang belum memiliki jamban,”terangnya. (Serka Sakimun)


Kodim, Polres dan Pemkab Magelang Gelar Upacara Gabungan.

Sinergitas. TNI – Polri dan Pemda gelar upacara 17 an gabungan sebagai upaya menjaga sinergitas dalam melaksanakan tugas sehari – hari.

Magelang -  Dalam Rangka Meningkatkan Sinergitas Hubungan TNI, POLRI, Dan PEMDA Kabupaten Magelang,di halaman  Mako Polres  Magelang dilaksanakan  Upacara tujuh belasan / Upacara Bendera Bulanan, Kamis (17/9).

Pada upacara  tersebut Dandim 0705/Magelang Letnan Kolonel Arm I Made Gede Antara, S.Sos bertindak sebgaia Inspektur Upacara. Dalam amanatnya Dandim mengatakan bahwa sinergitas upacara ini bukan hanya merupakan seremonial saja oleh karena itu setelah upacara ini kita harapkan harus saling mengenal dan cari teman sebanyak banyaknya.

Walaupun kita berbeda pekerjaanya namun harus kita wujudkan hubungan yang harmonis walaupun sebelumnya kita semua sdh berjalan ke akrabanya.
Kita harus mewaspadai bencana kekeringan karena sudah kita ketahui adanya bencana kebakaran terutama di lereng lereng gunung yg menjadi pangkuaan wilayah kita.
Berbagai tindak kriminal yg telah terjadi antara TNI dan Polri di tempat lain jangan sampai  terjadi di Kabupaten Magelang,  maka kita jaga kondisi yang ada dgn meningkatkan komonikasi lebih baik antar instansi atau individu.

“Kita sebagai aparat hendaknya bisa menjadi contoh dalam menjaga perdamaian, ketertiban dan kenyamanan dalam kehidupan, jangan sampai kita yang rebut sendiri” unjar Letkol Made sesuai upacara. (Serka Sakimun)


Teladani Panglima Besar Jenderal Soedirman, Kodim 0705/Magelang – Diknas Kota magelang gelar Nobar.


Dandim 0705/Magelang Letnan Kolonel I Made Gede Antara, S.Sos sedang menonton film Jenderal Soedirman bersama para perlajar Kota Magelang di Platinum Cineplex.

Magelang - Ribuan pelajar SMP dan SMA/SMK di Kota Magelang bersama anggota Kodim 0705/Magelang menonton Film Perjuangan Jenderal Soedirman di Platinum Cineplek Artos, Rabu dan Kamis ( 16-17/9).

Kegiatan nonton bareng film Jenderal Soedirman merupakan kerja sama antara Kodim 0705/Magelang, Dinas Pendidikan Kota Magelang dan Platinum Cineplex.
Komandan Kodim 0705/Magelang Letnan Kolonel I Made Gede Antara, S.Sos yang hadir pada acara nonton bareng memberikan penjelasan bahwa kegiatan ini adalah untuk memberikan pelajaran kepada para siswa tentang patriotisme,  kepemimpinan, kepribadian Jenderal Soedirman dalam memimpin perang kemerdekaan. Lebih lanjut Dandim mengatakan bahwa keteladanan Jenderal Soedirman patut kita contoh dalam kehidupan sehari-hari.

Acara nonton bareng yang diikuti oleh pelajar SMP, SMA dan SMK tersebut mendapat tanggapan positif dari murida dan pengajar dari sekolah di Kota Magelang.
Linuwih,  Guru SMP N 7 yang ikut mendampingi anak didiknya mengatakan bahwa acara ini cukup bagus, karena yang ditotnton adalah contoh dan tauladan dari seorang Panglima Besar,

"Bagus, pengajar dan  anak didiknya jadi mengerti perjuangan saat mengusir penjajah" ujar Linuwih.

Bagi para pelajar film seperti ini adalah suatu pelajaran sejarah yang cukup baik, karena selama ini mereka belum sepenuhnya mengerti tentang profil Jenderal Soedirman.
Monica Adenia Moy dari SMP  Tarakanita Magelang, menuturkan denga menonton film Jenderal Soedirman ini para peljar sekarang jadi bisa mengerti perjuangan para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Samuel, Marketing Comunication Platinum Cineplex menjelaskan film Jenderal Soedirman diputar mulai jam 08.00, 10.00 dan 13.00. Khusus film Jenderal Soedirman Platinum menyiapkan 5 hall. Secara serentak seluruh hall akan memutar film tersebut. (Serka Sakimun,)




KARANG PAMITRAN WADAH KETERAMPILAN PRAMUKA


SALAMAN Sertu Samsul Hadi Babinsa Desa Menoreh Koramil 20 Salaman Kodim 0705/Magelang, Camat Salaman, Polsek Salaman, kepala UPT Disdikpora kecamatan Salaman,Waspendais Kecamatan Salaman menghadiri acara pembukaan Karang Pamitran Kwarran Ranting 18 Kecamatan Salaman yang dilaksanakan di SD Negeri Beteng I Dusun Beteng, Desa Menoreh Kecamatan Salaman, acara tersebut dihadiri kurang lebih 150 kakak Pembina dari seluruh guru dan pembina sekecamatan Salaman baik dari tingkat SD/MI, SMP/MTS, dan SMA/SMK sekecamatan Salaman.

