Rabu, 20 September 2017

Pengenalan Wawasan Kebangsaan Bagi Anak SDN Mranggen

Magelang (Pendimmgl)---Babinsa Mranggen Koramil 16 Srumbung Kodim 0705/Magelang, Sersan Mayor Pangadi memberikan pengenalan wawasan kebangsaan dan bela negara kepada siswa kelas 5 SD Negeri Mranggen 2 Kecamatan Srumbung, Rabu (20/9).

Wawasan kebangsaan dan bela negara perlu diberikan secara dini agar jiwa nasionalisme, patriotisme tumbuh sejak dini. Materi yang diberikan adalah materi – materi ringan namun menunjang dan menumbuhkan rasa bangga terhadap bangsa Indonesia.

Anak – anak diajari menyanyi lagu – lagu perjuangan atau lagu wajib nasional. Disamping itu juga dikenalkan dengan pahlawan yang sudah berjuang demi merdeka  dan tegaknya bangsa Indones. Selain itu untuk menumbuhkan disiplin anak- anak juga dikenalkan latihan baris – berbaris.

Ditempat terpisah, Komandan Koramil Srumbung Kapten Inf Sukenang mengatakan bahwa saat ini Koramil – koramil di jajaran Kodim 0705/Magelang tengah giat memberikan berbagi kegiatan kepada generasi muda khususnya para pelajar guna menumbuhkan rasa nasionalisme, patriotisme dan membentuk generasi muda yang berkarakter.

“Kita berikan materi yang ringan namun dapat menumbuhkan rasa nasionalisme” ujar Sukenang.

Pihak SDN Mranggen 2 memberikan apresiasi kepada babinsa yang sudah turut serta andill dalam membentuk generasi yang berkepribadian. Kegiatan seperti ini diharapkan bisa lebih sering dilaksanakan karena dirasa sangat membantu. Murid – murid lebih senang dan dengan kehadiran tentara menjadikan semangat, dorongan dan motivasi sehingga nantinya anak – anak akan mengikuti sikap dan kedisiplinan seperti tentara.



Koramil Mertoyudan Nonton Bareng Film G 30 S PKI

Magelang(Pendimmgl) --- Ratusan masyarakat Lingkungan Sutan Kelurahan Sumberejo Kecamatan Mertoyudan antusias menyaksikan film dokumenter fakta sejarah kelam masa lalu pengkhianatan G 30 S PKI, Selasa malam (19/9).

Pemutaran film Pengkhianatan G 30 S PKI yang diprakarsai oleh Koramil 11 Mertoyudan Kodim 0705/Magelang tersebut bekerja sama dengan panitia “Sutan Festival 1 Syuro”. Pemutaran film tersebut merupakan upaya untuk mengingat kembali bahwa pada masa lampau di Indonesia pernah terjadi tragedi yang sangat memilukan bangsa.

Diharapkan dengan diputar kembali film tersebut, generasi muda saat ini bisa mengerti sejarah kelam Indonesia dengan pemberontakan yang dilakukan oleh PKI. Mengingat hal itu diharapkan saat ini kita selalu waspada agar bahaya laten komunis jangan sampai muncul dan timbul kembali di bumi pertiwi ini.

Danramil Mertoyudan Kapten Arm M Pitoyo yang hadir dengan anggotanya, berharap agar kita pandai mensikapi keadaan saat ini, dan jangan sampai terprovokasi apalagi ikut – ikutan paham  yang jelas – jelas dilarang oleh pemerintah.

Sementara itu, Wiedyantara (46), ketua panitia festival mengatakan pemutaran film ini masih perlu dan relevan untuk mengetahui sejarah bangsa. Namun perlu dilakukan sensor atau blur gambar pada adengan – adegan yang berupa kekerasan karena penonton yang hadir melibatkan anak – anak. Wiedyantara sangat tidak sepahamm terhadap kelompok atau paham apapun yang bertentangan dengan NKRI. Aapalgi sampai melakukan pemberontakan. Menurut Wiedyantara, saat ini generasi muda perlu diberikan pendidikan karakter dan moral yang cukup dengan dilandasi dengan pendidikan agama secara benar. Sehingga generasi muda nantinya bisa berpola pikir secara benar dan berlogika.

Dyah Mujahidun (45), warga Lingkungann Sutan sala satu pengunjung yang ikut menyaksikan film tersebut menuturkan bahwa film tersebut masih layak dan relevan diputar. Selain untuk mengingat sejarah, juga untuk memupuk rasa nasionalisme. Dyah juga berharap agar Film ini mampu mengingatkan anak bangsa akan kejamnya komunis, sehingga selalu waspada agar bahaya laten komunis jangan samppai timbul kembali.

“Fim ini untuk mengingatkan kita dan generasi sekarang, bahwa komunis begitu kejam dan pernah memberontak tterhadap pemerintah yang sah” ujar Dyah.

Secara keseluruhan pemutaran film berjalan dengan lancar. Disela – sela pemutaran film juga diselingi dengan musik akustik yang disiapkan oleh panitia festival. Rencananya festival ini akan berlansung dari 17 hingga  21 September ini. (pendim 075).

Danramil Mertoyudan Sambangi Warganya

Magelang (Pendimmgl) – Komandan Koramil 11 Mertoyudan Kodim 0705/Magelang Kapten Arm Mashudi Pitoyo berkeliling  wilayah guna melaksanakan komunikasi dengan warga binaan.

Kegiatan komunikasi menjadi penting untuk mengetahui apa yang ada, apa yang terjadi dan apa yang mungkin terjadi di wilayahnya. Sebagai seorang danramil, tentunya mempunyai tanggung jawab yang tidak ringan dalam menjaga situasi dan kondisi wilayahnya.

Berbagai masalah yang ada dan yang terjadi di wilayah tentu harus diketahui dan harus dilaporkan kepada pimpinan.Selain itu juga harus dicarikan solusi atau pemecahannya apabila terjadi suatu masalah di wilayahnya.  Namun demikian apa yang menjadi tugas dan tanggung jawabnya akan terasa ringan dan bisa dilakukan dengan baik apabila sebagi pimpinan komando kewilayahan yang paling depan mampu berkomunikasi secara baik berbagai komponen masyarakat binaannya.

Komunikasi dengan tokoh masyarakat atau dengan elemen masyarakat lain bisa dilaksanakan dengan acara formal ataupun informal. Dengan melakukan anjang sana milangkori dusun dan desa, danramil bisa langsung terjun ke masyarakatnya. Hal itu juga bisa dilakukan oleh seorang danramil untuk melakukan kontrol terhadap babinsanya.
Kapten Arm M. Pitoyo tidak terpaku pada jam kerja saja dalam melakukan anjang sana untuk berkomunikasi, bahkan malam haripun sering dilaksanakan. Seperti yang dilakukan Pitoyo kemarin malam ( Selasa 19-9-2017), masih menggunakan seragam dinasnya mengunjungi Wiedyantara (46), seorang tokoh masayarakat lingkungan Santan Sumberejo.
Sambil minum kopi di warung, asyik membicarakan situasi dan kondisi masyarakat sekitarnya. Obrolan santai antara danramil dengan warganya pun tidak sampai disitu. Berbagai kegiatan dan kejadian dibahas. Permasalahan yang mungkin timbul di masyarakatnya didiskuysikan, dicari akar masalah dan pemecahannya.
Komunikasi yang sudah bangun antara Koramil jajaran Kodim 0705/Magelang dengan seluruh elemen masyarakat sangat mendukung pelaksanaan tugas demi tegak dan utuhnya NKRI. Kodim dengan para babinsanya selalu dekat dan menyatu dengan rakyat selalu berusaha membantu sesuai dengan tugas dan fungsinya.


Karya Bakti Wujud Kemanunggalan TNI Dengan Rakyat

Pakis—Anggota Koramil 08/Pakis Serka Sukoliq bersama warga  melaksanakan karya bakti pengecoran masjid Almujahidi di Dusun Plaosan Desa Muneng kecamatan  Pakis, rabu (20/09).
Kegiatan karya bakti merupakan salah satu bentuk langkah nyata pembinaan teritorial yang di lakukan oleh Koramil, Babinsa di tuntut selalu peka terhadap perkembangan dan situasi lingkungan di wilayah binaannya, baik dibidang keamanan, ketentraman maupun pembangunan di desa binaanya. Dibidang pembangunan babinsa harus mampu bersinergi dengan seluruh lapisan masyarakat  untuk bersama sama membangun desa demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di desa binaannya.
Di tempat terpisah Danramil Pakis Kapten Inf Subagio menyampaikan bahwa tugas Babinsa saat ini sangat komplek, mulai dari bidang pertanian, pemberdayaan masyarakat, kesehatan dan juga termasuk ikut membantu pemerintah daerah di bidang pembangunan terutama pembangunan infrastruktur.
“Dengan adanya kegiatan karya bhakti ini diharapkan bisa meningkatkan hubungan tali silaturahmi yang baik antara Koramil dengan masyarakat, sehingga kemanunggalan TNI dengan Rakyat bisa terwujud” ungkapnya.
Kepala Dusun Muneng Prayitno (39) menuturkan bahwa pembangunan masjid Almujahidin dilakukan secara swadaya dan gotong royong oleh masyarakat Dusun Plaosan, “ Saya mewakili warga mengucapkan terimakasih kepada seluruh anggota Koramil Pakis yang telah ikut membantu membangun masjid ini secara bergotong royong, kehadiran TNI memberikan semangat yang luar biasa” pungkasnya. (pen 075)



Senin, 18 September 2017

TINGKATKAN PENDAMPINGAN DUKUNG SWASEMBADA PANGAN

Salam—Angota Koramil 17 Salam Kodim 0705/Magelang Serda Ali S melaksanakan pendampingan petani memanen padi jenis ir 64 di lahanseluas 1200 meter milik Nurkholis, salah satu petani yang tergabung dalam kelompok tani Sido makmur, Selasa (19/09).
Komandan Koramil 17/Salam Kapten Inf. Margono, Di tempat terpisah menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan merupakan tugas tambahan yang harus di laksanakan oleh anggotanya, mengingat adanya nota kesepahaman atau MOU antara TNI-AD dan Kementan di bidang pangan.