Bapak H.Bakir Sodiq S.Pd.(58) selaku Ketua panitia penyelenggara acara karang pamitran tersebut dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan diadakannya acara ini diharapkan kemampuan keterampilan dan pengetahuan dari seluruh kakak Pembina bisa berkembang dan meningkat, serta menambah wawasan yang lebih luas tentang kepramukaan.acara ini diselengggarakan dari dana swadaya tiap tiap sekolah yang besar jumlahnya sudah ditentukan oleh panitia. diharapkan setelah mengikuti acara ini bisa meneruskan atau mengajarkan ke anak didiknya atau adik-adiknya, sehingga kedepan kwarran kecamatan Salaman lebih eksis dalam mengikuti lomba kepramukaan.

Ketua Kwarran ranting 18 Salaman Bp. Hartono S.Pd.(56) menuturkan bahwa acara ini merupakan program yang harus diselenggarakan guna menambah wawasan dan pengetahuan tentang kepramukaan bagi kakak- kakak Pembina di wilayah kwarran 18 kecamatan Salaman.untuk kakak Pembina silahkan ikuti arahan-arahan dari panitia, diharapkan setelah mengikuti karang pamitran ini diharapkan bisa ditularkan kepada adik-adiknya atau anak didiknya sehingga semua anak didiknya bisa mampu dan terampil juga mempinyai pengetahuan yang lebih dari kemarin, dan siap untuk mengikuti perlombaan kepramukaan di tingkat lebih luas.

Kepada tamu undangan terima kasih dalam hal ini Bapak Danramil Salaman atau yang mewakili, Camat Salaman, Kapolsek Salaman, kepala UPT Disdikpora kecamatan Salaman,Waspendais Kecamatan Salaman  atas kehadirannya semoga bisa memberi motivasi dan semangat kepada para peserta karang pamitran pada pagi hari ini dalam pengabdiannya kepada Bangsa dan Negara. (Kodim 0705/Magelang)
           
             
           




           




Sabtu, 19 September 2015

KORAMIL NGLUWAR BERIKAN PPBN UNTUK LINMAS DI NGLUWAR

Danramil 18 Ngluwar Kodim 0705/Magelang Kapten Inf Rahayu  sedang memberikan pembekalan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara kepada Linmas Desa Somokaton Kecamatan Ngluwar.



Dalam rangka menjaga kekompakan dan soliditas guna menunjang kegiatan serta pelaksanaan tugas anggota Linmas, di Desa Somokaton dilaksanakan pembekalan anggota Linmas yang diselenggarakan oleh Sat Pol PP Kabupaten Magelang, Senin (14/9). Acara pembekalan ini secara resmi dibuka oleh Camat Ngluwar, Kunta Hendranata, S.Sos.

Pembekalan tentang Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) oleh Danramil 18 Ngluwar Kapten Inf Rahayu, Peran serta anggota Satlinmas dalam Katrantibmas disampaikan oleh Kapolsek Ngluwar AKP Parmanta Puji Yuono dan diakhiri pembekalan tentang Pemberdayaan potensi Tupoksi anggota Sat Linmas oleh Kasi Pam dan Bina Linmas Kabupaten  Magelang, Suroto.

Danramil Ngluwar dalam kesempatan ini menyampaikan dasar-dasar hukum tentang Bela Negara diantaranya :
1.      UUD 1945 pasal 27 & 30  diamandemen pasal 27 ayat 3 yang berbunyi “Tiap-tiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan Negara”,
2.      UU No 39 tahun 1999 pasal 68 yang berbunyi “Setiap Warga Negara berhak & wajib ikut serta dalam pembelaan Negara, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,
3.       UU No 3 tahun 2002 pasal 9 “setiap Warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya Bela Negara yang diwujudkan dalam penyelenggara pertahanan Negara”.

Acara pembekalan anggota Linmas ini dihadiri oleh Muspika Kecamatan Ngluwar, Sat Pol PP, Kepala Desa Somokaton beserta perangkatnya dan anggota linmas sebanyak 30 orang. (Serka Sakimun)