“Kita akan terus berupaya memaksimalkan pendampingan dengan mengerahkan seluruh babinsa untuk memberikan pendampingan kepada petani di wilayah binaan masing masing” kata Margono.

Danramil menambahkan, kehadiran babinsa di tengah tengah masyarakat bukan hanya sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, kehadiran babinsa di tengah-tengah petani di harapkan mampu memberikan solusi dan warna baru di bidang pertanian untuk mendukung program pemerintah khususnya program pajale (padi,jagung dan kedelai) sehingga tujuan untuk swasembada pangan bisa tercapai.


Sementara itu Serda Ali Babinsa Desa Sucen mengatakan dengan adanya perhatian yang banyak dari fihak-fihak terkait kepada petani di harapkan mampu memberikan dampak yang positif untuk petani, “Saya berharap dengan adanya pendampingan yang di lakukan oleh babinsa maupun PPL dapat mendongkrak produktifitas petani secara siknifikan dan secara bertahap penghasilan petani terus meningkat” Tutur Ali di sela-sela kegiatan panen.(Hbg)

Babinsa Paten Kopda Giyanto Melaksankan Pengecekan Tanaman Jagung

Dukun-- Babinsa Paten Kopda Giyanto anggota Koramil 15 Dukun Kodim 0705/Magelang melaksanan pendampingan pengecekan tanaman jagung jenis hybrida milik Jumadi (48) anggota kelompok tani Tani Mulyo Dusun Jombong Desa Paten Kecamatan Dukun yang ditanam beberapa minggu yang lalu dilahan seluas 0,2 hektar, Selasa (19/09).

Kegiatan upsus pajale ( padi,jagung dan kedelai) merupakan bentuk kerja sama antar TNI dengan dengan kementerian pertanian dalam rangka mendukung program pemerintah agar swasembada pangan nasionalbisa tercapai sehingga Indonesia bisa mandiri pangan dan tidak tergantung dengan Negara lain.

Sebagai aparat komando kewilayahan disamping melaksanakan tugas pokok sebagai seorang prajurit, menjaga keutuhan NKRI juga dituntut harus bisa untuk ikut menyukseskan setiap program pemerintah baik di bidang pembangunan, kesehatan, pendidikan dan juga salah satunya program pemerintah yang sangat penting saat ini adalah swasembada pangan.

Memasuki musim kemarau dengan debet air yang mulai berkurang para petani harus cerdas menyikapi musim yang seperti ini,salah satu tanaman yang tidak banyak membutuhkan air adalah tanaman jagung,

“Petani masih bisa memanfaatkan lahan dengan debit air yang mulai berkurang, salah satunya dengan menanam jagung”  kata giyanto kepada petani.

Sementara itu Jumadi saat di Tanya pendapatnya tentang kehadiran babinsa di sawahnya mengatakan sangat senang dan menyambut antusias kegiatan yang dilaksanakan oleh babinsa karena dengan kehadiran babinsa dtengah masyarakat khususnya petani bisa memberikan semangat dan merupakan wujud kedekatan TNI dengan rakyat. (Hbg)


Minggu, 17 September 2017

SUKSESKAN SWASEMBADA PANGAN BABINSA NGLUWAR TURUN KESAWAH


Ngluwar—Dalam rangka upaya kusus mensukseskan program pemerintah tentang swasembada pangan Nasional babinsa Ngluwar Sertu Wahyudi terus berupaya melakukan pendampingan kepada petani dengan turun langsung ke sawah, Minggu (17/09).

Pendampingan kali ini di fokuskan diDesa Jamus Kauman dalam kegiatan panen padi jenis cihera seluas 1000 meter lahan milik Komedi (55). Kegiatan pendampingan tidak hanya di lakukan saat panen saja melainkan dari tahap awal penyiapanlahan hingga panen.

Kegiatan ini merupakan bentuk langkah nyata Kodim 0705/Magelang dalam  mendukung Program Swasembada Pangan nasional. “ Hasil panen padi kali ini cukup bagus, harapan kita bersama dari musim kemusim kuwalitas dan hasil panennya terus meningkat sehingga petani makin sejahtera” kata Wahyudi.

Di tempat terpisah Danramil 18/Ngluwar Kapten Arm Saridi mengatakan bahwa kegiatan pendampingan yang di laksanakan oleh seluruh anggotanya tersebut semata mata untuk membantu para Petani di Desa binaan masing-masing.

“Pendampingan petani dalam rangka swasembada pangan nasional Ini merupakan perintah langsung dari Komando atas, kami sebagai satuan pelaksana akan terus melakukan upaya bersinergi dengan instansi terkait untuk mensukseskan program tersebut” tutur Saridi.(Hbg)